Jika Anda Sedang Mencari Peluang Bisnis Dengan Modal Kecil Tetapi Dapat
Menghasilkan Income Besar, Silahkan Klik Disini Untuk Mengetahui!!!
Thursday, December 12, 2013
Produk VSI : Veritra Pay
Perkembangan Bisnis
Dalam membeli produk dan jasa, setiap konsumen saat ini menginginkan "best experience" atau "fastest-easiest available". Dari dua tuntutan ini, fastest-easiest available-lah yang saat ini semakin banyak seiring berkembangnya teknologi yang dapat mempersingkat jarak dan waktu.
Produk VSI : Habs-Pro dan Manfaatnya
Habs-Pro
Habs-Pro
diracik dari ekstrak Habbatushauda dan ekstrak propolis, mengandung
nutrisi 4-5 kali lebih banyak daripada Habbatushauda biasa sehingga
sangat bermanfaat untuk menjaga stamina, menyembuhkan dan mencegah
berbagai macam penyakit.
Monday, December 9, 2013
Beginilah Cara Lumba-lumba Mengatakan Cinta
Seri dokumenter BBC tentang kehidupan lumba-lumba mengungkap bahwa mamalia laut itu juga makhluk yang romantis.
Bila manusia laki-laki memberi bunga, lumba-lumba jantan diketahui memberi karangan rumput laut kepada betina yang dicintainya.
Aksi memberikan karangan rumput laut adalah bagian awal dari proses perkawinan panjang lumba-lumba.
Friday, December 6, 2013
Dibalik Kelemahan Tersimpan Kekuatan
Memetakan kekuatan dari perilaku kita sehari-hari
"Kelemahan sesungguhnya adalah kekuatan yang muncul di waktu dan tempat yang salah."
Dalam satu kesempatan coaching dengan seorang klien, saya mempelajari bahwa yang namanya kekuatan bisa terlihat dari kelemahan yang kita tampilkan.
Saya tertegun mendengar cerita bagaimana dia bereaksi ketika hubungan cintanya diputus sepihak oleh si
"Kelemahan sesungguhnya adalah kekuatan yang muncul di waktu dan tempat yang salah."
Dalam satu kesempatan coaching dengan seorang klien, saya mempelajari bahwa yang namanya kekuatan bisa terlihat dari kelemahan yang kita tampilkan.
Saya tertegun mendengar cerita bagaimana dia bereaksi ketika hubungan cintanya diputus sepihak oleh si
Wednesday, December 4, 2013
Tips Cara Memenangkan Pertandingan Futsal
Hal itu menghabiskan waktu dan memberikan
Tuesday, December 3, 2013
Peluang Bisnis Baru Ust.Yusuf Mansur
Peluang Bisnis Baru Ust.Yusuf Mansur
Cukup Modal Rp. 275.000,- Anda bisa menghasilkan Puluhan, Ratusan Ribu bahkan Jutaan Rupiah !!! Langsung Gabung Yuk Klik disini.
Cukup Modal Rp. 275.000,- Anda bisa menghasilkan Puluhan, Ratusan Ribu bahkan Jutaan Rupiah !!! Langsung Gabung Yuk Klik disini.
Bagaimana Meraih Ilmu yang Bermanfaat?
Merupakan hal yang sudah diketahui oleh
kebanyakan kaum muslimin, terlebih lagi oleh para penuntut ilmu agama,
keutamaan besar yang Allah sediakan bagi orang-orang yang mempelajari
ilmu agama. Keutamaan tersebut disebutkan dalam banyak ayat Al Qur-an
dan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta keterangan dari para ulama salaf, sampai-sampai Imam Ibnul Qayyim dalam juz pertama dari kitab beliau “Miftahu Daaris Sa’adah” memuat pembahasan khusus tentang keutamaan dan kemuliaan
Friday, November 22, 2013
Peluang bisnis PPOB Veritra Pay VSI
Pembayaran Semua Kebutuhan Anda ;
Listrik Prepaid ( Token Listrik ), Listrik Postpaid ( bulanan ), Nontaglis ( Tambah Daya / Pasang Baru )
Jastel ( Jasa Telekomunikasi ) meliputi telpon rumah, Telkom Speedy, Telkom Vision,
Cicilan Multi Finance ( Leasing kendaraan bermotor )
PDAM
TV Berbayar, Internet,
Listrik Prepaid ( Token Listrik ), Listrik Postpaid ( bulanan ), Nontaglis ( Tambah Daya / Pasang Baru )
Jastel ( Jasa Telekomunikasi ) meliputi telpon rumah, Telkom Speedy, Telkom Vision,
Cicilan Multi Finance ( Leasing kendaraan bermotor )
PDAM
TV Berbayar, Internet,
Sunday, November 17, 2013
Info Peluang Usaha Terbaru VSI
Jika Anda sedang mencari peluang bisnis yang dengan
Modal kecil tetapi dapat menghasilkan Income Besar!!!
Klik disini untuk mengetahui.
Modal kecil tetapi dapat menghasilkan Income Besar!!!
Klik disini untuk mengetahui.
Saturday, September 21, 2013
Bisnis Terbaru Ustadz yusuf Mansur PT VSI
Info Bisnis Terbaru Ustadz yusuf Mansur, Segera pasang posisi anda. klik disini!
Thursday, September 12, 2013
7 Langkah Menulis Artikel (Opini) untuk Koran
Oleh: Junaidi Abdul Munif (Dept.
Jurnalistik dan Creative Writing JPIN Pusat)
Junaidi Abdul Munif (Foto: dok.
Pribadi)
Menulis bisa jadi adalah perkara
sulit, namun bisa menjadi perkara yang mudah jika kita mampu mensiasatinya. Di
bawah ini adalah langkah-langkah yang mesti dilakukan dalam menulis. Saya lebih
banyak mendasarkan pada model pengalaman
Teknik Menulis Opini
“Scripta Manent Verba Volent”
“Yang Ditulis Mengabadi, Yang Diucapkan Berlalu Bersama Angin”
MENULIS opini adalah menyebarluaskan gagasan. Seseorang mentransfer ide dan gagasannya ke ruang publik melalui tulisan. Dia memasuki ranah
“Yang Ditulis Mengabadi, Yang Diucapkan Berlalu Bersama Angin”
MENULIS opini adalah menyebarluaskan gagasan. Seseorang mentransfer ide dan gagasannya ke ruang publik melalui tulisan. Dia memasuki ranah
Wednesday, September 11, 2013
bisnis online terbaru
News: Peluang usaha/bisnis online terbaru di perusahaan PT. VSI. VSI adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum, Jasa Pemasaran produk komoditas pokok dalam masyarakat dan peluang bisnis untuk para pelanggan / anggota berbasis e-Commerce. Selengkapnya silahkan klik disini
Wednesday, July 24, 2013
Menaklukkan Ketakutan Melakukan Presentasi
Menaklukkan ketakutan melakukan presentasi adalah hal pertama yang
harus Anda lakukan jika ingin tampil memikat. Karena menurut saya, Anda
boleh melupakan segala teori atau tips yang dituliskan oleh para expert
jika Anda tetap saja takut melakukan presentasi.
Sebenarnya sih wajar-wajar saja untuk merasa takut untuk bicara di depan orang banyak. Bukan hanya Anda yang merasakannya. Saya pun merasakan, bahkan orang-orang yang sudah sering presentasi merasakan hal yang sama. Hanya saja, mereka berhasil menaklukkan rasa takut itu dan tampil dengan memikat.
Bahkan, menurut survey yang dilakukan oleh Gallup pada tahun 2001, berbicara di depan orang banyak menjadi ketakutan terbesar kedua orang Amerika. Jadi, tenang saja Anda tidak sendiri.
Ketakutan, rasa khawatir, atau bahasa kerennya nerves ini bisa
muncul sebelum, saat akan, maupun ketika melakukan presentasi. Ada
berbagai macam sebab hingga perasaan ini muncul.
1. Pengalaman buruk di masa lalu melakukan presentasi
Mungkin Anda pernah melakukan presentasi yang tidak sesuai dengan harapan di masa lalu. Dan otak Anda terus saja mengulang kejadian tersebut setiap akan melakukan presentasi sehingga menimbulkan rasa takut atau khawatir.
Bagaimana mengatasinya?
Biasakanlah melakukan evaluasi terhadap presentasi Anda. Temukan kekurangannya dan lakukan perbaikan secara terus menerus. Hal terbaik yang bisa diambil dari pengalaman buruk kita adalah pelajaran, agar di masa depan tidak terulang.
Jika memungkinkan, mintalah feedback dari audiens di setiap akhir presentasi Anda. Atau mungkin ada rekamannya, silakan ditonton lagi dan lakukan evaluasi.
2. Pertanyaan “jangan-jangan” yang muncul begitu saja dalam kepala
Ini juga sering terjadi. Pikiran kita begitu dipenuhi dan dihantui oleh pertanyaan-pertanyaan yang mengkhawatirkan.
Sebenarnya sih wajar-wajar saja untuk merasa takut untuk bicara di depan orang banyak. Bukan hanya Anda yang merasakannya. Saya pun merasakan, bahkan orang-orang yang sudah sering presentasi merasakan hal yang sama. Hanya saja, mereka berhasil menaklukkan rasa takut itu dan tampil dengan memikat.
Bahkan, menurut survey yang dilakukan oleh Gallup pada tahun 2001, berbicara di depan orang banyak menjadi ketakutan terbesar kedua orang Amerika. Jadi, tenang saja Anda tidak sendiri.
