treninetwork.com

Thursday, December 12, 2013

VSI Peluang Bisnis Dengan Modal Kecil

Jika Anda Sedang Mencari Peluang Bisnis Dengan Modal Kecil Tetapi Dapat
Menghasilkan Income Besar, Silahkan Klik  Disini Untuk Mengetahui!!!

Produk VSI : Veritra Pay


Perkembangan Bisnis


Perkembangan teknologi dan informasi saat ini telah membawa perubahan paradigma dan perilaku (behavior) manusia. Salah satu perubahan tersebut adalah pada kebiasaan orang dalam melakukan transaksi dengan cara elektronik.

Dalam membeli produk dan jasa, setiap konsumen saat ini menginginkan "best experience" atau "fastest-easiest available". Dari dua tuntutan ini, fastest-easiest available-lah yang saat ini semakin banyak seiring berkembangnya teknologi yang dapat mempersingkat jarak dan waktu.

Produk VSI : Habs-Pro dan Manfaatnya

 
Habs-Pro
Habs-Pro diracik dari ekstrak Habbatushauda dan ekstrak propolis, mengandung nutrisi 4-5 kali lebih banyak daripada Habbatushauda biasa sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga stamina, menyembuhkan dan mencegah berbagai macam penyakit.

Monday, December 9, 2013

Beginilah Cara Lumba-lumba Mengatakan Cinta

KOMPAS.com - Manusia menyatakan cinta dengan bunga serta punya ritual khusus menjelang perkawinan. Demikian pula lumba-lumba.

Seri dokumenter BBC tentang kehidupan lumba-lumba mengungkap bahwa mamalia laut itu juga makhluk yang romantis.

Bila manusia laki-laki memberi bunga, lumba-lumba jantan diketahui memberi karangan rumput laut kepada betina yang dicintainya.

Aksi memberikan karangan rumput laut adalah bagian awal dari proses perkawinan panjang lumba-lumba.


Friday, December 6, 2013

Dibalik Kelemahan Tersimpan Kekuatan

 Memetakan kekuatan dari perilaku kita sehari-hari

"Kelemahan sesungguhnya adalah kekuatan yang muncul di waktu dan tempat yang salah."

Dalam satu kesempatan coaching dengan seorang klien, saya mempelajari bahwa yang namanya kekuatan bisa terlihat dari kelemahan yang kita tampilkan.

Saya tertegun mendengar cerita bagaimana dia bereaksi ketika hubungan cintanya diputus sepihak oleh si

Wednesday, December 4, 2013

Tips Cara Memenangkan Pertandingan Futsal

Bermain Futsal adalah sesuatu yang menyenangkan, Saat menghadapi lawan seringkali sebuah tim gugup dan mereka berusaha main tenang untuk mengenali lawan. Baik kelebihan, kelemahan lawan.
Hal itu menghabiskan waktu dan memberikan

Tuesday, December 3, 2013

Peluang Bisnis Baru Ust.Yusuf Mansur

Peluang Bisnis Baru Ust.Yusuf Mansur
Cukup Modal Rp. 275.000,- Anda bisa menghasilkan Puluhan, Ratusan Ribu bahkan Jutaan Rupiah !!! Langsung Gabung Yuk
Klik disini.

Bagaimana Meraih Ilmu yang Bermanfaat?

Merupakan hal yang sudah diketahui oleh kebanyakan kaum muslimin, terlebih lagi oleh para penuntut ilmu agama, keutamaan besar yang Allah sediakan bagi orang-orang yang mempelajari ilmu agama. Keutamaan tersebut disebutkan dalam banyak ayat Al Qur-an dan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta keterangan dari para ulama salaf, sampai-sampai Imam Ibnul Qayyim dalam juz pertama dari kitab beliau “Miftahu Daaris Sa’adah” memuat pembahasan khusus tentang keutamaan dan kemuliaan

Friday, November 22, 2013

Peluang bisnis PPOB Veritra Pay VSI

Pembayaran Semua Kebutuhan Anda ;
Listrik Prepaid ( Token Listrik ), Listrik Postpaid ( bulanan ), Nontaglis ( Tambah Daya / Pasang Baru )
Jastel ( Jasa Telekomunikasi ) meliputi telpon rumah, Telkom Speedy, Telkom Vision,
Cicilan Multi Finance ( Leasing kendaraan bermotor )
PDAM
TV Berbayar, Internet,

Sunday, November 17, 2013

Info Peluang Usaha Terbaru VSI

Jika Anda sedang mencari peluang bisnis yang dengan
Modal kecil tetapi dapat menghasilkan Income Besar!!!
Klik disini untuk mengetahui.

Saturday, September 21, 2013

Thursday, September 12, 2013

7 Langkah Menulis Artikel (Opini) untuk Koran



Oleh: Junaidi Abdul Munif (Dept.  Jurnalistik dan Creative Writing JPIN Pusat)
Junaidi Abdul Munif (Foto: dok. Pribadi)
Menulis bisa jadi adalah perkara sulit, namun bisa menjadi perkara yang mudah jika kita mampu mensiasatinya. Di bawah ini adalah langkah-langkah yang mesti dilakukan dalam menulis. Saya lebih banyak mendasarkan pada model pengalaman

Teknik Menulis Opini

“Scripta Manent Verba Volent”
“Yang Ditulis Mengabadi, Yang Diucapkan Berlalu Bersama Angin”

MENULIS  opini adalah menyebarluaskan gagasan. Seseorang mentransfer ide dan gagasannya ke ruang publik melalui tulisan. Dia memasuki ranah

Wednesday, September 11, 2013

bisnis online terbaru

News: Peluang usaha/bisnis online terbaru di perusahaan PT. VSI. VSI adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum, Jasa Pemasaran produk komoditas pokok dalam masyarakat dan peluang bisnis untuk para pelanggan / anggota berbasis e-Commerce. Selengkapnya silahkan klik disini

Wednesday, July 24, 2013

Menaklukkan Ketakutan Melakukan Presentasi

Menaklukkan ketakutan melakukan presentasi adalah hal pertama yang harus Anda lakukan jika ingin tampil memikat. Karena menurut saya, Anda boleh melupakan segala teori atau tips yang dituliskan oleh para expert jika Anda tetap saja takut melakukan presentasi.
Sebenarnya sih wajar-wajar saja untuk merasa takut untuk bicara di depan orang banyak. Bukan hanya Anda yang merasakannya. Saya pun merasakan, bahkan orang-orang yang sudah sering presentasi merasakan hal yang sama. Hanya saja, mereka berhasil menaklukkan rasa takut itu dan tampil dengan memikat.

