treninetwork.com

Wednesday, October 31, 2012

10 Jurus Terlarang


10-jurus-bukuSebenarnya saya tidak begitu menyukai buku – buku marketing, tapi karena sekarang sedang memulai bisnis, so mau tidak mau, diriku harus banyak belajar, yang tadi buta marketing kini harus melek marketing.
Hahahahhah… lucu juga karena buku – buku yang biasa dibaca jenisnya novel, roman, biografi ataupun buku untuk membangun kepribadian, tapi sekarang mulai berganti.
Sempet menohok juga, karena ternyata banyak hal tabu yang kulakukan dalam memulai bisnis, yang tadi kujalankan semauku, kini harus mengikuti track yang benar.
Hasilnya inilah berkat kerja keras menzan yang berusaha untuk membantu saya agar bisa sukses. Toh kesuksesan itu diraih dengan susah payah dan cucuran air mata.
Kemarin baru selesai baca buku Ippho Santosa – 10 Jurus Terlarang
Inilah 10 jurus terlarang!
Jurus 1: Mulailah Dengan Yang Kanan
Jurus 2: Rancanglah DNA Sedini Mungkin
Jurus 3: Terjunlah Seperti Rollercoaster
Jurus 4: Berdamailah Dengan Badai
Jurus 5: Duduklah Sama Rendah
Jurus 6: Gantilah Gelar dan Jabatan
Jurus 7: Masuklah ke Surga Paling Dulu
Jurus 8: Biarkan Kudeta Terjadi
Jurus 9: Waspadai Zaman Edan
Jurus 10: Matilah Dengan Tenang
Dalam hidup kita harus terus belajar seperti gelas yang kosong, karena kita harus menerima untuk diajari dan mau belajar. Kalau tidak mau belajar ya sama aja bohong.
Sebenarnya diri kita seperti mata pisau, yang jika diasah terus menerus toh akan tajam juga, meskipun pisau itu tadinya sangat tumpul.
Didalam buku tersebut diungkapkan jadilah seperti mangga muda. Saat anda merasa seperti mangga yang telah masak, maka sebentar lagi anda akan membusuk. Oleh karenanya, jadilah mangga yang masih mentah, sehingga anda senantiasa mematangkan diri.
Kalaulah anda lalai meng-update dan meng-upgrade diri, bukan mustahil sewaktu-waktu rival anda akan melindas dan menindas, apalagi hidup semakin dinamis dengan perubahan yang terjadi dalam hitungan detik.
Siapapun yang berbekal ilmu pengetahuan akan diangkat beberapa derajat lebih tinggi. Apalagi baik dunia, akhirat maupun kedua-duanya hanya bisa diraih dengan ilmu pengetahuan.
Tak cukup sampai di situ, menuntut ilmu pengetahuan pun di wajibkan, baik bagi laki-laki maupun perempuan, mulai dari buaian ibu sampai akhir hayat. Ada pepatah Tiongkok “Huo dao lao, xue dao lao” hidup sampai tua, belajar sampai tua .

Ringkasan buku MARKETING IS BULLSHIT


Ringkasan ini saya buat hanya untuk mengingatkan saja apa yang telah saya baca dari buku bang ippho itu. Saya hanya meringkas kedelapan bullshit yang dijabarkan. Jika anda kurang paham dengan ringkasan saya maka silahkan baca bukunya. Toh ini cuman ringkasan jadi yang udah baca aja yang akan paham.

BULLSHIT #1 : HOKI ITU KEBETULAN

Ternnyata HOKI itu bisa diciptakan, bukan kebetulan belaka. Karena menara HOKI itu disangga oleh pilar persiapan dan pilar kesempatan. Sedang pondasinya adalah komunikasi 3 lapis : kepada diri sendiri, kepada sesama dan kepada ALLAH yang maha kuasa. Sehingga kita harus berhati-hati dengan apa yang kita ucapkan. Karena apa yang kita ucapkan akan terealisasi. Seperti LOA. Bukankah RASUL pernah bersabda bahwa ALLAH itu seperti prasangka hambanya.
Anda juga harus mengetahui sidik jari hoki anda karena setiap orang punya sidik jari hoki sendiri-sendiri. Beberapa trik kreatif untuk menciptakan hoki:
  1. Karangan bunga
  2. Lemming effect
  3. Klien pertama
  4. SMS request
  5. Konter informasi
  6. Bisikan pelanggan
  7. Titip nama
  8. Sisip nomor
  9. Collective branding
  10. Foto tokoh
Untuk marketer harus :
  1. Memastikan persiapan dan kesempatan
  2. Mematikan komunikasi 3 lapis
  3. Memanfaatkan ide sendiri atau ide orang lain
  4. Memastikan penghematan, kehebatan atau kecepatan
  5. Memastikan kreativitas

BULLSHIT #2 : TEROBOSAN ADALAH PEMBOROSAN

Yup karena terobosan tidak harus dengan pemborosan. Hemat pun bisa jadi hebat seperti yang dicontohkan oleh perusahaan Tata dengan mobil murahnya atau jason osbon dan jason wright yang membesut feed granola. Dengan kreativitas, sampahpun bisa jadi rupiah. Tidak percaya? Tengok  aja yuliastoni yang membuat hiasan dari bulu angsa SISA pembuatan shuttle cock. Bahkan debok pisang berubah jadi dompet cantik di tangan yanto suhardani. Dengan kreativitas pula, pelanggan jadi pesuruh seperti restoran dengan konsep self-service, efisien jadi efektif, high tech jadi high touch. Berikut macam-macam cara agar terobosan tidak jadi pemborosan :
  1. Meninjau kembali komponen-komponen yang betul-betul dibutuhkan
  2. Mengolah kembali bahan-bahan sisa
  3. Menjadikan barter sebagai sistem pembayaran
  4. Menjadikan konsumen sebagai co-producer
  5. Menetapkan harga yang pasti dan wajar
  6. Berkomunikasi via internet
  7. Berpromosi via telepon genggam