American fears – Gallup
1. Pengalaman buruk di masa lalu melakukan presentasi
Mungkin Anda pernah melakukan presentasi yang tidak sesuai dengan harapan di masa lalu. Dan otak Anda terus saja mengulang kejadian tersebut setiap akan melakukan presentasi sehingga menimbulkan rasa takut atau khawatir.
Bagaimana mengatasinya?
Biasakanlah melakukan evaluasi terhadap presentasi Anda. Temukan kekurangannya dan lakukan perbaikan secara terus menerus. Hal terbaik yang bisa diambil dari pengalaman buruk kita adalah pelajaran, agar di masa depan tidak terulang.
Jika memungkinkan, mintalah feedback dari audiens di setiap akhir presentasi Anda. Atau mungkin ada rekamannya, silakan ditonton lagi dan lakukan evaluasi.
2. Pertanyaan “jangan-jangan” yang muncul begitu saja dalam kepala
Ini juga sering terjadi. Pikiran kita begitu dipenuhi dan dihantui oleh pertanyaan-pertanyaan yang mengkhawatirkan.
• Jangan-jangan nanti saya melakukan sesuatu yang memalukan.• Jangan-jangan nanti saya lupa materi yang saya sampaikan.• Jangan-jangan audiens tidak suka dengan saya.• Jangan-jangan audiens akan menertawakan saya.• Jangan-jangan nanti ada pertanyaan yang tidak bisa saya jawab.• Jangan-jangan alat pendukungnya tidak berfungsi dengan baik.
Bagaimana mengatasinya ?
Cobalah ganti fokus. Alihkan perhatian Anda dari pertanyaan “jangan-jangan” tersebut. Pikirkan materi Anda, audiens Anda, cek kesiapan alat bantu presentasi Anda, dll.
3. Melakukan presentasi di depan bos/atasan
Presentasi di depan bos/atasan memang menakutkan. Takut tampil kurang baik kemudian tidak dipromosikan, tidak jadi naik jabatan, dll. Larut dalam pikiran tersebut malah berbahaya, karena bisa saja Anda jadi gugup atau lupa dengan bahan presentasinya.
Bagaimana mengatasinya?
Persiapan matang dan penguasaan terhadap topik yang akan dipresentasikan akan sangat membantu meningkatkan kepercayaan diri Anda. Daripada membayangkan yang negatif, lebih baik membayangkan apa reward bagi Anda jika bisa melakukan presentasi dengan memikat.
4. Melakukan presentasi di depan orang asing
Presentasi di depan orang asing atau tidak dikenal membawa kekhawatiran tersendiri. Bagaimana sebenarnya pengetahuan mereka tentang topik yang akan Anda bahas, bagaimana menghadapi mereka, dll. Ini bisa terjadi jika Anda tidak sempat melakukan riset atau mencari informasi tentang audiens Anda.
Bagaimana mengatasinya?
Sempatkan untuk menggali informasi tentang audiens Anda. Persiapkan presentasi dengan matang dan pastikan Anda menguasainya dengan baik.
5. Tidak menguasai topik presentasi
Mungkin Anda pernah mengalami suatu hari ditunjuk oleh seorang teman untuk menggantikannya melakukan presentasi di hadapan klien. Atau mungkin mendapat tugas presentasi dari dosen dengan waktu yang tidak mencukupi untuk melakukan persiapan. Sehingga, muncul kekhawatiran tidak dapat menyampaikan presentasi dengan baik.
Bagaimana mengatasinya?
Tak ada cara lain menurut saya, persiapkan dengan baik dan kuasai topik presentasi Anda.
Dari sekian banyak penyebab rasa takut melakukan presentasi, bisa diatasi dengan persiapan dan latihan. Ada pepatah latin yang berbunyi :
Cobalah ganti fokus. Alihkan perhatian Anda dari pertanyaan “jangan-jangan” tersebut. Pikirkan materi Anda, audiens Anda, cek kesiapan alat bantu presentasi Anda, dll.
3. Melakukan presentasi di depan bos/atasan
Presentasi di depan bos/atasan memang menakutkan. Takut tampil kurang baik kemudian tidak dipromosikan, tidak jadi naik jabatan, dll. Larut dalam pikiran tersebut malah berbahaya, karena bisa saja Anda jadi gugup atau lupa dengan bahan presentasinya.
Bagaimana mengatasinya?
Persiapan matang dan penguasaan terhadap topik yang akan dipresentasikan akan sangat membantu meningkatkan kepercayaan diri Anda. Daripada membayangkan yang negatif, lebih baik membayangkan apa reward bagi Anda jika bisa melakukan presentasi dengan memikat.
4. Melakukan presentasi di depan orang asing
Presentasi di depan orang asing atau tidak dikenal membawa kekhawatiran tersendiri. Bagaimana sebenarnya pengetahuan mereka tentang topik yang akan Anda bahas, bagaimana menghadapi mereka, dll. Ini bisa terjadi jika Anda tidak sempat melakukan riset atau mencari informasi tentang audiens Anda.
Bagaimana mengatasinya?
Sempatkan untuk menggali informasi tentang audiens Anda. Persiapkan presentasi dengan matang dan pastikan Anda menguasainya dengan baik.
5. Tidak menguasai topik presentasi
Mungkin Anda pernah mengalami suatu hari ditunjuk oleh seorang teman untuk menggantikannya melakukan presentasi di hadapan klien. Atau mungkin mendapat tugas presentasi dari dosen dengan waktu yang tidak mencukupi untuk melakukan persiapan. Sehingga, muncul kekhawatiran tidak dapat menyampaikan presentasi dengan baik.
Bagaimana mengatasinya?
Tak ada cara lain menurut saya, persiapkan dengan baik dan kuasai topik presentasi Anda.
Dari sekian banyak penyebab rasa takut melakukan presentasi, bisa diatasi dengan persiapan dan latihan. Ada pepatah latin yang berbunyi :
Qui ascendit sine labore decendit sine honore.
Mereka yang naik tanpa kelelahan akan turun tanpa kehormatan.
by Master presentasi
Teknik Presentasi Efektif
Teknik presentasi efektif boleh jadi selalu dicari-cari oleh presenter atau orang-orang yang sering berbicara di depan orang lain. Karena presentasi
bukan sekadar bicara, ada tujuan tertentu yang harus dicapai. Oleh
karena itu, diperlukan teknik atau cara tersendiri agar tujuan kita
melakukan presentasi bisa tercapai.
Berbeda halnya dulu ketika saya masih kuliah, yang penting bisa tampil memukau, tidak begitu peduli tujuan tercapai atau tidak. Saya masih ingat benar jika ada tugas presentasi mata kuliah, maka saya akan sibuk menyiapkan slide presentasi PowerPoint dengan berbagai animasi yang memikat. Meskipun, kadang pesan yang ingin saya sampaikan justru tidak tertangkap oleh audiens.
Kasus lain yang sering terjadi adalah kurangnya perhatian audiens terhadap presentasi yang disampaikan. Ada yang sibuk dengan gadgetnya bahkan ada yang tertidur. Ini adalah contoh presentasi yang tidak efektif.
Untuk mencapainya diperlukan proses yang saling mendukung mulai dari persiapan hingga penyampaian presentasi. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan :
Demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dapat melakukan teknik presentasi yang efektif. Ulasan lengkap tentang bagian-bagian di atas dapat Anda temukan pada tulisan lain dalam blog ini.
sumber: Masterpresentasi.com
Berbeda halnya dulu ketika saya masih kuliah, yang penting bisa tampil memukau, tidak begitu peduli tujuan tercapai atau tidak. Saya masih ingat benar jika ada tugas presentasi mata kuliah, maka saya akan sibuk menyiapkan slide presentasi PowerPoint dengan berbagai animasi yang memikat. Meskipun, kadang pesan yang ingin saya sampaikan justru tidak tertangkap oleh audiens.
Kasus lain yang sering terjadi adalah kurangnya perhatian audiens terhadap presentasi yang disampaikan. Ada yang sibuk dengan gadgetnya bahkan ada yang tertidur. Ini adalah contoh presentasi yang tidak efektif.
Teknik Presentasi yang Efektif
Lantas yang bagaimanakah presentasi yang efektif itu? Teknik presentasi seperti apa yang dikatakan efektif? Sebuah presentasi dapat dikatakan efektif jika tujuan diadakannya dapat dicapai, atau pesan yang ingin disampaikan ke audiens bisa diterima dengan baik.Untuk mencapainya diperlukan proses yang saling mendukung mulai dari persiapan hingga penyampaian presentasi. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan :
Kendalikan rasa takut
Rasa takut berbicara di depan orang banyak kerap menghantui bukan hanya pembicara baru, bahkan yang sudah biasa pun kadang dilanda perasaan ini. Suatu hal yang wajar sebenarnya, namun jangan sampai mengganggu sehingga perlu dikendalikan. Bagaimana caranya? Akan saya ulas secara terpisah.Mengapa Anda Melakukannya?