Bahkan, menurut survey yang dilakukan oleh Gallup pada tahun 2001, berbicara di depan orang banyak menjadi ketakutan terbesar kedua orang Amerika. Jadi, tenang saja Anda tidak sendiri.
American fears - Gallup
American fears – Gallup
Ketakutan, rasa khawatir, atau bahasa kerennya  nerves ini bisa muncul sebelum, saat akan, maupun ketika melakukan presentasi. Ada berbagai macam sebab hingga perasaan ini muncul.
1. Pengalaman buruk di masa lalu melakukan presentasi
Mungkin Anda pernah melakukan presentasi  yang tidak sesuai dengan harapan di masa lalu. Dan otak Anda terus saja mengulang kejadian tersebut setiap akan melakukan presentasi sehingga menimbulkan rasa takut atau khawatir.
Bagaimana mengatasinya?
Biasakanlah melakukan evaluasi  terhadap presentasi Anda. Temukan kekurangannya dan lakukan perbaikan secara terus menerus. Hal terbaik yang bisa diambil dari pengalaman buruk kita adalah pelajaran, agar di masa depan tidak terulang.
Jika memungkinkan, mintalah feedback dari audiens di setiap akhir presentasi Anda. Atau mungkin ada rekamannya, silakan ditonton lagi dan lakukan evaluasi.
2. Pertanyaan “jangan-jangan” yang muncul begitu saja dalam kepala
Ini juga sering terjadi. Pikiran kita begitu dipenuhi dan dihantui oleh pertanyaan-pertanyaan yang mengkhawatirkan.
• Jangan-jangan nanti saya melakukan sesuatu yang memalukan.
• Jangan-jangan nanti saya lupa materi yang saya sampaikan.
• Jangan-jangan audiens tidak suka dengan saya.
• Jangan-jangan audiens akan menertawakan saya.
• Jangan-jangan nanti ada pertanyaan yang tidak bisa saya jawab.
• Jangan-jangan alat pendukungnya tidak berfungsi dengan baik.
Bagaimana mengatasinya ?
Cobalah ganti fokus. Alihkan perhatian Anda dari pertanyaan “jangan-jangan” tersebut. Pikirkan materi Anda, audiens Anda, cek kesiapan alat bantu presentasi Anda, dll.
3. Melakukan presentasi di depan bos/atasan
Presentasi di depan bos/atasan memang menakutkan. Takut tampil kurang baik kemudian tidak dipromosikan, tidak jadi naik jabatan, dll. Larut dalam pikiran tersebut malah berbahaya, karena bisa saja Anda jadi gugup atau lupa dengan bahan presentasinya.
Bagaimana mengatasinya?
Persiapan matang dan penguasaan terhadap topik yang akan dipresentasikan akan sangat membantu meningkatkan kepercayaan diri Anda. Daripada membayangkan yang negatif, lebih baik membayangkan apa reward bagi Anda jika bisa melakukan presentasi dengan memikat.
4. Melakukan presentasi di depan orang asing
Presentasi di depan orang asing atau tidak dikenal membawa kekhawatiran tersendiri. Bagaimana sebenarnya pengetahuan mereka tentang topik yang akan Anda bahas, bagaimana menghadapi mereka, dll. Ini bisa terjadi jika Anda tidak sempat melakukan riset atau mencari informasi tentang audiens Anda.
Bagaimana mengatasinya?
Sempatkan untuk menggali informasi tentang audiens Anda. Persiapkan presentasi dengan matang dan pastikan Anda menguasainya dengan baik.
5. Tidak menguasai topik presentasi
Mungkin Anda pernah mengalami suatu hari ditunjuk oleh seorang teman untuk menggantikannya melakukan presentasi di hadapan klien. Atau mungkin mendapat tugas presentasi dari dosen dengan waktu yang tidak mencukupi untuk melakukan persiapan. Sehingga, muncul kekhawatiran tidak dapat menyampaikan presentasi dengan baik.
Bagaimana mengatasinya?
Tak ada cara lain menurut saya, persiapkan dengan baik dan kuasai topik presentasi Anda.
Dari sekian banyak penyebab rasa takut melakukan presentasi, bisa diatasi dengan persiapan dan latihan. Ada pepatah latin yang berbunyi :
Qui ascendit sine labore decendit sine honore. Mereka yang naik tanpa kelelahan akan turun tanpa kehormatan.
 
by Master presentasi

Teknik Presentasi Efektif

Teknik presentasi efektif boleh jadi selalu dicari-cari oleh presenter atau orang-orang yang sering berbicara di depan orang lain. Karena presentasi bukan sekadar bicara, ada tujuan tertentu yang harus dicapai. Oleh karena itu, diperlukan teknik atau cara tersendiri agar tujuan kita melakukan presentasi bisa tercapai.

Berbeda halnya dulu ketika saya masih kuliah, yang penting bisa tampil memukau, tidak begitu peduli tujuan tercapai atau tidak. Saya masih ingat benar jika ada tugas presentasi mata kuliah, maka saya akan sibuk menyiapkan slide presentasi PowerPoint dengan berbagai animasi yang memikat. Meskipun, kadang pesan yang ingin saya sampaikan justru tidak tertangkap oleh audiens.
googleimage
Kasus lain yang sering terjadi adalah kurangnya perhatian audiens terhadap presentasi yang disampaikan. Ada yang sibuk dengan gadgetnya bahkan ada yang tertidur. Ini adalah contoh presentasi yang tidak efektif.

Teknik Presentasi yang Efektif

Lantas yang bagaimanakah presentasi yang efektif itu? Teknik presentasi seperti apa yang dikatakan efektif? Sebuah presentasi dapat dikatakan efektif jika tujuan diadakannya dapat dicapai, atau pesan yang ingin disampaikan ke audiens bisa diterima dengan baik.
Untuk mencapainya diperlukan proses yang saling mendukung mulai dari persiapan hingga penyampaian presentasi. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan :

Kendalikan rasa takut

Rasa takut berbicara di depan orang banyak kerap menghantui bukan hanya pembicara baru, bahkan yang sudah biasa pun kadang dilanda perasaan ini. Suatu hal yang wajar sebenarnya, namun jangan sampai mengganggu sehingga perlu dikendalikan. Bagaimana caranya? Akan saya ulas secara terpisah.

Mengapa Anda Melakukannya?

Anda tentu tidak tampil begitu saja bukan? Ada alasan yang melatarbelakanginya. Ini penting untuk diketahui guna membantu menyiapkan bahan dan bagaimana seharusnya Anda membawakannya. Termasuk dalam hal ini adalah mengapa Anda bicara, dan apa tujuan presentasi yang ingin dicapai.

Kenali audiens

Menurut Nancy Duarte dalam bukunya Resonate, pahlawan dalam sebuah presentasi bukanlah Anda sebagai presenter, melainkan audiens. Merekalah sasaran dari tujuan Anda melakukan presentasi. Jadi, kenalilah audiens Anda dengan baik. Ini juga akan sangat membantu dalam menyiapkan bahan presentasi serta bagaimana Anda seharusnya tampil.

Persiapkan bahan presentasi dengan matang

Persiapan bahan presentasi bisa dimulai dengan mengumpulkan materi-materi yang akan dimasukkan, kemudian menyusun strukturnya. Struktur presentasi yang umum dipakai adalah pembukaan, bagian isi, dan penutup. Bahan presentasi tersebut dapat menggunakan alat bantu visual, misalnya PowerPoint, agar lebih menarik.

Jangan remehkan latihan

Banyak latihan bisa meningkatkan rasa percaya diri. Bisa dilakukan sendiri di depan kaca atau meminta bantuan teman sebagai audiens untuk memberi masukan tentang penampilan kita. Yang perlu dilatih, diantaranya adalah cara atau gaya berdiri, cara dan nada berbicara, kecepatan bicara, efektivitas alat bantu visual, dll. Dengan latihan pula kita dapat memprediksi pertanyaan-pertanyaan yang nantinya dapat muncul.

Sampaikan dengan antusias

googleimage
Anda harus antusias dahulu jika mengharapkan audiens mendengarkan dengan antusias. Bukalah presentasi Anda dengan memukau untuk memenangkan perhatian audiens. Sampaikan isinya dengan penuh percaya diri dan tutup dengan mengesankan.
Demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dapat melakukan teknik presentasi yang efektif. Ulasan lengkap tentang bagian-bagian di atas dapat Anda temukan pada tulisan lain dalam blog ini.

sumber: Masterpresentasi.com

Teknik Membuka Presentasi

Pembukaan yang baik akan meningkatkan kepercayaan diri dan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan presentasi selanjutnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukannya sesempurna mungkin. Audiens akan menilai kredibilitas kita sebagai presenter dalam beberapa menit pembukaan. Dalam waktu singkat tersebut, Anda harus dapat meyakinkan

Mengolah Suara Saat Presentasi

Bung Karno adalah seorang orator handal. Beliau mampu menyihir pendengar di setiap pidatonya. Bukan hanya isinya yang menggugah, tapi Bung Karno pandai mengolah suaranya untuk menekankan makna yang hendak disampaikan.
Jika Anda gemar menonton TVRI di era 80 – 90an, pasti mengenal presenter Bob Tutupoli yang kerap tampil membawakan acara kuis. Beliau adalah salah satu presenter dengan suara yang khas. Tanpa melihatpun, dari suara dan nadanya kita sudah bisa menebak siapa orangnya.

Jika ingin lebih sukses dalam presentasi, belajarlah mengolah suara. Manfaatkan suara untuk menekankan makna yang ingin disampaikan dan menjaga perhatian audiens. Tapi, suara saya biasa-biasa saja tidak seperti Om Bob. Apa bisa? Tentu saja bisa. Berikut yang perlu diperhatikan :
1. Kecepatan bicara
Cobalah untuk mengubah-ubah kecepatan bicara Anda selama presentasi. Kecepatan bicara yang sama sepanjang presentasi akan membuat audiens merasa bosan. Anda mungkin bicara agak lambat di awal presentasi untuk membiasakan audiens dengan suara Anda. Agak cepat pada hal-hal yang biasa saja dan agak pelan ketika memasuki poin penting.
Jangan bicara terlalu cepat, karena akan menyulitkan audiens menangkap maksud Anda. Ada yang bilang kecepatan normal bicara adalah 125 kata per menit. Anda bisa tes kecepatan bicara dengan bantuan timer atau stopwatch. Jika tidak, mintalah bantuan teman Anda. Bicaralah di depannya dan minta pendapatnya mengenai kecepatan bicara Anda.
2. Pitch
Pitch adalah tinggi rendahnya suara ketika bicara atau volume.
Variasi tinggi rendahnya suara dapat digunakan untuk menekankan suatu kata atau menarik perhatian audiens.
Bandingkan kedua kalimat berikut :
Garis putus-putus menunjukkan tinggi rendahnya suara.Garis putus-putus menunjukkan tinggi rendahnya suara.
3. Tone
Tone adalah ekspresi dalam suara yang ada ketika mengucapkan sesuatu. Mungkin ada yang menyamakan pitch dengan tone.
Tone bukan soal volume suara, tapi ekspresi suara. Misalnya mengucapkan kamu dengan marah, senang, sedih, penuh cinta, putus asa, ketawa, sinis, licik, penting, dll.
4. Pause
Pause adalah berhenti sejenak ketika sedang bicara.
Ada dua tujuan pause :
  • Memberi kesempatan kepada audiens untuk menyerap atau memahami poin penting yang telah Anda sampaikan sesaat sebelumnya. Setelah itu baru melanjutkan ke poin penting berikutnya.
  • Untuk menarik perhatian audiens sebelum Anda menyampaikan sesuatu yang penting.
Nah, demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengolah atau memanfaatkan secara maksimal suara Anda saat presentasi. Selamat berlatih…

sumber: https://mail.google.com/mail/?shva=1#inbox/1400c64726749c45

Bisnis Online, Kenapa harus di IBC??

Berbagai macam bisnis online sudah saya jalankan, hanya di IBC yang membuat saya terus yakin dan mendapakan profit yang maksimal.
Bisnis online, kenapa harus di IBC ??? Karna IBC itu adalah Bisnis yg Paling gampang buat di jalankan
Dah Dua tahun Bisnis yg dah pernah Ane jalanin belum ada yg segampang IBC,,

Karena Tidak ada istilah member yg rugi , Beda di BO Lain , kita nggak bisa ngejalanin Modal hangus ,,Sedangkan di IBC kita nggak jalanin pun Modal kita jadi berlipat 2 , kalau di jalanin ya ,, Bisa berlipat lipat ,,lipat,, lipat,, lipat,, lipat,, lipat dst,,

Jadi kalau ada yg nggak sukses di IBC ,,Sungguh TERLALU,,
Daftar sekarang juga di  https://indoboclub.com/?ref=mah_dawi
Salam.........

Thursday, July 18, 2013

Metode Belajar Efektif

Ada banyak metode membaca yang ditawarkan ilmuwan. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas salah satunya yakni metode SQ3R. Metoda SQ3R memberikan strategi yang diawali dengan membangun gambaran umum tentang bahan yang dipelajari, menumbuhkan pertanyaan dari judul/subjudul suatu bab dan dilanjutkan dengan membaca untuk mencari jawaban dari pertanyaan.
Membaca dengan metoda SQ3R terdiri atas lima tahapan proses yaitu :
  1. Survey atau meninjau
  2. Question atau bertanya
  3. Read atau membaca
  4. Recite atau menuturkan
  5. Review  atau mengulang
Inti dari kesemua cara tersebut kurang lebih sama yakni:
  1. Adanya proses persiapan sebelum pembacaan secara penuh dilakukan
  2. Adanya proses pengulangan atau review untuk memastikan pemahaman akan bahan bacaan
Lima Tahap Metoda SQ3R itu adalah sebagai berikut;
1.      SURVEY
Dengan melakukan peninjauan dapat dikumpulkan informasi yang diperlukan untuk memfokuskan perhatian saat membaca. Yakni proses persiapan membaca dengan cara melihat secara sekilas isi buku mulai dari judul utama, sub judul, cover buku bagian belakang yang menjelaskan secara ringkas topik yang dibahas, kata pengantar dari penulis, maupun daftar isi. Proses selanjutnya dari tahapan Survey adalah dengan membuka secara cepat halaman demi halaman dan memperhatikan bagian judul bab, sub judul bab, kata-kata khusus yang bercetak tebal atau miring, tabel, gambar sambil mencoba mendapatkan ide besar dari buku tersebut.











  1. 2.  QUESTION
Setelah kerangka pemikiran suatu bab diperoleh, mulai perhatikan kepala judul/subbab yang biasanya dicetak tebal. Perhatikan kepala judul ini satu per satu dan ubah kepala judul ini jadi beberapa pertanyaan. Tahap ini dilakukan bersamaan dengan proses survey terutama ketika Anda mempelajari daftar isi serta mulai membaca sekilas halaman demi halaman secara cepat.
Proses inilah yang nantinya akan membantu terjadinya membaca secara aktif. Lewat cara ini, pembaca tidak sekedar “menurut” dengan apa yang disampaikan penulis melainkan turut melakukan analisa, sintesa maupun argumentasi terhadap isi buku.
3.      READ
Setelah dua tahap di atas dilakukan, maka mulailah proses membaca secara keseluruhan dilakukan. Dengan adanya persiapan sebelum membaca, maka proses baca keseluruhan isi dapat dilakukan dengan kecepatan tinggi. Hal ini dibantu karena pembaca tersebut telah mengenali ide pokok yang disampaikan penulis, memahami strukturnya, maupun terminologi yang banyak dipakai.
Ingat, jangan membaca di tempat tidur ya ….
4. RECITE
Pada umumnya kita cepat sekali lupa dengan bahan yang telah dibaca. Dengan  melakukan proses Recite ini kita bisa melatih pikiran untuk berkonsentrasi dan mengingat bahan yang dibaca. Proses ini dilakukan setelah kita menyelesaikan suatu sub bab.
Proses resitasi ini sangat bermanfaat terutama ketika membaca buku-buku teks perkuliahan yang wajib dikuasai. Proses ini tidak berusaha menghafal apa-apa yang Anda baca melainkan berusaha memahami dengan bahasa sendiri apa-apa yang telah dibaca. Cara melakukan Recite adalah dengan melihat pertanyaan-pertanyaan yang kita buat sebelum membaca subbab tersebut dan cobalah jawab pada selembar kertas tanpa melihat buku.
5.      REVIEW
Review membantu kita untuk meyempurnakan kerangka pemikiran dalam suatu bab dan membangun daya ingat kita untuk bahan pada bab tersebut. Proses ini dapat dilakukan dengan membaca ulang seluruh subbab, melengkapi catatan atau berdiskusi dengan teman. Cara Review yang terbukti efektif adalah dengan menjelaskan kepada orang lain.
Proses review ini cukup menghabiskan waktu 5 menit saja dan akan bermanfaat sekali dalam jangka panjang terutama terkait pemahaman dan ingatan akan bahan bacaan. Jika Anda mengabaikan proses review ini, mungkin Anda masih dapat mengingat dengan baik isi bahan bacaan. Akan tetapi, dalam 24 jam pemahaman tersebut akan turun cukup banyak dan terjadi penurunan drastis setelah seminggu.
Setelah proses review pertama dilakukan, proses review berikutnya dapat dilakukan setelah seminggu dan sebulan. Dengan cara ini, apa-apa yang Anda baca akan masuk ke memori jangka panjang dan akan terus diingat dan dipahami bertahun-tahun.
Well, demikianlah metode membaca yang efektif. ayo budayakan membaca. semoga berhasil. dan salam sukses buat anda karena anda LUAR BIASA.
*) apabila ada pertanyaan lebih lanjut silahkan hubungi contact person yang tersedia pada halaman profil.
GOOD LUCK,
THANKS
Pustaka Terapi
http://www.muhammadnoer.com/2009/07/membaca-cepat-metode-sq3r/
Olivia, Femi.2008.Tools Study Skills- Teknik Membaca Efektif.Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Iskak. A & Yustinah. 2008. Bahasa Indonesia-Kelas X. Jakarta: PT. Erlangga.
http://pratamabk2012.wordpress.com/2012/05/12/metode-membaca-efektif/