Anda tentu tidak tampil begitu saja bukan? Ada alasan yang melatarbelakanginya. Ini penting untuk diketahui guna membantu menyiapkan bahan dan bagaimana seharusnya Anda membawakannya. Termasuk dalam hal ini adalah mengapa Anda bicara, dan apa tujuan presentasi yang ingin dicapai.Kenali audiens
Menurut Nancy Duarte dalam bukunya Resonate, pahlawan dalam sebuah presentasi bukanlah Anda sebagai presenter, melainkan audiens. Merekalah sasaran dari tujuan Anda melakukan presentasi. Jadi, kenalilah audiens Anda dengan baik. Ini juga akan sangat membantu dalam menyiapkan bahan presentasi serta bagaimana Anda seharusnya tampil.Persiapkan bahan presentasi dengan matang
Persiapan bahan presentasi bisa dimulai dengan mengumpulkan materi-materi yang akan dimasukkan, kemudian menyusun strukturnya. Struktur presentasi yang umum dipakai adalah pembukaan, bagian isi, dan penutup. Bahan presentasi tersebut dapat menggunakan alat bantu visual, misalnya PowerPoint, agar lebih menarik.Jangan remehkan latihan
Banyak latihan bisa meningkatkan rasa percaya diri. Bisa dilakukan sendiri di depan kaca atau meminta bantuan teman sebagai audiens untuk memberi masukan tentang penampilan kita. Yang perlu dilatih, diantaranya adalah cara atau gaya berdiri, cara dan nada berbicara, kecepatan bicara, efektivitas alat bantu visual, dll. Dengan latihan pula kita dapat memprediksi pertanyaan-pertanyaan yang nantinya dapat muncul.Sampaikan dengan antusias
Anda harus antusias dahulu jika mengharapkan audiens mendengarkan dengan antusias. Bukalah presentasi Anda dengan memukau untuk memenangkan perhatian audiens. Sampaikan isinya dengan penuh percaya diri dan tutup dengan mengesankan.Demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dapat melakukan teknik presentasi yang efektif. Ulasan lengkap tentang bagian-bagian di atas dapat Anda temukan pada tulisan lain dalam blog ini.
sumber: Masterpresentasi.com
Teknik Membuka Presentasi
Pembukaan yang baik akan meningkatkan kepercayaan diri dan sangat
berpengaruh terhadap keberlangsungan presentasi selanjutnya. Oleh karena
itu, sangat penting untuk melakukannya sesempurna mungkin. Audiens akan
menilai kredibilitas kita sebagai presenter dalam beberapa menit
pembukaan. Dalam waktu singkat tersebut, Anda harus dapat meyakinkan
Mengolah Suara Saat Presentasi
Bung Karno adalah seorang orator handal. Beliau mampu menyihir
pendengar di setiap pidatonya. Bukan hanya isinya yang menggugah, tapi
Bung Karno pandai mengolah suaranya untuk menekankan makna yang hendak
disampaikan.
Jika Anda gemar menonton TVRI di era 80 – 90an, pasti mengenal presenter Bob Tutupoli yang kerap tampil membawakan acara kuis. Beliau adalah salah satu presenter dengan suara yang khas. Tanpa melihatpun, dari suara dan nadanya kita sudah bisa menebak siapa orangnya.
Jika ingin lebih sukses dalam presentasi, belajarlah mengolah suara. Manfaatkan suara untuk menekankan makna yang ingin disampaikan dan menjaga perhatian audiens. Tapi, suara saya biasa-biasa saja tidak seperti Om Bob. Apa bisa? Tentu saja bisa. Berikut yang perlu diperhatikan :
1. Kecepatan bicara
Cobalah untuk mengubah-ubah kecepatan bicara Anda selama presentasi. Kecepatan bicara yang sama sepanjang presentasi akan membuat audiens merasa bosan. Anda mungkin bicara agak lambat di awal presentasi untuk membiasakan audiens dengan suara Anda. Agak cepat pada hal-hal yang biasa saja dan agak pelan ketika memasuki poin penting.
Jangan bicara terlalu cepat, karena akan menyulitkan audiens menangkap maksud Anda. Ada yang bilang kecepatan normal bicara adalah 125 kata per menit. Anda bisa tes kecepatan bicara dengan bantuan timer atau stopwatch. Jika tidak, mintalah bantuan teman Anda. Bicaralah di depannya dan minta pendapatnya mengenai kecepatan bicara Anda.
2. Pitch
Pitch adalah tinggi rendahnya suara ketika bicara atau volume.
Variasi tinggi rendahnya suara dapat digunakan untuk menekankan suatu kata atau menarik perhatian audiens.
Bandingkan kedua kalimat berikut :
Garis putus-putus menunjukkan tinggi rendahnya suara.
3. Tone
Tone adalah ekspresi dalam suara yang ada ketika mengucapkan sesuatu. Mungkin ada yang menyamakan pitch dengan tone.
Tone bukan soal volume suara, tapi ekspresi suara. Misalnya mengucapkan kamu dengan marah, senang, sedih, penuh cinta, putus asa, ketawa, sinis, licik, penting, dll.
4. Pause
Pause adalah berhenti sejenak ketika sedang bicara.
Ada dua tujuan pause :
sumber: https://mail.google.com/mail/?shva=1#inbox/1400c64726749c45
Jika Anda gemar menonton TVRI di era 80 – 90an, pasti mengenal presenter Bob Tutupoli yang kerap tampil membawakan acara kuis. Beliau adalah salah satu presenter dengan suara yang khas. Tanpa melihatpun, dari suara dan nadanya kita sudah bisa menebak siapa orangnya.
Jika ingin lebih sukses dalam presentasi, belajarlah mengolah suara. Manfaatkan suara untuk menekankan makna yang ingin disampaikan dan menjaga perhatian audiens. Tapi, suara saya biasa-biasa saja tidak seperti Om Bob. Apa bisa? Tentu saja bisa. Berikut yang perlu diperhatikan :
1. Kecepatan bicara
Cobalah untuk mengubah-ubah kecepatan bicara Anda selama presentasi. Kecepatan bicara yang sama sepanjang presentasi akan membuat audiens merasa bosan. Anda mungkin bicara agak lambat di awal presentasi untuk membiasakan audiens dengan suara Anda. Agak cepat pada hal-hal yang biasa saja dan agak pelan ketika memasuki poin penting.
Jangan bicara terlalu cepat, karena akan menyulitkan audiens menangkap maksud Anda. Ada yang bilang kecepatan normal bicara adalah 125 kata per menit. Anda bisa tes kecepatan bicara dengan bantuan timer atau stopwatch. Jika tidak, mintalah bantuan teman Anda. Bicaralah di depannya dan minta pendapatnya mengenai kecepatan bicara Anda.
2. Pitch
Pitch adalah tinggi rendahnya suara ketika bicara atau volume.
Variasi tinggi rendahnya suara dapat digunakan untuk menekankan suatu kata atau menarik perhatian audiens.
Bandingkan kedua kalimat berikut :
Tone adalah ekspresi dalam suara yang ada ketika mengucapkan sesuatu. Mungkin ada yang menyamakan pitch dengan tone.
Tone bukan soal volume suara, tapi ekspresi suara. Misalnya mengucapkan kamu dengan marah, senang, sedih, penuh cinta, putus asa, ketawa, sinis, licik, penting, dll.
4. Pause
Pause adalah berhenti sejenak ketika sedang bicara.
Ada dua tujuan pause :
- Memberi kesempatan kepada audiens untuk menyerap atau memahami poin penting yang telah Anda sampaikan sesaat sebelumnya. Setelah itu baru melanjutkan ke poin penting berikutnya.
- Untuk menarik perhatian audiens sebelum Anda menyampaikan sesuatu yang penting.
sumber: https://mail.google.com/mail/?shva=1#inbox/1400c64726749c45
Bisnis Online, Kenapa harus di IBC??
Berbagai macam bisnis online sudah saya jalankan, hanya di IBC yang membuat saya terus yakin dan mendapakan profit yang maksimal.
Bisnis online, kenapa harus di IBC ??? Karna IBC itu adalah Bisnis yg Paling gampang buat di jalankan
Dah Dua tahun Bisnis yg dah pernah Ane jalanin belum ada yg segampang IBC,,
Karena Tidak ada istilah member yg rugi , Beda di BO Lain , kita nggak
bisa ngejalanin Modal hangus ,,Sedangkan di IBC kita nggak jalanin pun
Modal kita jadi berlipat 2 , kalau di jalanin ya ,, Bisa berlipat lipat
,,lipat,, lipat,, lipat,, lipat,, lipat dst,,
Jadi kalau ada yg nggak sukses di IBC ,,Sungguh TERLALU,,
Daftar sekarang juga di https://indoboclub.com/?ref=mah_dawi
Salam.........
Thursday, July 18, 2013
Metode Belajar Efektif
Ada banyak
metode membaca yang ditawarkan ilmuwan. Pada kesempatan kali ini, kita
akan membahas salah satunya yakni metode SQ3R. Metoda SQ3R memberikan
strategi yang diawali dengan membangun gambaran umum tentang bahan yang
dipelajari, menumbuhkan pertanyaan dari judul/subjudul suatu bab dan
dilanjutkan dengan membaca untuk mencari jawaban dari pertanyaan.
- Survey atau meninjau
- Question atau bertanya
- Read atau membaca
- Recite atau menuturkan
- Review atau mengulang
- Adanya proses persiapan sebelum pembacaan secara penuh dilakukan
- Adanya proses pengulangan atau review untuk memastikan pemahaman akan bahan bacaan
1. SURVEY
Dengan melakukan peninjauan dapat dikumpulkan informasi yang diperlukan untuk memfokuskan perhatian saat membaca. Yakni proses persiapan membaca dengan cara melihat secara sekilas isi buku mulai dari judul utama, sub judul, cover buku bagian belakang yang menjelaskan secara ringkas topik yang dibahas, kata pengantar dari penulis, maupun daftar isi. Proses selanjutnya dari tahapan Survey adalah dengan membuka secara cepat halaman demi halaman dan memperhatikan bagian judul bab, sub judul bab, kata-kata khusus yang bercetak tebal atau miring, tabel, gambar sambil mencoba mendapatkan ide besar dari buku tersebut.
- 2. QUESTION
Proses inilah yang nantinya akan membantu terjadinya membaca secara aktif. Lewat cara ini, pembaca tidak sekedar “menurut” dengan apa yang disampaikan penulis melainkan turut melakukan analisa, sintesa maupun argumentasi terhadap isi buku.