10 Tips Agar Cepat Memahami Dalam Belajar

1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.


2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.

3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.

4. Hapalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.

6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.

7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.


8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.

9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.

10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.




Sumber: http://apakah-ini-itu.blogspot.com/2011/10/10-tips-agar-cepat-memahami-dalam.html#ixzz2ZK9m9nq1

Tips Agar Memahami Materi Kuliah

1. Pastikan Anda telah mengetahui topik yang akan
dibahas dalam pertemuan kuliah. Anda telah
membaca materi yang akan dibahas dalam
perkuliahan. Jika Anda telah membaca materi
tersebut, Anda akan lebih mudah mengikuti materi
yang disampaikan dosen.
2. Datang beberapa menit sebelum kuliah dimulai.
Dengan datang lebih awal, Anda akan jauh lebih
tenang dan siap untuk mengikuti kuliah.
3. Pilih tempat duduk di depan. Tempat duduk akan
membantu dalam konsentrasi Anda. Jika Anda pilih
di belakang, biasanya akan banyak gangguan.
Umumnya mereka yang tidak siap mengikuti
perkuliahan akan memilih duduk di belakang.
4. Matikan HP Anda. Ingat “matikan” bukan silence
atau quiet mode. HP tidak hanya mengganggu kanan
kiri, kelas, tetapi pasti akan mengganggu diri Anda
sendiri.
5. Konsentrasikan pikiran Anda pada kuliah. Buang
jauh-jauh pikiran Anda yang sering melayang-layang
kemana-mana. Selama mengikuti perkuliahan,
lupakan aktivitas yang Anda lakukan sebelum kuliah
maupun rencana aktivitas setelah kuliah.
6. Jangan sibuk mencatat
Memahami materi itu jauh lebih penting dibandingkan
dengan hanya memiliki catatan lengkap. Catatan
kuliah dapat Anda peroleh dari ringkasan baca buku,
copy transparasi (slide PowerPoint), copy
handouts, ataupun copy catatan punya teman.
7. Ajukan pertanyaan
Ikuti jalan pikir dosen. Jika Anda tidak setuju atau
Anda tidak paham apa yang disampaikan dosen,
ajukan pertanyaan secara sopan. Jika Anda punya
pendapat lain, sampaikan secara jelas. Jangan
takut bertanya. Umumnya mereka yang sudah
belajar sebelum kuliah, mereka punya banyak
pertanyaan. Sedangkan mereka yang kuliah tanpa
persiapan, mereka tidak punya pertanyaan. Tidak
bertanya bukan berarti sudah paham, bisa jadi
memang tidak tahu apa yang harus ditanyakan.
8. Jawab pertanyaan
Sering dosen mengajukan pertanyaan dalam
menjelaskan suatu materi. Dosen sering mengajak
diskusi bersama. Jangan takut salah untuk
menjawab pertanyaan tersebut. Jawablah dengan
serius. Umumnya dosen tidak akan marah jika
jawaban Anda salah, asal Anda tidak menjawab
secara sembrono.
9. Tunjukkan kemampuan Anda
Kuliah Ekonomi, sudah pasti akan banyak PR. PR
kadang dibahas di kelas. Atau kadang ada soal di
kelas yang harus dikerjakan di kelas. Dalam
pembahasan soal tersebut sering dosen menyuruh
maju mahasiswa baik secara sukarela maupun
penunjukan. Jangan takut salah, maju saja. Dengan Anda mengerjakan di
depan kelas, Anda akan merasa yakin bahwa Anda
bisa mengerjakannya. Jika pekerjaan Anda
ternyata salah, Anda akan terkesan dan Anda
tidak akan mengulangi kesalahan tersebut saat ujian
nanti.
10. Jangan tunda, segera lengkapi pemahaman Anda
dengan membaca ulang materi yang sudah dibahas di
kelas tadi, begitu kuliah selesai.

semoga bermanfaat..........

Thursday, July 11, 2013

Menepis Kabut Ketakutan

Barangkali Anda tidak menyadari bahwa Anda sering merasa takut. Takut kehilangan pekerjaan, takut pernikahan tidak bertahan, takut anak Anda bergaul dengan orang yang salah. Ketakutan dan iman seperti tampak tidak sama, tetapi keduanya mempunyai kesamaan. Keduanya minta kita untuk mempercayai sesuatu yang tidak dapat kita lihat. Iman berkata: percayalah pada hal yang positif. Penyakit itu tidak bersifat permanen. Hanya bersifat sementara. Ketakutan berkata: percayalah pada hal yang negatif. Bisnis sedang merosot, Anda akan jatuh. Jika setiap hari Anda memikirkan ketakutan-ketakutan itu berulang kali, semua itu akan menjadi kenyataan. Ketakutan ibarat kabut. Ia seperti menutupi keseluruhan jalan, tapi sebenarnya tidak. Ketakutan terasa besar. Ketakutan seperti mengintimidasi. Ia seakan memberitahu Anda: Anda tidak akan pernah sehat, anak Anda tidak akan pernah berubah, keuangan Anda akan sulit. Nah, Sahabatku, takala ketakutan datang, balas dan katakan pada ketakutan itu dengan gagah: "Kamu kedengaran mengagumkan. Kamu kelihatan kuat. Tetapi saya mengetahui yang sebenarnya! Tidak ada yang berarti dalam dirimu. Kamu kelihatan permanen, tetapi saya tahu kamu hanya sementara! Segala sesuatu dalam kehidupanku mungkin agak suram, tapi sebentar lagi kehidupanku akan bersinar" Anda barangkali belum melihat hari-hari yang lebih baik di masa depan, tetapi tak perlu buang energi untuk terus merasa khawatir. Hubungkanlah diri Anda dengan Tuhan, sumber kekuasaan tertinggi, dan gunakan energi itu untuk mempercayai hal-hal positif.

by Anne Ahira

Monday, July 8, 2013

MUI: Restoran Boleh Buka di Bulan Ramadhan


Jakarta-Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada seluruh pengelola restoran tetap buka pada saat Bulan Ramadhan.

“Biarkan mereka tetap membuka restoran, tidak semua orang diwajibkan untuk puasa. Kan perintahnya ‘Hai orang yang beriman’ bukan ‘Hai manusia,” ungkap Tengku Zulkarnaen selaku Wakil Sekretaris Jendral MUI saat dihubungi media, di Jakarta, Jumat (5/7/2013).

Zulkifar menuturkan, Alquran menjelaskan, ada 4 golongan yang tidak diwajibkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Empat golongan tersebut adalah bukan Muslim, sedang sakit, musafir, dan jompo.

Sedangkan menurut Hadits, ada 6 golongan, yaitu wanita haid, wanita nifas, wanita menyusui, anak kecil, dan orang gila. Wasekjen MUI ini mengatakan, golongan-golongan tersebut tetap dibiarkan makan. “Golongan-golongan tersebut akan makan dimana jika semua restoran tutup” ungkapnya.(Republika)

Wednesday, July 3, 2013

Resep Ayam Bakar Kecap dan Sambal

Resep Ayam Bakar Kecap - Ayam bakar adalah salah satu menu yang sangat sering kita jumpai di warung-warung ataupun restoran-restoran. Menu ini sangat laris dan menjadi favorit banyak orang, karena selain rasanya yang menggoda, harganya juga relatif terjangkau (di banyak tempat) dan mudah sekali ditemui. Yah, bisnis Restoran Serba Ayam adalah salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Salah satu menu Serba Ayam yang enak adalah Ayam Bakar Kecap, karena praktis dan sangat mudah membuatnya. Ga bakalan nyesel deh kalo anda mencoba untuk membuatnya di rumah sebagai menu santap anda.

Kita tidak perlu repot-repot dalam menyiapkan bahan-bahan untuk Membuat Ayam Bakar Kecap, karena Resep Ayam Bakar Kecap sangatlah mudah. Apa sih Resep Ayam Bakar Kecap ? dan bagaimana Cara Membuat Ayam Bakar Kecap ?


Resep Ayam Bakar Kecap

Foto Ayam Bakar Kecap


Resep Ayam Bakar Kecap :

Bahan :
1 ekor ayam, potong 8 bagian
2 sdm air jeruk nipis dan 2 sdt garam
2 cm lengkuas, memarkan
2 batang serai, memarkan
2 lembar daun jeruk
2 cm jahe
2 sdm kecap manis
2 sdm minyak goreng

Haluskan:
3 cabai merah besar
6 cabai rawit merah
8 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri, sangrai
3 cm kunyit
1 sdt garam

Olesan:
2 sdm margarin, lumerkan
7 sdm kecap manis


Cara Membuat Ayam Bakar Kecap :

  1. Cuci bersih ayam, lumuri air jeruk nipis dan garam, diamkan sebentar. Cuci bersih kembali, tiriskan.
  2. Lumuri ayam dengan bumbu halus, tambahkan 2 sdm minyak goreng. Diamkan selama 30 menit.
  3. Masak ayam bersama rendamannya, tambahkan lengkuas, serai, daun jeruk, dan jahe, masak hingga ayam lunak, angkat.
  4. Siapkan bara api, panggang ayam. Selama memanggang olesi dengan campuran margarin dan kecap manis. Panggang hingga berwarna agak gelap, angkat.
  5. Sajikan hangat untuk 4 orang dan akan lebih mantab lagi ditambah Sambal dan Lalapan.

Hmmm...terlihat sangat menggoda dan sangat lezat ya...? Mantab deh pokoknya Resep Ayam Bakar Kecap. Selain itu, kamu juga bisa coba Resep Ayam Udang Asam Manis.
Sumber: azhie.net

Monday, July 1, 2013

Sukses Tanpa Modal

Mau?

Rahasia sukses tanpa MODAL..
0% RESIKO..
100% GRATIS..
1000% PROFIT..

Join now!!

http://indoboclub.com/?ref=mah_dawi

Mau $ Gratis?

Bisnis lokal yang paling BOOMING:
Terbukti, hanya dlm waktu 145 hari, member telah lebih dari 182.883 orang

http://indoboclub.com/?ref=mah_dawi

Dahsyat!!
- Mempunyai 2 sistem utama: Plan GRATIS & Plan INVESTASI
- Withdrawal bisa ke PM, Bank Lokal, dan Pulsa
- Web semakin AMAN dengan HTTPS/SSL 256 bit
- Komunikasi langsung dgn Admin via SMS/Call/FB
- Invest minimal $0.5 via  PM, EgoPay, Payza, & Bank Lokal
- Profit 2% x 100 hari + Profit extra
- Compound minimal $0.5
- WD INSTANT ke PM minimal $0.02 (cuma butuh waktu 3 detik)
- WD ke Bank Lokal minimal $6 (kurs $1 = Rp 9.700)
- WD dgn Pulsa HP dengan harga dibawah standar pasar
- Tersedia fitur IBC MOBILE, website versi HP
daftar . klik disini

Tuesday, May 28, 2013

Kebijakan Pertanian



Snodgrass dan Wallace (1975) mendefenisikan kebijakan pertanian sebagai usaha pemerintah untuk mencapai tingkat ekonomi yang lebih baik dan kesejahteraan yang lebih tinggi secara bertahap dan kontinu melalui pemilihan komoditi yang diprogramkan, produksi bahan makanan dan serat, pemasaran, perbaikan structural, politik luar negeri, pemberian fasilitas dan pendidikan. Widodo (1983) mengemukakan bahwa politik pertanian adalah bagian dari politik ekonomi di sektor pertanian, sebagai salah satu sektor dalam kehidupan ekonomi suatu masyarakat.
Menurut penjelasan ini, politik pertanian merupakan sikap dan tindakan pemerintah atau kebijaksanaan pemerintah dalam kehidupan pertanian. Kebijaksanaan pertanian adalah serangkaian tindakan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan oleh pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu , seperti memajukan pertanian, mengusahakan agar pertanian menjadi lebih produktif, produksi dan efesien produksi naik, tingkat hidup petani lebih tinggi, dan kesejahteraan menjadi merata. Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh Sarma (1985). Selanjutnya dikemukakan bahwa tujuan umum politik pertanian di Indonesia adalah untuk memajukan sektor pertanian, yang dalam pengertian lebih lanjut meliputi:
1.      Peningkatan produktivitas dan efesiensi sektor pertanian
2.      Peningkatan produksi pertanian
3.      Peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan petani, serta pemerataan tingkat pendapatan.

Ruang lingkup politik pertanian meliputi:
1.      Kebijakan produksi (production policy)
2.      Kebijakan subsidi (subsidy policy)
3.      Kebijakan investasi (investment policy)
4.      Kebijakan harga (price policy)
5.      Kebijakan pemasaran (marketing policy)
6.      Kebijakan konsumsi (consumption policy)
Untuk menjamin tercapainya tujuan-tujuan tersebut, pemerintah mengeluarkan serangkaian peraturan-peraturan.
Menurut Monke dan Pearson (1989), politik pertanian dalah campur tangan pemerintah di sektor pertanian dengan tujuan untuk meningkatkan efesiensi yang menyangkut alokasi sumber daya untuk dapat menghasilkan output nasional yang maksimal dan memeratakan pendapatan, yaitu mengalokasikan keuntungan pertanian antargolongan dan antardaerah, keamanan persediaan jangka panjang. Dalam hal ini, kebijakan pertanian dibagi menjadi 3 kebijakan dasar, antara lain:
1.      Kebijakan komoditi yang meliputi kebijakan harga komoditi, distorsi harga komoditi, subsidi harga komoditi, dan kebijakan ekspor.
2.      Kebijakan faktor produksi yang meliputi kebijkan upah minimum, pajak dan subsidi faktor produksi, kebijakan harga faktor produksi, dan perbaikan kualiatas faktor produksi.
3.      Kebijakan makro ekonomi yang dibedakan menjadi kebijakan anggaran belanja, kebijakan fiscal, dan perbaikan nilai tukar.
Mubyarto (1987) menyebutkan bahawa politik pertanian pada dasarnya merupakan kebijakan pemerintah untuk memperlancar dan mempercepat laju pembangunan pertanian, yang tidak saja menyangkut kegiatan petani, tetapi juga perusahaan-perusahaan pengangkutan, perkapalan, perbankan, asuransi, serta lembaga-lembaga pemerintah dan semi pemerintah yang terkait dengan kegiatan sektor pertanian. Politik pertanian mempunyai kaitan sangat erat dengan pengembangan sumber daya manusia, peningkatan efesiensi, serta pembangunan pedesaan yang menyangkut seluruh aspek-aspek ekonomi, sosial, politik, dan budaya dari penduduk pedesaan. Sejalan dengan pendapat Schuh (1975). Mubyarto menyebutkan bahwa lingkup politik pertanian meliputi:
1.      Politik stabilitas jangka pendek
2.      Peningkatan pertumbuhan pertanian
3.      Pengaturan dan pengarahan perdagangan
4.      Pengarahan dan peningkatan mobilitas faktor-faktor produksi pertanian
5.      Politik dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanian.
Dalam garis besarnya, politik ini minimum berurusan dengan pendapatan, stabilitas, dan kesempatan yang merupakan unsur utama dalam masalah-masalah usaha tani. Oleh karena itu, memungkinkan adanya pengertian yang lebih mendalam tentang masalah-masalah ketidakstabilan dan kompensasi, serta kemiskinan, pengangguran, dan pendapat yang sangat rendah di pedesaan. Dalam mencapai tujuan tersebut, perlu adanya perlakuan dan pandangan bahwa masyarakat di pedesaan atau pertanian tidak kurang pentingnya dari masyarakat keseluruhan dalam mencapai kesejahteraan masyarakat.
Dalam pembangunan nasional, sektor pertanian menempati priotitas penting. Sebagai komoditas pertanian, pangan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat mendasar, dianggap strategis, serta sering mencakup hal-hal yang bersifat emosional dan bahkan politis. Terpenuhinya pangan secara kuantitas dan kualitas merupakan hal yang sangat penting sebagai landasan bagi pembangunan manusia Indonesia seluruhnya dalam jangka panjang.