3. READ
Setelah dua tahap di atas dilakukan, maka mulailah proses membaca secara keseluruhan dilakukan. Dengan adanya persiapan sebelum membaca, maka proses baca keseluruhan isi dapat dilakukan dengan kecepatan tinggi. Hal ini dibantu karena pembaca tersebut telah mengenali ide pokok yang disampaikan penulis, memahami strukturnya, maupun terminologi yang banyak dipakai.
Ingat, jangan membaca di tempat tidur ya ….
4. RECITE
Pada umumnya kita cepat sekali lupa dengan bahan yang telah dibaca. Dengan melakukan proses Recite ini kita bisa melatih pikiran untuk berkonsentrasi dan mengingat bahan yang dibaca. Proses ini dilakukan setelah kita menyelesaikan suatu sub bab.
Proses resitasi ini sangat bermanfaat terutama ketika membaca buku-buku teks perkuliahan yang wajib dikuasai. Proses ini tidak berusaha menghafal apa-apa yang Anda baca melainkan berusaha memahami dengan bahasa sendiri apa-apa yang telah dibaca. Cara melakukan Recite adalah dengan melihat pertanyaan-pertanyaan yang kita buat sebelum membaca subbab tersebut dan cobalah jawab pada selembar kertas tanpa melihat buku.
5. REVIEW
Review membantu kita untuk meyempurnakan kerangka pemikiran dalam suatu bab dan membangun daya ingat kita untuk bahan pada bab tersebut. Proses ini dapat dilakukan dengan membaca ulang seluruh subbab, melengkapi catatan atau berdiskusi dengan teman. Cara Review yang terbukti efektif adalah dengan menjelaskan kepada orang lain.
Proses review ini cukup menghabiskan waktu 5 menit saja dan akan bermanfaat sekali dalam jangka panjang terutama terkait pemahaman dan ingatan akan bahan bacaan. Jika Anda mengabaikan proses review ini, mungkin Anda masih dapat mengingat dengan baik isi bahan bacaan. Akan tetapi, dalam 24 jam pemahaman tersebut akan turun cukup banyak dan terjadi penurunan drastis setelah seminggu.
Setelah
Well, demikianlah metode membaca yang efektif. ayo budayakan membaca. semoga berhasil. dan salam sukses buat anda karena anda LUAR BIASA.
*) apabila ada pertanyaan lebih lanjut silahkan hubungi contact person yang tersedia pada halaman profil.
GOOD LUCK,
THANKS
Pustaka Terapi
http://www.muhammadnoer.com/2009/07/membaca-cepat-metode-sq3r/Olivia, Femi.2008.Tools Study Skills- Teknik Membaca Efektif.Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Iskak. A & Yustinah. 2008. Bahasa Indonesia-Kelas X. Jakarta: PT. Erlangga.
http://pratamabk2012.wordpress.com/2012/05/12/metode-membaca-efektif/
10 Tips Agar Cepat Memahami Dalam Belajar
1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.
2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.
3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
4. Hapalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.
7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.
8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.
9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.
Sumber: http://apakah-ini-itu.blogspot.com/2011/10/10-tips-agar-cepat-memahami-dalam.html#ixzz2ZK9m9nq1
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.
2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.
3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
4. Hapalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.
7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.
8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.
9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.
Sumber: http://apakah-ini-itu.blogspot.com/2011/10/10-tips-agar-cepat-memahami-dalam.html#ixzz2ZK9m9nq1
Tips Agar Memahami Materi Kuliah
1. Pastikan Anda telah mengetahui topik yang akan
dibahas dalam pertemuan kuliah. Anda telah
membaca materi yang akan dibahas dalam
perkuliahan. Jika Anda telah membaca materi
tersebut, Anda akan lebih mudah mengikuti materi
yang disampaikan dosen.
dibahas dalam pertemuan kuliah. Anda telah
membaca materi yang akan dibahas dalam
perkuliahan. Jika Anda telah membaca materi
tersebut, Anda akan lebih mudah mengikuti materi
yang disampaikan dosen.
2. Datang beberapa menit sebelum kuliah dimulai.
Dengan datang lebih awal, Anda akan jauh lebih
tenang dan siap untuk mengikuti kuliah.
Dengan datang lebih awal, Anda akan jauh lebih
tenang dan siap untuk mengikuti kuliah.
3. Pilih tempat duduk di depan. Tempat duduk akan
membantu dalam konsentrasi Anda. Jika Anda pilih
di belakang, biasanya akan banyak gangguan.
Umumnya mereka yang tidak siap mengikuti
perkuliahan akan memilih duduk di belakang.
membantu dalam konsentrasi Anda. Jika Anda pilih
di belakang, biasanya akan banyak gangguan.
Umumnya mereka yang tidak siap mengikuti
perkuliahan akan memilih duduk di belakang.
4. Matikan HP Anda. Ingat “matikan” bukan silence
atau quiet mode. HP tidak hanya mengganggu kanan
kiri, kelas, tetapi pasti akan mengganggu diri Anda
sendiri.
atau quiet mode. HP tidak hanya mengganggu kanan
kiri, kelas, tetapi pasti akan mengganggu diri Anda
sendiri.
5. Konsentrasikan pikiran Anda pada kuliah. Buang
jauh-jauh pikiran Anda yang sering melayang-layang
kemana-mana. Selama mengikuti perkuliahan,
lupakan aktivitas yang Anda lakukan sebelum kuliah
maupun rencana aktivitas setelah kuliah.
jauh-jauh pikiran Anda yang sering melayang-layang
kemana-mana. Selama mengikuti perkuliahan,
lupakan aktivitas yang Anda lakukan sebelum kuliah
maupun rencana aktivitas setelah kuliah.
6. Jangan sibuk mencatat
Memahami materi itu jauh lebih penting dibandingkan
dengan hanya memiliki catatan lengkap. Catatan
kuliah dapat Anda peroleh dari ringkasan baca buku,
copy transparasi (slide PowerPoint), copy
handouts, ataupun copy catatan punya teman.
Memahami materi itu jauh lebih penting dibandingkan
dengan hanya memiliki catatan lengkap. Catatan
kuliah dapat Anda peroleh dari ringkasan baca buku,
copy transparasi (slide PowerPoint), copy
handouts, ataupun copy catatan punya teman.
7. Ajukan pertanyaan
Ikuti jalan pikir dosen. Jika Anda tidak setuju atau
Anda tidak paham apa yang disampaikan dosen,
ajukan pertanyaan secara sopan. Jika Anda punya
pendapat lain, sampaikan secara jelas. Jangan
takut bertanya. Umumnya mereka yang sudah
belajar sebelum kuliah, mereka punya banyak
pertanyaan. Sedangkan mereka yang kuliah tanpa
persiapan, mereka tidak punya pertanyaan. Tidak
bertanya bukan berarti sudah paham, bisa jadi
memang tidak tahu apa yang harus ditanyakan.
Ikuti jalan pikir dosen. Jika Anda tidak setuju atau
Anda tidak paham apa yang disampaikan dosen,
ajukan pertanyaan secara sopan. Jika Anda punya
pendapat lain, sampaikan secara jelas. Jangan
takut bertanya. Umumnya mereka yang sudah
belajar sebelum kuliah, mereka punya banyak
pertanyaan. Sedangkan mereka yang kuliah tanpa
persiapan, mereka tidak punya pertanyaan. Tidak
bertanya bukan berarti sudah paham, bisa jadi
memang tidak tahu apa yang harus ditanyakan.
8. Jawab pertanyaan
Sering dosen mengajukan pertanyaan dalam
menjelaskan suatu materi. Dosen sering mengajak
diskusi bersama. Jangan takut salah untuk
menjawab pertanyaan tersebut. Jawablah dengan
serius. Umumnya dosen tidak akan marah jika
jawaban Anda salah, asal Anda tidak menjawab
secara sembrono.
Sering dosen mengajukan pertanyaan dalam
menjelaskan suatu materi. Dosen sering mengajak
diskusi bersama. Jangan takut salah untuk
menjawab pertanyaan tersebut. Jawablah dengan
serius. Umumnya dosen tidak akan marah jika
jawaban Anda salah, asal Anda tidak menjawab
secara sembrono.
9. Tunjukkan kemampuan Anda
Kuliah Ekonomi, sudah pasti akan banyak PR. PR
kadang dibahas di kelas. Atau kadang ada soal di
kelas yang harus dikerjakan di kelas. Dalam
pembahasan soal tersebut sering dosen menyuruh
maju mahasiswa baik secara sukarela maupun
penunjukan. Jangan takut salah, maju saja. Dengan Anda mengerjakan di
depan kelas, Anda akan merasa yakin bahwa Anda
bisa mengerjakannya. Jika pekerjaan Anda
ternyata salah, Anda akan terkesan dan Anda
tidak akan mengulangi kesalahan tersebut saat ujian
nanti.
Kuliah Ekonomi, sudah pasti akan banyak PR. PR
kadang dibahas di kelas. Atau kadang ada soal di
kelas yang harus dikerjakan di kelas. Dalam
pembahasan soal tersebut sering dosen menyuruh
maju mahasiswa baik secara sukarela maupun
penunjukan. Jangan takut salah, maju saja. Dengan Anda mengerjakan di
depan kelas, Anda akan merasa yakin bahwa Anda
bisa mengerjakannya. Jika pekerjaan Anda
ternyata salah, Anda akan terkesan dan Anda
tidak akan mengulangi kesalahan tersebut saat ujian
nanti.
10. Jangan tunda, segera lengkapi pemahaman Anda
dengan membaca ulang materi yang sudah dibahas di
kelas tadi, begitu kuliah selesai.
dengan membaca ulang materi yang sudah dibahas di
kelas tadi, begitu kuliah selesai.
semoga bermanfaat..........