2.1       KEBIJAKAN PRODUKSI (PRODUCTION POLICY)
Masalah pangan merupakan salah satu masalah nasional yang sangat penting dari keseluruhan  proses pembangunan dan ketahanan nasional suatu bangsa. Pangan menyankut kesejahteraan hidup dan kelangsungan hidup suatu bangsa karena merupakan salah satu kebutuhan manusia, selama itu pula diperlukan pangan karena manusia tidak dapat bertahan hidup lama tanpa makan.
Kedudukan pangan di Indonesia adalah salah satu sektor yang sangat strategis karena:
1.      Banyaknya pihak yang terlibat dalam bidang produksi, pengolahan, dn distribusi
2.      Meskipun terlihat ada kecenderungan menurunnya total pengeluaran rumh tangga yang dibelanjakan untuk konsumsi bahan pangan, namun masih merupakan bagian terbesar dari seluruh pengeluarannya, terutma untuk pangan beras. Oleh karena itu, pangan di Indonesia sering diidentikkan dengn beras memberikan sumbangan yang cukup besar dalam pemenuhan kebutuhan kalori dan gizi penduduk Indonesia.
Mengingat arti dan peranan pangan yang sangat penting dalam menunjang kehidupan manusia maka pemerintah Indonesia selalu berusaha untuk mencukupi kebutuhan pangan penduduknya tidak saja ditinjau dai segi kuantitas, tetapi juga dari segi kualitas. Penyediaan pangan yang cukup dapat lebih memantapkan stabilitas ekonomi dan stabilitas nasional.
Penyediaan pangan dan gizi menjadikan satu sarana yang harus selalu ditingkatkan sebagai landasan untuk pembangunan manusia Indonesia dalam jangka panjang. Jika penyediaan pangan tersebut dikaitkan dengan peningkatan mutu dan gizi penduduk maka dapat membawa konsekuensi yang cukup berat, mengingat jumlah kebutuhan pangan akan selalu meningkat. Dengan demikian pangan harus tersedia dalam jumlah yang cukup dan tersebar secara merata di seluruh wilayah Indonesia pada tingkat harga yang layak, serta terjangkau oleh daya bermasyarakat.
Permasalahan pangan di Indonesia karna adanya ciri-ciri di bidang konsumsi dan produksi. Ciri produksi pangan di Indonesia antara lain:
1.      Adanya ketimpangan antara tempat yang berkaitan dengan kerumitan dalam pemasaran dan distribusinya.
2.      Selain produksi pangan tidak merata menurut tempat, juga tidak merata menurut waktu yang pada akhirnya akan menimbulkan kendala tambahan dalam struktur distribusi, serta secara langsung akan berpengaruh terhadap harga yng akan diterima petani dan yang harus dibayarkan oleh konsumen
3.      Produksi pertanian, khususnya padi-padian setiap tahun selalu berfluktuasi, dipengaruhi oleh kondisi cuaca, serangan hama dan penyakit tanaman, banjir, bencana alam dan lain-lain.
4.      Produksi berada ditangan jutaan petani kecil yang tersebar tidak merata dan umumnya mereka hanya mengusahakan lahan relative sempit kurang daro 0,5 Ha, sehingga menyulitkan pengumpulan untuk didistribusikan kedaerah laen yang memerlukannya.
Mengingat upaya untuk mencapai tingkat keseimbangan yang tinggi antara pangan dan kesempatan kerja adalah hal yang sangat penting tidak saja ditinjau dari kesejahteraan sosial melainkan juga merupakan usaha yang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh maka dengan adanya usaha tani yang areanya sempit dan tersebar tersebut menimbulkan kesulitan tersendiri dalam pengembangan produksi.
Sementara itu, konsumsi pangan di Indonesia mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Adanya perbedaaan dalam pola konsumi antar tempat. Secara umum, pola konsumsi pangan di Indonesia digolongkan menjadi dua yaitu daerah yang masyarakatnya merupakan konsumen beras utama atau mengarah ke beras dan daerah yang masyarakatnya di samping mengkonsumsi beras juga mengkonsumsi bahan bukan beras sebagai bahan pokoknya
2.      Tingkat konsumsi yang berbeda antar tempat lebih mempersulit keadaan dalam alokasi dan distribusi pangan.
3.      Konsumsi pangan meningkat terus, khususnya beras.
4.      Jumlah penduduk yang cukup besar dan meningkat terus membawa konsekuensi untuk terus meningkatkan penyeediaan kebutuhan pangan.
5.      Tidak meratanya penyebaran penduduk antar daerah membawa dampak terhadap masalah distribusi pangan .

2.1.1        Kebijakan Peningkatan Produksi Untuk Mencapai Swasembada Pangan
Peningkatan produksi pangan akan mempunyai dampak yang sangat luas terhadap laju pertumbuhan di Indonesia. Selain untuk mancapai swasembada, pembangunan, pertanian, tanaman pangan juga dibutuhkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat tani. Semua ini dapat dicapai melalui peingkatan produksi.
Usaha intensifikasi dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas sumber daya alam dari area hutan, pengairan, dan pertanian, baik tanah sawah, sawah pasang surut, tanah kering, dan sebagainya dengan menggunakan segala sarana produksi, seperti air, benih unggul, pestisida, dan sebagainya.
Kebijakan peningkatan produksi pangan ditempuh melalui penerapan inovasi panca usaha tani, seperti penggunaan benih varietas unggul, pemupukan, pengendalian hama terpadu, pengairan, peralatan untuk pengolahan lahan, tersedianya kredit tani dan sebagainya. Inovasi ini kemudian menjadi “Sapta Usaha Tani”. Kebijakan ini memerlukan dukungan dalam upaya mengatasi gejala leveling off  (tren penurunan produksi setelah melewati puncak peningkatan produksi) yang selalu terasa pada periode-periode tertentu.
Untuk menunjang keberhasilan program keberhasilan program peningkatan produksi pangan guna mencapai swasembada tersebut, pemerintah telah mengantisipasinya melalui serangkaian kebijakan-kebijakan:
1.      Kebijakan bidang pembenihan
2.      Sarana produksi, pupuk, dan pestisida
3.      Kebijakan bidang perkreditan
4.      Kebijakan bidang perairan
5.      Kebijakan diseversifikasi usaha tani
6.      Kebijakan bidang penyuluhan
7.      Kebijakan harga input dan output
8.      Kebijakan penanganan pasca panen

2.1.2    Diversifikasi Komoditi
Diversifikasi di sektor pertanian sebenarnya sudah merupakan kebijakan yang cukup lama, tetapi pengembangannhya masih relatif tertinggal karena beberapa hal:
1.      Titik perhatian penentu kebijakan sejauh ini masih terpusat pda usaha untuk mencapai swasembada beras. Meskipun sudah tercapai pada tahun 1984, sumber daya yang ada masih juga terserap untuk mempertahankan swasembada tersebut.
2.      Pengembangan teknologi budi daya komoditi di luar padi masih juga tertinggal.
3.      Kebijakan di bidang pemasaran masih condong pada pencapaian target komoditi padi.
Di bidang produksi, pengertian diversifikasi menyangkut 2 hal, antara lain:
1.      Diversifikasi horizontal, yaitu diversifikasi yang berkaitan dengan produksi, yang dalam hal ini harus ditumbuhkan kesediaan petani produsen untuk menanam berbagai tanaman di lahan yang dikuasainya dengan tetap memperhatikan prinsip keuntungan komparatif terhadap penggunaan sumber daya alam dan sosial ekonomi setempat.
2.      Diversifikasi vertikal, yaitu yang berhubungan dengan sisi permintaan, yang lebih menekankan pada masalah penanganan lepas panen sejak dari tahap proses perdagangan sampai pada tahap konsumsinya.
Dalam pengembangan diversifikasi ini, salah satu prasyaratyang sangat penting adalah adanya informasi yang akurat tentang sifat-sifat lahan, aspirasi dan kemampuan petani, serta tersedianya sarana pendukung, seperti jalan, pasar,perkreditan, maupun peranan wilayah dalam perencanaan nasional.
Kebutuhan akan diversifikasi di sektor pertanian sebenarnya merupakan suatu proses alamiah karena adanya peningkatan lebih lanjut dari kemakmuran masyarakat yang mendorong ke arah adanya perbaikan gizi yang bersumber pada perlunya diversifikasi konsumsi.

2.2            KEBIJAKAN SUBSIDI (SUBSIDY POLICY)
Subsidi diartikan sebagai pembayaran sebagian harga oleh pemerintah sehingga harga dalam negeri lebih rendah daripada biaya rata-rata pembuatan suatu komoditi atau harga internasionalnya. Ada 2 macam subsidi, yaitu subsidi harga produksi dan subsidi harga faktor produksi.
Subsidi harga produksi melindungi konsumen dalam negeri, artinya konsumen dala negeri dapat membeli barang yang harganya lebih rendah daripada biaya rata-rata pembuatannya atau harga internasionalnya. Subsidi harga faktor produksi bertujuan untuk melindungi produsen dalam negeri dan dilakukan untuk meningkatkan produksi dalam negeri. Bentuk subsidi harga faktor produksi dapat berupa biaya angkut faktor produksi ke pelosok atau perbedaan tingkat bunga bank dalam pengambilan kredit. Disamping itu bertujuan untuk melindungi produsen dan konsumen, kebijakan subsidi juga bertujuan untuk memperluas lapangan kerja dan meningkatkan produksi komoditas tertentu untuk mengurangi ketergantungan pada impor.
2.2.1        Subsidi Harga Produksi
Subsidi ini bertujuan melindungi konsumen dalam negeri, artinya konsumen dalam negeri dapat membeli barang yang harganya lebih rendah daripada biaya rata-rata pembuatan suatu komoditas atau harga internasionalnya. Untuk meningkatkan produksi hasil-hasil pertanian, khususnya beras, pemerintah memberikan subsidi harga faktor produksi, seperti pupuk, pestisida, dan bibit. Subsidi untuk usaha tani padi yang ditanggung oleh pemerintah untuk mengimpor atau memproduksi pupuk dalam negeri.
2.2.2        Subsidi Harga Faktor Produksi
Untuk membeli pupuk yang harganya masih relatif mahal, seringkali petani tidak memiliki uang tunai. Untuk itu, petani dapat memperoleh kredit dengan bunga yang relatif rendah. Selisih antara bunga bank sesungguhnya dengan bunga yang harus ditanggung petani, dibayarkan oleh pemerinth dalam bentuk subsidi kepada petani. Selain melindungi produsen dan konsumen, subsidi juga bertujuan untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan produksi komoditas tertentu untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Subsidi pupuk di Indonesia dimulai tahun 1971, yaitu untuk melengkapi introduksi varietas padi unggul baru. Varietas padi unggul baru tersebut sangat responsive terhadap pupuk. Pengalaman suksesnya subsidi pupuk yang mendorong penggunaan pupuk dan pada giliran selanjutnya berpengaruh terhadap peningkatan produksi merupakan bukti bahwa sesungguhnya petani sangat respon terhadap harga input produksi, tetapi kesuksesan ini juga mempertahankan swasembada, penarikan kembali subsidi faktor produksi ( misalnya, pupuk) harus diikuti dengan peningkatan rasio harga output dan harga input.

2.3            KEBIJAKAN INVESTASI (INVESTMENT POLICY)
Kebijakan investasi di Indonesia dikeluarkan oleh badan koordinasi penanaman modal (BKPM) dengan dukungan dari departemen-departemen teknis terkait. BKPM menetapkan skala prioritas untuk usaha tertentu, misalnya pembukaan usaha besar diharapkan menghindari persaingan dengan usaha petani.
Berbagai kebijakan investasi dikeluarkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk merangsang investasi baik oleh swasta nasional maupun swasta asing, namun sampai saat ini investasi dalam sektor pertanian masih relatif kecil. Hal ini disebabkan faktor keuntungan yang dapat diperoleh umumnya lebih kecil dibandingkan investasi disektor industri dan jasa serta berisiko lebih besar dibandingkan dengan sektor industri dan jasa.

2.4            KEBIJAKAN HARGA ( PRICE POLICY )
Harga merupakan cerminan dari interaksi antara penawaran dan permintaan yang bersumber dari sektor rumah tangga (sebagai sektor konsumsi) dan sektor industri (sebagai sektor produksi).
Penetapan harga dasar oleh pemerintah menimbulkan konsekuensi lanjut terhadap pemerintah sehingga pemerintah harus ikut campur tangan dalam rantai pemasaran  karena adanya imperfeksi pasaryang merugikan produsen dan atau konsumen.
Kebijakan harga produk pertanian bertujuan untuk mencapai salah satu atau kombinasi dari tujuan-tujuan berikut :
1.         Kontribusi terhadap anggaran pemerintah.
2.         Pertumbuhan devisa negara.
3.         Mengurangi ketidakstabilan harga.
4.         Memperbaiki distribusi pemasaran dan alokasi sumber daya.
5.         Memberikan arah produksi, serta meningkatkan taraf swasenbada pangan dan serat-seratan.
6.         Meningkatkan pendapatan dan taraf kesejahteraan penduduk.
Keadaan produsen dikatakan lebih baik apabila surplus produsen lebih tinggi dan sebaliknya keadaan konsumen dikatakan lebih baik bila surplus konsumen mengalami kenaikan.

2.4.1    MEKANISME KEBIJAKAN HARGA DASAR ( FLOOR PRICE )
Pada musim panen, pemerintah perlu menetapkan harga dasar beras dengan tujuan untuk melindungi produsen beras. Harga dasar ini akan berpengaruh efektif apabila ditetapkan diatas harga ekuilibrium (harga pasar yang berlaku). Harga dasar yang efektif mengakibatkan kelebihan penawaran sehingga terdapat surplus beras yang tidak terjual.
Pada keadaan normal, jumlah beras yang ditawarkan (gambar 12.2) merupakan kurva penawaran So dan keseimbangan tercapai di Titik a, yang dalam hal ini jumlah keseimbangan yang tercapai sebesar Qo dan harga keseimbangan Po. Apabila jumlah penawaran beras bertambah maka kurva penawaran bergeser dari So ke S1 dan keseimbangan baru tercapai dititik c. pada titik keseimbangan c ini, jumlah keseimbangan sebesar Q1 dan harga keseimbangan P1.