Thursday, July 11, 2013
Menepis Kabut Ketakutan
Barangkali Anda tidak menyadari bahwa Anda sering merasa takut. Takut
kehilangan pekerjaan, takut pernikahan tidak bertahan, takut anak Anda
bergaul dengan orang yang salah. Ketakutan dan iman seperti tampak tidak
sama, tetapi keduanya mempunyai kesamaan. Keduanya minta kita untuk
mempercayai sesuatu yang tidak dapat kita lihat. Iman berkata:
percayalah pada hal yang positif. Penyakit itu tidak bersifat permanen.
Hanya bersifat sementara. Ketakutan berkata: percayalah pada hal yang
negatif. Bisnis sedang merosot, Anda akan jatuh. Jika setiap hari Anda
memikirkan ketakutan-ketakutan itu berulang kali, semua itu akan menjadi
kenyataan. Ketakutan ibarat kabut. Ia seperti menutupi keseluruhan
jalan, tapi sebenarnya tidak. Ketakutan terasa besar. Ketakutan seperti
mengintimidasi. Ia seakan memberitahu Anda: Anda tidak akan pernah
sehat, anak Anda tidak akan pernah berubah, keuangan Anda akan sulit.
Nah, Sahabatku, takala ketakutan datang, balas dan katakan pada
ketakutan itu dengan gagah: "Kamu kedengaran mengagumkan. Kamu kelihatan
kuat. Tetapi saya mengetahui yang sebenarnya! Tidak ada yang berarti
dalam dirimu. Kamu kelihatan permanen, tetapi saya tahu kamu hanya
sementara! Segala sesuatu dalam kehidupanku mungkin agak suram, tapi
sebentar lagi kehidupanku akan bersinar" Anda barangkali belum melihat
hari-hari yang lebih baik di masa depan, tetapi tak perlu buang energi
untuk terus merasa khawatir. Hubungkanlah diri Anda dengan Tuhan, sumber
kekuasaan tertinggi, dan gunakan energi itu untuk mempercayai hal-hal
positif.
by Anne Ahira
Monday, July 8, 2013
MUI: Restoran Boleh Buka di Bulan Ramadhan
Jakarta-Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada seluruh pengelola restoran tetap buka pada saat Bulan Ramadhan.
“Biarkan mereka tetap membuka restoran, tidak semua orang diwajibkan untuk puasa. Kan perintahnya ‘Hai orang yang beriman’ bukan ‘Hai manusia,” ungkap Tengku Zulkarnaen selaku Wakil Sekretaris Jendral MUI saat dihubungi media, di Jakarta, Jumat (5/7/2013).
Zulkifar menuturkan, Alquran menjelaskan, ada 4 golongan yang tidak diwajibkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Empat golongan tersebut adalah bukan Muslim, sedang sakit, musafir, dan jompo.
Sedangkan menurut Hadits, ada 6 golongan, yaitu wanita haid, wanita nifas, wanita menyusui, anak kecil, dan orang gila. Wasekjen MUI ini mengatakan, golongan-golongan tersebut tetap dibiarkan makan. “Golongan-golongan tersebut akan makan dimana jika semua restoran tutup” ungkapnya.(Republika)
“Biarkan mereka tetap membuka restoran, tidak semua orang diwajibkan untuk puasa. Kan perintahnya ‘Hai orang yang beriman’ bukan ‘Hai manusia,” ungkap Tengku Zulkarnaen selaku Wakil Sekretaris Jendral MUI saat dihubungi media, di Jakarta, Jumat (5/7/2013).
Zulkifar menuturkan, Alquran menjelaskan, ada 4 golongan yang tidak diwajibkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Empat golongan tersebut adalah bukan Muslim, sedang sakit, musafir, dan jompo.
Sedangkan menurut Hadits, ada 6 golongan, yaitu wanita haid, wanita nifas, wanita menyusui, anak kecil, dan orang gila. Wasekjen MUI ini mengatakan, golongan-golongan tersebut tetap dibiarkan makan. “Golongan-golongan tersebut akan makan dimana jika semua restoran tutup” ungkapnya.(Republika)
Wednesday, July 3, 2013
Resep Ayam Bakar Kecap dan Sambal
Resep Ayam Bakar Kecap - Ayam bakar adalah
salah satu menu yang sangat sering kita jumpai di warung-warung ataupun
restoran-restoran. Menu ini sangat laris dan menjadi favorit banyak
orang, karena selain rasanya yang menggoda, harganya juga relatif
terjangkau (di banyak tempat) dan mudah sekali ditemui. Yah, bisnis Restoran Serba Ayam adalah salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Salah satu menu Serba Ayam yang enak adalah Ayam Bakar Kecap,
karena praktis dan sangat mudah membuatnya. Ga bakalan nyesel deh kalo
anda mencoba untuk membuatnya di rumah sebagai menu santap anda.
Kita tidak perlu repot-repot dalam menyiapkan bahan-bahan untuk Membuat Ayam Bakar Kecap, karena Resep Ayam Bakar Kecap sangatlah mudah. Apa sih Resep Ayam Bakar Kecap ? dan bagaimana Cara Membuat Ayam Bakar Kecap ?
Resep Ayam Bakar Kecap :
Bahan :
1 ekor ayam, potong 8 bagian
2 sdm air jeruk nipis dan 2 sdt garam
2 cm lengkuas, memarkan
2 batang serai, memarkan
2 lembar daun jeruk
2 cm jahe
2 sdm kecap manis
2 sdm minyak goreng
Haluskan:
3 cabai merah besar
6 cabai rawit merah
8 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri, sangrai
3 cm kunyit
1 sdt garam
Olesan:
2 sdm margarin, lumerkan
7 sdm kecap manis
Cara Membuat Ayam Bakar Kecap :
Hmmm...terlihat sangat menggoda dan sangat lezat ya...? Mantab deh pokoknya Resep Ayam Bakar Kecap. Selain itu, kamu juga bisa coba Resep Ayam Udang Asam Manis.
Sumber: azhie.net
Kita tidak perlu repot-repot dalam menyiapkan bahan-bahan untuk Membuat Ayam Bakar Kecap, karena Resep Ayam Bakar Kecap sangatlah mudah. Apa sih Resep Ayam Bakar Kecap ? dan bagaimana Cara Membuat Ayam Bakar Kecap ?
Foto Ayam Bakar Kecap
Resep Ayam Bakar Kecap :
Bahan :
1 ekor ayam, potong 8 bagian
2 sdm air jeruk nipis dan 2 sdt garam
2 cm lengkuas, memarkan
2 batang serai, memarkan
2 lembar daun jeruk
2 cm jahe
2 sdm kecap manis
2 sdm minyak goreng
Haluskan:
3 cabai merah besar
6 cabai rawit merah
8 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri, sangrai
3 cm kunyit
1 sdt garam
Olesan:
2 sdm margarin, lumerkan
7 sdm kecap manis
Cara Membuat Ayam Bakar Kecap :
- Cuci bersih ayam, lumuri air jeruk nipis dan garam, diamkan sebentar. Cuci bersih kembali, tiriskan.
- Lumuri ayam dengan bumbu halus, tambahkan 2 sdm minyak goreng. Diamkan selama 30 menit.
- Masak ayam bersama rendamannya, tambahkan lengkuas, serai, daun jeruk, dan jahe, masak hingga ayam lunak, angkat.
- Siapkan bara api, panggang ayam. Selama memanggang olesi dengan campuran margarin dan kecap manis. Panggang hingga berwarna agak gelap, angkat.
- Sajikan hangat untuk 4 orang dan akan lebih mantab lagi ditambah Sambal dan Lalapan.
Hmmm...terlihat sangat menggoda dan sangat lezat ya...? Mantab deh pokoknya Resep Ayam Bakar Kecap. Selain itu, kamu juga bisa coba Resep Ayam Udang Asam Manis.
Sumber: azhie.net
Monday, July 1, 2013
Sukses Tanpa Modal
Mau?
Rahasia sukses tanpa MODAL..
0% RESIKO..
100% GRATIS..
1000% PROFIT..
Join now!!
http://indoboclub.com/?ref=mah_dawi
Rahasia sukses tanpa MODAL..
0% RESIKO..
100% GRATIS..
1000% PROFIT..
Join now!!
http://indoboclub.com/?ref=mah_dawi
Mau $ Gratis?
Bisnis lokal yang paling BOOMING:
Terbukti, hanya dlm waktu 145 hari, member telah lebih dari 182.883 orang
http://indoboclub.com/?ref=mah_dawi
Dahsyat!!
- Mempunyai 2 sistem utama: Plan GRATIS & Plan INVESTASI
- Withdrawal bisa ke PM, Bank Lokal, dan Pulsa
- Web semakin AMAN dengan HTTPS/SSL 256 bit
- Komunikasi langsung dgn Admin via SMS/Call/FB
- Invest minimal $0.5 via PM, EgoPay, Payza, & Bank Lokal
- Profit 2% x 100 hari + Profit extra
- Compound minimal $0.5
- WD INSTANT ke PM minimal $0.02 (cuma butuh waktu 3 detik)
- WD ke Bank Lokal minimal $6 (kurs $1 = Rp 9.700)
- WD dgn Pulsa HP dengan harga dibawah standar pasar
- Tersedia fitur IBC MOBILE, website versi HP
daftar . klik disini
Terbukti, hanya dlm waktu 145 hari, member telah lebih dari 182.883 orang
http://indoboclub.com/?ref=mah_dawi
Dahsyat!!