                                                                                                                                                                                                                                                  P                               Do                    
                                                                                      So
                         Po                                           A                          Sf
                              P1                                                               B                 D            S1         
                         P2
                                                                                  C
                                                                                                                                 Q    
                                                                      Qo    Qf      Q1      Q2
Gambar 12.2 Pengaruh Penetapan harga dasar
Apabila harga P1 ini dianggap merugikan petani produsen maka pemerintah dapat menentukan harga dasar sebesar Pf. Dengan ditetapkannya harga dasar sebesar Pf, jumlah yang ditawarkan sebesar Q2 dan jumlah yang diminta sebesar Qf  sehingga terjadi kelebihan penawaran sebesar Q2-Qf. Agar harga di pasar mencapai sebesar Pf  maka pemerintah harus membeli kelebihan penawaran ini.

2.4.2        MEKANISME KEBIJAKAN HARGA TERTINGGI ( CEILING PRICE )
Berbeda dengan penetapan harga dasar yang bertujuan untuk melindungi produsen , penetapan harga maksimum adalah untuk melindungi konsumen. Artinya, membeli beras pada waktu terjadi kelebihan penawaran dan mengeluarkan stok beras pada waktu terjadi kelebihan permintaan. Ini berarti bahwa Bulog membeli beras pada saat harga rendah (pada musim panen raya) dan menjualnya kembali pada saat harga tinggi (pada musim paceklik).
2.4.3        HARGA PERANGSANG ( PRICE SUPPORT )
Apabila tidak ada stok nasional dan terjadi kelebihan permintaan (excess demand)  di pasar domestic maka pemerintah dapat memenuhi kebutuhan beras dengan 2 cara, yaitu mengimpor atau miningkatkan produksi dalam negeri. Apabila pemerintah mengurangi ketergantungan dari luar negeri dan memilih usaha peningkatan produksi dalam negeri maka salah satu caranya adalah  dengan menerapkan harga perangsang (price support).

2.5            KEBIJAKAN PEMASARAN ( MARKET POLICY )
Kegiatan pemerintah untuk mengatur distribusi barang (terutgama beras) antar daerah dan atau antar waktu sehingga diantara harga yang dibayarkan konsumen akhir dan harga yang diterima oleh produsen terdapan marjin pemasaran dalam jumlah tertentu sehingga dapat merangsang proses produksi dan proses pemasaran.
Pemasaran yang tidak efisien menyebabkan bagian petani (farmer’s share) menjadi kecil, yang pada gilirannya tidak akan merangsang peninggkatan produksi lebih lanjut. Efisiensi pemasaran biasanya diukur dari besar-kecilnya margin pemasaran, setelah mempertimbangkan berbagai fungsi yang dijalankan dalam kegiatan pemasaran tersebut.

2.5.1        MARGIN PEMASARAN
Perbedaan harga yang dibayarkan oleh konsumen akhir dengan harga yang diterima produsen disebut dengan margin pemasaran, yang dirumuskan sebagai berikut :
    M = Pr-Pf
Dimana :
     M : Margin Pemasaran
     Pr : Harga ditingkat pengecer (retail price).
     Pf : Harga ditingkat petani (farn gate price).
Selain menerima keuntungan, lembaga pemasaran juga telah mengeluarkan sejumlah biaya untuk menjalankan fungsi-fungsi pemasaran. Fungsi- fungsi pemasaran yang dijalankan oleh  lembaga pemasaran dapat berupa penyimpanan (storage), penggolongan mutu (gradding), standarisasi (standardization), transportasi (transportation), dan pengolahan (processing). Dengan demikian, margin pemasaran sama dengan keuntungan ditambah biaya untuk menjalankan fungsi-fungsi pemasaran atau secara matematis dapat ditulis sebagai berikut :
M = II + CM
Dimana :
M      :  Marjin pemasaran.
II       :  Keuntungan lembaga pemasaran.
CM   : Biaya yang dikeluarkan oleh lembaga pemasaran untuk menjalankan fungsi   pemasaran.
Selisih antara harga ditingkat pengecer dn harga ditingkat petani disebut margin pemasaran yang besarnya sama dengan hasil kali antara selisih harga tersebut dengan jumlah yang dipasarkan.
2.5.2        KESEIMBANGAN ANTARTEMPAT
Untuk meningkatkan guna antartempat dibutuhkan biaya transfer, sedangkan untuk meningkatkan guna antarwaktu dibutuhkan biaya penyimpanan. Keseimbangan antartempat dibedakan menjadi 2, yaitu keseimbangan antar tempat tanpa biaya transfer dan keseimbangan antartempat dengan biaya transfer. Biaya transfer adalah biaya yang dibutuhkan untuk memindahkan barang antar dua tempat.
Untuk melancarkan pemasaran hasil-hasil pertanian, pemerintah menentukan berbagai kebijakan, antara lain menetapkan rantai pemasaran yang sependek mungkin, membentuk kantor pemasaran bersama atau menetapkan pola, serta menunjuk distributor dan pengecer tertentu untuk komoditi yang tertentu pula.

2.6            KEBIJAKAN KONSUMSI ( CONSUMPTION POLICY )
Undang-undang RI No. 7 THN 1996 tentang pangan menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, serta pembuatan makan atau minuman.
Perubahan orientasi  pembangunan di bidang pangan meliputi 5 aspek, antara lain :
1.         Dari orientasi swasembada beras menjadi swasembada pangann.
2.         Orientasi pemenuhan kuantitas menjadi orientasi yang menekankan kepada kualitas pangan.
3.         Orientasi yang berupaya untuk mengatasi situasi yang berlebih melalui mekanisme pasar.
4.         Orientasi yang menekankan pada upaya mencukupi kebutuhan pangan melalui peningkatan produksi, menjadi orientasi untuk menghasilkan  atau memproduksi pangan  yang sesuai dengan permintaan pasar.
5.         Orientasi yang menitikberatkan kepada komoditas tunggal menjadi orientasi kapada pangan yang beranekaragam.
Keterkaitan antara pendapatan dan permintaan akan pangan disebutkan dalam teori haga bahwa semakin tinggi harga suatu barang cenderung akan mengurangi permintaan akan barang tersebut dan sebaliknya.
Pada dasarnya, keragaman atau diversifikasi pangan mencakup 3 lingkup pengertian yang satu sama lain saling berkaitan, yaitu divesifikasi konsumsi pangan, diversifikasi ketersediaan pangan, dan diversifikasi produksi pangan. Pengetahuan tentang permintaan terhadap keanekaragaman yang direfleksikan oleh perkembangan keanekaragaman konsumsi pangan merupakan hal yang penting berdasarkan beberapa alas an, antara lain :
1.      Dalam lingkup kepentingan nasional, pengurangan konsumsi beras akan memberikan dampak positif terhadap kelestarian swasembada atau ketahanan dan keamanan pangan.
2.      Diversifikasi konsumsi akan mengubah alokasi sumber daya kea rah yang lebih efesien, fleksibel, dan stabil.
3.      Keanekaragaman pangan juga penting dilihat dari segi nutrisi.
4.      Pengetahuan tentang ketahanan pangan juga akan berguna dalam perumusan strategi pengembangan sistem pangan yang menyangkut segala sesuatu yang berhubungan dengan pengaturan, pembinaan, serta pengawasan terhadap kegiatan atau proses produksi pangan dan peredaran  pangan sampai dengan siap dikonsumsi oleh manusia.
Pemerintah juga meluncurkan Gerakan Nasional Penanggulangan Masalah Pangan dan Gizi dalam rangka mencapai cukup pangan dan bebas gizi buruk. Kebijakan ini diharapkan dapat mengatasi masalah gizi buruk yang dialami oleh 1,7 juta anak balita dengan melibatkan sektor lain, diantaranya sektor kesehatan dan pengembangan wilayah. 

Ringkasan dari Buku Rita Hanafie