- Mempunyai 2 sistem utama: Plan GRATIS & Plan INVESTASI
- Withdrawal bisa ke PM, Bank Lokal, dan Pulsa
- Web semakin AMAN dengan HTTPS/SSL 256 bit
- Komunikasi langsung dgn Admin via SMS/Call/FB
- Invest minimal $0.5 via PM, EgoPay, Payza, & Bank Lokal
- Profit 2% x 100 hari + Profit extra
- Compound minimal $0.5
- WD INSTANT ke PM minimal $0.02 (cuma butuh waktu 3 detik)
- WD ke Bank Lokal minimal $6 (kurs $1 = Rp 9.700)
- WD dgn Pulsa HP dengan harga dibawah standar pasar
- Tersedia fitur IBC MOBILE, website versi HP
daftar . klik disini
Tuesday, May 28, 2013
Kebijakan Pertanian
Snodgrass dan Wallace (1975) mendefenisikan kebijakan pertanian sebagai usaha pemerintah untuk mencapai tingkat ekonomi yang lebih baik dan kesejahteraan yang lebih tinggi secara bertahap dan kontinu melalui pemilihan komoditi yang diprogramkan, produksi bahan makanan dan serat, pemasaran, perbaikan structural, politik luar negeri, pemberian fasilitas dan pendidikan. Widodo (1983) mengemukakan bahwa politik pertanian adalah bagian dari politik ekonomi di sektor pertanian, sebagai salah satu sektor dalam kehidupan ekonomi suatu masyarakat.
Menurut
penjelasan ini, politik pertanian merupakan sikap dan tindakan pemerintah atau
kebijaksanaan pemerintah dalam kehidupan pertanian. Kebijaksanaan pertanian
adalah serangkaian tindakan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan oleh
pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu , seperti memajukan pertanian,
mengusahakan agar pertanian menjadi lebih produktif, produksi dan efesien
produksi naik, tingkat hidup petani lebih tinggi, dan kesejahteraan menjadi
merata. Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh Sarma (1985). Selanjutnya
dikemukakan bahwa tujuan umum politik pertanian di Indonesia adalah untuk
memajukan sektor pertanian, yang dalam pengertian lebih lanjut meliputi:
1. Peningkatan
produktivitas dan efesiensi sektor pertanian
2. Peningkatan
produksi pertanian
3. Peningkatan
taraf hidup dan kesejahteraan petani, serta pemerataan tingkat pendapatan.
Ruang
lingkup politik pertanian meliputi:
1. Kebijakan
produksi (production policy)
2. Kebijakan
subsidi (subsidy policy)
3. Kebijakan
investasi (investment policy)
4. Kebijakan
harga (price policy)
5. Kebijakan
pemasaran (marketing policy)
6. Kebijakan
konsumsi (consumption policy)
Untuk
menjamin tercapainya tujuan-tujuan tersebut, pemerintah mengeluarkan
serangkaian peraturan-peraturan.
Menurut
Monke dan Pearson (1989), politik pertanian dalah campur tangan pemerintah di
sektor pertanian dengan tujuan untuk meningkatkan efesiensi yang menyangkut
alokasi sumber daya untuk dapat menghasilkan output nasional yang maksimal dan
memeratakan pendapatan, yaitu mengalokasikan
keuntungan pertanian antargolongan dan antardaerah, keamanan persediaan jangka
panjang. Dalam hal ini, kebijakan pertanian dibagi menjadi 3 kebijakan dasar,
antara lain:
1. Kebijakan
komoditi yang meliputi kebijakan harga komoditi, distorsi harga komoditi,
subsidi harga komoditi, dan kebijakan ekspor.
2. Kebijakan
faktor produksi yang meliputi kebijkan upah minimum, pajak dan subsidi faktor
produksi, kebijakan harga faktor produksi, dan perbaikan kualiatas faktor
produksi.
3. Kebijakan
makro ekonomi yang dibedakan menjadi kebijakan anggaran belanja, kebijakan
fiscal, dan perbaikan nilai tukar.
Mubyarto
(1987) menyebutkan bahawa politik pertanian pada dasarnya merupakan kebijakan
pemerintah untuk memperlancar dan mempercepat laju pembangunan pertanian, yang
tidak saja menyangkut kegiatan petani, tetapi juga perusahaan-perusahaan
pengangkutan, perkapalan, perbankan, asuransi, serta lembaga-lembaga pemerintah
dan semi pemerintah yang terkait dengan kegiatan sektor pertanian. Politik
pertanian mempunyai kaitan sangat erat dengan pengembangan sumber daya manusia,
peningkatan efesiensi, serta pembangunan pedesaan yang menyangkut seluruh
aspek-aspek ekonomi, sosial, politik, dan budaya dari penduduk pedesaan.
Sejalan dengan pendapat Schuh (1975). Mubyarto menyebutkan bahwa lingkup
politik pertanian meliputi:
1. Politik
stabilitas jangka pendek
2. Peningkatan
pertumbuhan pertanian
3. Pengaturan
dan pengarahan perdagangan
4. Pengarahan
dan peningkatan mobilitas faktor-faktor produksi pertanian
5. Politik
dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengembangan sumber daya
manusia di bidang pertanian.
Dalam
garis besarnya, politik ini minimum berurusan dengan pendapatan, stabilitas,
dan kesempatan yang merupakan unsur utama dalam masalah-masalah usaha tani.
Oleh karena itu, memungkinkan adanya pengertian yang lebih mendalam tentang
masalah-masalah ketidakstabilan dan kompensasi, serta kemiskinan, pengangguran,
dan pendapat yang sangat rendah di pedesaan. Dalam mencapai tujuan tersebut,
perlu adanya perlakuan dan pandangan bahwa masyarakat di pedesaan atau
pertanian tidak kurang pentingnya dari masyarakat keseluruhan dalam mencapai
kesejahteraan masyarakat.
Dalam
pembangunan nasional, sektor pertanian menempati priotitas penting. Sebagai
komoditas pertanian, pangan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat
mendasar, dianggap strategis, serta sering mencakup hal-hal yang bersifat
emosional dan bahkan politis. Terpenuhinya pangan secara kuantitas dan kualitas
merupakan hal yang sangat penting sebagai landasan bagi pembangunan manusia
Indonesia seluruhnya dalam jangka panjang.
2.1
KEBIJAKAN PRODUKSI (PRODUCTION POLICY)
Masalah
pangan merupakan salah satu masalah nasional yang sangat penting dari
keseluruhan proses pembangunan dan
ketahanan nasional suatu bangsa. Pangan menyankut kesejahteraan hidup dan
kelangsungan hidup suatu bangsa karena merupakan salah satu kebutuhan manusia,
selama itu pula diperlukan pangan karena manusia tidak dapat bertahan hidup
lama tanpa makan.
Kedudukan
pangan di Indonesia adalah salah satu sektor yang sangat strategis karena:
1. Banyaknya
pihak yang terlibat dalam bidang produksi, pengolahan, dn distribusi
2. Meskipun
terlihat ada kecenderungan menurunnya total pengeluaran rumh tangga yang
dibelanjakan untuk konsumsi bahan pangan, namun masih merupakan bagian terbesar
dari seluruh pengeluarannya, terutma untuk pangan beras. Oleh karena itu,
pangan di Indonesia sering diidentikkan dengn beras memberikan sumbangan yang
cukup besar dalam pemenuhan kebutuhan kalori dan gizi penduduk Indonesia.
Mengingat
arti dan peranan pangan yang sangat penting dalam menunjang kehidupan manusia
maka pemerintah Indonesia selalu berusaha untuk mencukupi kebutuhan pangan
penduduknya tidak saja ditinjau dai segi kuantitas, tetapi juga dari segi
kualitas. Penyediaan pangan yang cukup dapat lebih memantapkan stabilitas
ekonomi dan stabilitas nasional.
Penyediaan
pangan dan gizi menjadikan satu sarana yang harus selalu ditingkatkan sebagai
landasan untuk pembangunan manusia Indonesia dalam jangka panjang. Jika
penyediaan pangan tersebut dikaitkan dengan peningkatan mutu dan gizi penduduk
maka dapat membawa konsekuensi yang cukup berat, mengingat jumlah kebutuhan
pangan akan selalu meningkat. Dengan demikian pangan harus tersedia dalam
jumlah yang cukup dan tersebar secara merata di seluruh wilayah Indonesia pada
tingkat harga yang layak, serta terjangkau oleh daya bermasyarakat.
Permasalahan
pangan di Indonesia karna adanya ciri-ciri di bidang konsumsi dan produksi.
Ciri produksi pangan di Indonesia antara lain:
1. Adanya
ketimpangan antara tempat yang berkaitan dengan kerumitan dalam pemasaran dan
distribusinya.
2. Selain
produksi pangan tidak merata menurut tempat, juga tidak merata menurut waktu
yang pada akhirnya akan menimbulkan kendala tambahan dalam struktur distribusi,
serta secara langsung akan berpengaruh terhadap harga yng akan diterima petani
dan yang harus dibayarkan oleh konsumen
3. Produksi
pertanian, khususnya padi-padian setiap tahun selalu berfluktuasi, dipengaruhi
oleh kondisi cuaca, serangan hama dan penyakit tanaman, banjir, bencana alam
dan lain-lain.
4. Produksi
berada ditangan jutaan petani kecil yang tersebar tidak merata dan umumnya
mereka hanya mengusahakan lahan relative sempit kurang daro 0,5 Ha, sehingga
menyulitkan pengumpulan untuk didistribusikan kedaerah laen yang memerlukannya.
Mengingat
upaya untuk mencapai tingkat keseimbangan yang tinggi antara pangan dan
kesempatan kerja adalah hal yang sangat penting tidak saja ditinjau dari
kesejahteraan sosial melainkan juga merupakan usaha yang strategis untuk
mendorong pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh maka dengan adanya usaha tani
yang areanya sempit dan tersebar tersebut menimbulkan kesulitan tersendiri
dalam pengembangan produksi.
Sementara
itu, konsumsi pangan di Indonesia mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Adanya
perbedaaan dalam pola konsumi antar tempat. Secara umum, pola konsumsi pangan
di Indonesia digolongkan menjadi dua yaitu daerah yang masyarakatnya merupakan
konsumen beras utama atau mengarah ke beras dan daerah yang masyarakatnya di
samping mengkonsumsi beras juga mengkonsumsi bahan bukan beras sebagai bahan
pokoknya
2. Tingkat
konsumsi yang berbeda antar tempat lebih mempersulit keadaan dalam alokasi dan
distribusi pangan.
3. Konsumsi
pangan meningkat terus, khususnya beras.
4. Jumlah
penduduk yang cukup besar dan meningkat terus membawa konsekuensi untuk terus
meningkatkan penyeediaan kebutuhan pangan.
5. Tidak
meratanya penyebaran penduduk antar daerah membawa dampak terhadap masalah
distribusi pangan .
2.1.1
Kebijakan
Peningkatan
Produksi
Untuk
Mencapai
Swasembada
Pangan
Peningkatan
produksi pangan akan mempunyai dampak yang sangat luas terhadap laju
pertumbuhan di Indonesia. Selain untuk mancapai swasembada, pembangunan, pertanian,
tanaman pangan juga dibutuhkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat tani.
Semua ini dapat dicapai melalui peingkatan produksi.
Usaha
intensifikasi dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas sumber daya alam
dari area hutan, pengairan, dan pertanian, baik tanah sawah, sawah pasang
surut, tanah kering, dan sebagainya dengan menggunakan segala sarana produksi,
seperti air, benih unggul, pestisida, dan sebagainya.
Kebijakan
peningkatan produksi pangan ditempuh melalui penerapan inovasi panca usaha
tani, seperti penggunaan benih varietas unggul, pemupukan, pengendalian hama
terpadu, pengairan, peralatan untuk pengolahan lahan, tersedianya kredit tani
dan sebagainya. Inovasi ini kemudian menjadi “Sapta Usaha Tani”. Kebijakan ini
memerlukan dukungan dalam upaya mengatasi gejala leveling off (tren penurunan
produksi setelah melewati puncak peningkatan produksi) yang selalu terasa pada
periode-periode tertentu.
Untuk
menunjang keberhasilan program keberhasilan program peningkatan produksi pangan
guna mencapai swasembada tersebut, pemerintah telah mengantisipasinya melalui
serangkaian kebijakan-kebijakan:
1. Kebijakan
bidang pembenihan
2. Sarana
produksi, pupuk, dan pestisida
3. Kebijakan
bidang perkreditan
4. Kebijakan
bidang perairan
5. Kebijakan
diseversifikasi usaha tani
6. Kebijakan
bidang penyuluhan
7. Kebijakan
harga input dan output
8. Kebijakan
penanganan pasca panen
2.1.2
Diversifikasi
Komoditi
Diversifikasi
di sektor pertanian sebenarnya sudah merupakan kebijakan yang cukup lama,
tetapi pengembangannhya masih relatif tertinggal karena beberapa hal:
1. Titik
perhatian penentu kebijakan sejauh ini masih terpusat pda usaha untuk mencapai
swasembada beras. Meskipun sudah tercapai pada tahun 1984, sumber daya yang ada
masih juga terserap untuk mempertahankan swasembada tersebut.
2. Pengembangan
teknologi budi daya komoditi di luar padi masih juga tertinggal.
3. Kebijakan
di bidang pemasaran masih condong pada pencapaian target komoditi padi.
Di
bidang produksi, pengertian diversifikasi menyangkut 2 hal, antara lain:
1. Diversifikasi
horizontal, yaitu diversifikasi yang berkaitan dengan produksi, yang dalam hal ini
harus ditumbuhkan kesediaan petani produsen untuk menanam berbagai tanaman di
lahan yang dikuasainya dengan tetap memperhatikan prinsip keuntungan komparatif
terhadap penggunaan sumber daya alam dan sosial ekonomi setempat.
2. Diversifikasi
vertikal, yaitu yang berhubungan dengan sisi permintaan, yang lebih menekankan
pada masalah penanganan lepas panen sejak dari tahap proses perdagangan sampai
pada tahap konsumsinya.
Dalam
pengembangan diversifikasi ini, salah satu prasyaratyang sangat penting adalah
adanya informasi yang akurat tentang sifat-sifat lahan, aspirasi dan kemampuan
petani, serta tersedianya sarana pendukung, seperti jalan, pasar,perkreditan,
maupun peranan wilayah dalam perencanaan nasional.
Kebutuhan
akan diversifikasi di sektor pertanian sebenarnya merupakan suatu proses
alamiah karena adanya peningkatan lebih lanjut dari kemakmuran masyarakat yang
mendorong ke arah adanya perbaikan gizi yang bersumber pada perlunya
diversifikasi konsumsi.
2.2
KEBIJAKAN
SUBSIDI (SUBSIDY POLICY)
Subsidi
diartikan sebagai pembayaran sebagian harga oleh pemerintah sehingga harga
dalam negeri lebih rendah daripada biaya rata-rata pembuatan suatu komoditi
atau harga internasionalnya. Ada 2 macam subsidi, yaitu subsidi harga produksi
dan subsidi harga faktor produksi.
Subsidi
harga produksi melindungi konsumen dalam negeri, artinya konsumen dala negeri
dapat membeli barang yang harganya lebih rendah daripada biaya rata-rata
pembuatannya atau harga internasionalnya. Subsidi harga faktor produksi
bertujuan untuk melindungi produsen dalam negeri dan dilakukan untuk
meningkatkan produksi dalam negeri. Bentuk subsidi harga faktor produksi dapat
berupa biaya angkut faktor produksi ke pelosok atau perbedaan tingkat bunga
bank dalam pengambilan kredit. Disamping itu bertujuan untuk melindungi
produsen dan konsumen, kebijakan subsidi juga bertujuan untuk memperluas lapangan
kerja dan meningkatkan produksi komoditas tertentu untuk mengurangi
ketergantungan pada impor.
2.2.1
Subsidi
Harga Produksi
Subsidi
ini bertujuan melindungi konsumen dalam negeri, artinya konsumen dalam negeri
dapat membeli barang yang harganya lebih rendah daripada biaya rata-rata
pembuatan suatu komoditas atau harga internasionalnya. Untuk meningkatkan
produksi hasil-hasil pertanian, khususnya beras, pemerintah memberikan subsidi
harga faktor produksi, seperti pupuk, pestisida, dan bibit. Subsidi untuk usaha
tani padi yang ditanggung oleh pemerintah untuk mengimpor atau memproduksi
pupuk dalam negeri.
2.2.2
Subsidi
Harga Faktor Produksi
Untuk
membeli pupuk yang harganya masih relatif mahal, seringkali petani tidak
memiliki uang tunai. Untuk itu, petani dapat memperoleh kredit dengan bunga
yang relatif rendah. Selisih antara bunga bank sesungguhnya dengan bunga yang
harus ditanggung petani, dibayarkan oleh pemerinth dalam bentuk subsidi kepada
petani. Selain melindungi produsen dan konsumen, subsidi juga bertujuan untuk
memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan produksi komoditas tertentu untuk
mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Subsidi
pupuk di Indonesia dimulai tahun 1971, yaitu untuk melengkapi introduksi
varietas padi unggul baru. Varietas padi unggul baru tersebut sangat responsive
terhadap pupuk. Pengalaman suksesnya subsidi pupuk yang mendorong penggunaan
pupuk dan pada giliran selanjutnya berpengaruh terhadap peningkatan produksi
merupakan bukti bahwa sesungguhnya petani sangat respon terhadap harga input
produksi, tetapi kesuksesan ini juga mempertahankan swasembada, penarikan
kembali subsidi faktor produksi ( misalnya, pupuk) harus diikuti dengan
peningkatan rasio harga output dan harga input.
2.3
KEBIJAKAN
INVESTASI (INVESTMENT POLICY)
Kebijakan
investasi di Indonesia dikeluarkan oleh badan koordinasi penanaman modal (BKPM)
dengan dukungan dari departemen-departemen teknis terkait. BKPM menetapkan
skala prioritas untuk usaha tertentu, misalnya pembukaan usaha besar diharapkan
menghindari persaingan dengan usaha petani.
Berbagai
kebijakan investasi dikeluarkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk merangsang
investasi baik oleh swasta nasional maupun swasta asing, namun sampai saat ini
investasi dalam sektor pertanian masih relatif kecil. Hal ini disebabkan faktor
keuntungan yang dapat diperoleh umumnya lebih kecil dibandingkan investasi
disektor industri dan jasa serta berisiko lebih besar dibandingkan dengan
sektor industri dan jasa.
2.4
KEBIJAKAN
HARGA ( PRICE POLICY )
Harga
merupakan cerminan dari interaksi antara penawaran dan permintaan yang
bersumber dari sektor rumah tangga (sebagai sektor konsumsi) dan sektor industri
(sebagai sektor produksi).
Penetapan
harga dasar oleh pemerintah menimbulkan konsekuensi lanjut terhadap pemerintah
sehingga pemerintah harus ikut campur tangan dalam rantai pemasaran karena adanya imperfeksi pasaryang merugikan
produsen dan atau konsumen.
Kebijakan
harga produk pertanian bertujuan untuk mencapai salah satu atau kombinasi dari
tujuan-tujuan berikut :
1.
Kontribusi terhadap anggaran pemerintah.
2.
Pertumbuhan devisa negara.
3.
Mengurangi ketidakstabilan harga.
4.
Memperbaiki distribusi pemasaran dan
alokasi sumber daya.
5.
Memberikan arah produksi, serta
meningkatkan taraf swasenbada pangan dan serat-seratan.
6.
Meningkatkan pendapatan dan taraf
kesejahteraan penduduk.
Keadaan
produsen dikatakan lebih baik apabila surplus produsen lebih tinggi dan
sebaliknya keadaan konsumen dikatakan lebih baik bila surplus konsumen
mengalami kenaikan.
2.4.1
MEKANISME
KEBIJAKAN HARGA DASAR ( FLOOR PRICE )
Pada
musim panen, pemerintah perlu menetapkan harga dasar beras dengan tujuan untuk
melindungi produsen beras. Harga dasar ini akan berpengaruh efektif apabila
ditetapkan diatas harga ekuilibrium (harga pasar yang berlaku). Harga dasar
yang efektif mengakibatkan kelebihan penawaran sehingga terdapat surplus beras
yang tidak terjual.
Pada
keadaan normal, jumlah beras yang ditawarkan (gambar 12.2) merupakan kurva
penawaran So dan keseimbangan tercapai di Titik a, yang dalam hal
ini jumlah keseimbangan yang tercapai sebesar Qo dan harga
keseimbangan Po. Apabila jumlah penawaran beras bertambah maka kurva
penawaran bergeser dari So ke S1 dan keseimbangan baru
tercapai dititik c. pada titik keseimbangan c ini, jumlah keseimbangan sebesar
Q1 dan harga keseimbangan P1.
P Do 
So
C
Qo
Qf Q1 Q2
Gambar 12.2 Pengaruh
Penetapan harga dasar
Apabila
harga P1 ini dianggap merugikan petani produsen maka pemerintah
dapat menentukan harga dasar sebesar Pf. Dengan ditetapkannya harga dasar sebesar
Pf, jumlah yang ditawarkan sebesar Q2 dan jumlah yang
diminta sebesar Qf sehingga
terjadi kelebihan penawaran sebesar Q2-Qf. Agar harga di
pasar mencapai sebesar Pf maka pemerintah harus membeli kelebihan
penawaran ini.
2.4.2
MEKANISME
KEBIJAKAN HARGA TERTINGGI ( CEILING PRICE
)
Berbeda
dengan penetapan harga dasar yang bertujuan untuk melindungi produsen ,
penetapan harga maksimum adalah untuk melindungi konsumen. Artinya, membeli
beras pada waktu terjadi kelebihan penawaran dan mengeluarkan stok beras pada
waktu terjadi kelebihan permintaan. Ini berarti bahwa Bulog membeli beras pada
saat harga rendah (pada musim panen raya) dan menjualnya kembali pada saat
harga tinggi (pada musim paceklik).
2.4.3
HARGA
PERANGSANG ( PRICE SUPPORT )
Apabila
tidak ada stok nasional dan terjadi kelebihan permintaan (excess demand) di pasar
domestic maka pemerintah dapat memenuhi kebutuhan beras dengan 2 cara, yaitu
mengimpor atau miningkatkan produksi dalam negeri. Apabila pemerintah
mengurangi ketergantungan dari luar negeri dan memilih usaha peningkatan
produksi dalam negeri maka salah satu caranya adalah dengan menerapkan harga perangsang (price support).
2.5
KEBIJAKAN
PEMASARAN ( MARKET POLICY )
Kegiatan
pemerintah untuk mengatur distribusi barang (terutgama beras) antar daerah dan
atau antar waktu sehingga diantara harga yang dibayarkan konsumen akhir dan
harga yang diterima oleh produsen terdapan marjin pemasaran dalam jumlah
tertentu sehingga dapat merangsang proses produksi dan proses pemasaran.
Pemasaran
yang tidak efisien menyebabkan bagian petani (farmer’s share) menjadi kecil, yang pada gilirannya tidak akan
merangsang peninggkatan produksi lebih lanjut. Efisiensi pemasaran biasanya
diukur dari besar-kecilnya margin pemasaran, setelah mempertimbangkan berbagai
fungsi yang dijalankan dalam kegiatan pemasaran tersebut.
2.5.1
MARGIN
PEMASARAN
Perbedaan
harga yang dibayarkan oleh konsumen akhir dengan harga yang diterima produsen
disebut dengan margin pemasaran, yang dirumuskan sebagai berikut :
M = Pr-Pf
Dimana
:
M : Margin Pemasaran
Pr : Harga ditingkat pengecer (retail
price).
Pf : Harga ditingkat petani (farn gate
price).
Selain
menerima keuntungan, lembaga pemasaran juga telah mengeluarkan sejumlah biaya
untuk menjalankan fungsi-fungsi pemasaran. Fungsi- fungsi pemasaran yang
dijalankan oleh lembaga pemasaran dapat
berupa penyimpanan (storage),
penggolongan mutu (gradding),
standarisasi (standardization), transportasi
(transportation), dan pengolahan (processing). Dengan demikian, margin
pemasaran sama dengan keuntungan ditambah biaya untuk menjalankan fungsi-fungsi
pemasaran atau secara matematis dapat ditulis sebagai berikut :
M = II + CM
Dimana
:
M :
Marjin pemasaran.
II :
Keuntungan lembaga pemasaran.
CM : Biaya yang dikeluarkan oleh lembaga
pemasaran untuk menjalankan fungsi
pemasaran.
Selisih
antara harga ditingkat pengecer dn harga ditingkat petani disebut margin
pemasaran yang besarnya sama dengan hasil kali antara selisih harga tersebut
dengan jumlah yang dipasarkan.
2.5.2
KESEIMBANGAN
ANTARTEMPAT
Untuk
meningkatkan guna antartempat dibutuhkan biaya transfer, sedangkan untuk
meningkatkan guna antarwaktu dibutuhkan biaya penyimpanan. Keseimbangan
antartempat dibedakan menjadi 2, yaitu keseimbangan antar tempat tanpa biaya
transfer dan keseimbangan antartempat dengan biaya transfer. Biaya transfer
adalah biaya yang dibutuhkan untuk memindahkan barang antar dua tempat.
Untuk
melancarkan pemasaran hasil-hasil pertanian, pemerintah menentukan berbagai
kebijakan, antara lain menetapkan rantai pemasaran yang sependek mungkin,
membentuk kantor pemasaran bersama atau menetapkan pola, serta menunjuk
distributor dan pengecer tertentu untuk komoditi yang tertentu pula.
2.6
KEBIJAKAN
KONSUMSI ( CONSUMPTION POLICY )
Undang-undang
RI No. 7 THN 1996 tentang pangan menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan pangan
adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah
maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi
konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan dan bahan lain yang digunakan
dalam proses penyiapan, pengolahan, serta pembuatan makan atau minuman.
Perubahan
orientasi pembangunan di bidang pangan
meliputi 5 aspek, antara lain :
1.
Dari orientasi swasembada beras menjadi
swasembada pangann.
2.
Orientasi pemenuhan kuantitas menjadi
orientasi yang menekankan kepada kualitas pangan.
3.
Orientasi yang berupaya untuk mengatasi
situasi yang berlebih melalui mekanisme pasar.
4.
Orientasi yang menekankan pada upaya
mencukupi kebutuhan pangan melalui peningkatan produksi, menjadi orientasi
untuk menghasilkan atau memproduksi
pangan yang sesuai dengan permintaan
pasar.
5.
Orientasi yang menitikberatkan kepada
komoditas tunggal menjadi orientasi kapada pangan yang beranekaragam.
Keterkaitan
antara pendapatan dan permintaan akan pangan disebutkan dalam teori haga bahwa
semakin tinggi harga suatu barang cenderung akan mengurangi permintaan akan
barang tersebut dan sebaliknya.
Pada
dasarnya, keragaman atau diversifikasi pangan mencakup 3 lingkup pengertian
yang satu sama lain saling berkaitan, yaitu divesifikasi konsumsi pangan,
diversifikasi ketersediaan pangan, dan diversifikasi produksi pangan.
Pengetahuan tentang permintaan terhadap keanekaragaman yang direfleksikan oleh
perkembangan keanekaragaman konsumsi pangan merupakan hal yang penting
berdasarkan beberapa alas an, antara lain :
1. Dalam
lingkup kepentingan nasional, pengurangan konsumsi beras akan memberikan dampak
positif terhadap kelestarian swasembada atau ketahanan dan keamanan pangan.
2. Diversifikasi
konsumsi akan mengubah alokasi sumber daya kea rah yang lebih efesien,
fleksibel, dan stabil.
3. Keanekaragaman
pangan juga penting dilihat dari segi nutrisi.
4. Pengetahuan
tentang ketahanan pangan juga akan berguna dalam perumusan strategi pengembangan
sistem pangan yang menyangkut segala sesuatu yang berhubungan dengan
pengaturan, pembinaan, serta pengawasan terhadap kegiatan atau proses produksi
pangan dan peredaran pangan sampai
dengan siap dikonsumsi oleh manusia.
Pemerintah
juga meluncurkan Gerakan Nasional Penanggulangan Masalah Pangan dan Gizi dalam
rangka mencapai cukup pangan dan bebas gizi buruk. Kebijakan ini diharapkan
dapat mengatasi masalah gizi buruk yang dialami oleh 1,7 juta anak balita
dengan melibatkan sektor lain, diantaranya sektor kesehatan dan pengembangan
wilayah.
Ringkasan dari Buku Rita Hanafie
Ringkasan dari Buku Rita Hanafie
Subscribe to:
Posts (Atom)