BULLSHIT #3 : TEROBOSAN BUKAN KEHARUSAN

Bahkan yang namanya terobosan itu adalah suatu keharusan karena tanpa terobosan maka publik akan bosan. Dan terobosan senilai puluhan bahkan ratusan juta dapat anda lakukan dengan berbagai macam cara. Misalnya :
  1. Penamaan yang greget
  2. Penyajian produk yang greget
  3. Promosi yang greget
  4. Eksploitasi internet
  5. Eksploitasi fad
  6. Eksplotasi budaya pop

BULLSHIT #4 : DIFERENSIA SUKAR DIKREASI

Diferensia dapat direkatakan oleh apa saja, diferensia tidaklah sukar dikreasi. Yang jelas tanpa diferensia, semua jadi basi. Bebrapa yang dapat dijadikan diferensia :
  1. Superiority or inferiority
  2. Software atau hardware
  3. Product atau experience
  4. Place or promo
  5. Ambient vs myopia

BULLSHIT #5 : KEGIGIHAN ADALAH SEGALA-GALANYA

Ternyata kegigihan dan kebranian semata tidak cukup.  Intinya terletak pada “bukan sekedar-sekedar” yang maksudnya :
  1. Keyakinan, bukan sekedar keinginan
  2. Kecerdikan bkan sekedar kegigihan
  3. Kenekatan bukan sekedar kebranian
  4. Persiapan bukan sekedar pelayanan
  5. Penghasilan bukan sekedar penemuan
  6. Sisi laba bukan sekedar sisi liar

BULLSHIT #6 : PERLU METODE UNTUK MENGHASILKAN IDE

Tidak penting metode yang penting dapet ide. Karena memang tidak ada metode khusus untuk menghasilkan ide. Semua metode bisa menghasilkan ide diantaranya :
  1. Kondisi kepepet
  2. Kondisi santai
  3. Kondisi spesialis
  4. Kondisi generalis
  5. Kondisi krisis
  6. Konidisi merantau
  7. Kondisi muda

BULLSHIT #7 : SEGALA SESUATU SERBA TERBATAS

Orang kreatif adalah orang tanpa batas, menolak gagasan “segala sesuatu serba terbatas”. Ada beberapa pedekatan yang sudah teruji untuk menjadi kreatif :
  1. Be distinctive, amati dan cermati persoalan dengan cara yang berbeda
  2. Be imaginative, bayangakan!
  3. Be productive, hasilkan! Walaupun ahirnya nanti menuai kegagalan
  4. Be combinative, buatlah perpaduan yang baru!
  5. Be coonective, buatlah hubungan-hubungan.
  6. Be contrary,  dua gagasan yang bertolak belakang tapi dua-duanya berfungsi
  7. Be metaphoric, membuat perumpamaan
  8. Be proactive, tidak takut kegagalan
Dengan beragam pendekatan, bukan saja mengatasi keterbatasan tapi juga berhasil mengelola :
  1. Intuitif jadi infinitif
  2. Thought jadi thing
  3. Sakit jadi duit
  4. Konvensional jadi kontroversial
  5. Sosial jadi komersial

BULLSHIT #8 : LABA ADALAH RAJA

Apa gunanya kreativitas tanpa profitabilitas? Apa gunanya profitabilitas tanpa integritas? Semakin jelas bahwa laba buka raja di raja. Sembari memutar roda bisnis, sudah semestinya seorang marketer juga mengumpulkan nilai tambah :
  1. Bulid the integrity
  2. Build the self-esteem
  3. Bulid the network
  4. Build the relationship
  5. Build the benefits

Ringkasan buku 13 wasiat terlarang


Setelah membaca buku 13 wasiat terlarang maka saya berkeinginan untuk membuat ringkasan dari buku tersebut agar ketika ingin baca lagi tinggal buka saja ringkasannya tanpa perlu membuka bukunya kembali.

Wasiat #1 : pertama-tama, tertawalah

Di wasiat pertama, penulis mengajak anda untuk bergurau dan menjadi seorang yang humoris. Karena dengan bergurau, orang bisa tertawa. Sedang tertawa sendiri akan mengaktifkan otak kanan. Bahkan sesekali tirulah akan kecil yang tertawa tanpa tahu penyebabnya. Jika gak bisa bergurau maka tontonlah gurauan seperti OVJ sehingga anda bisa tertawa. Sebagai mana jargonnya OVJ “yang penting bisa ketawa” . inti wasiat pertama adalah HUMOR.

Wasiat #2 : bermainlah dengan raja namrud

Pada dasarnya manusia memang makhluk yang ingin bermain. Kita lihat saja industri game mampu menyaingi industri film. Restoran McDonald terkenal dengan paket yang berisi mainan. Inilah yang menjadi daya tarik. Beberapa presenter di tv seperti tantowy yahya berhasil dengan acara gamenya (kuis) di tv. Hanya saja saya tidak setuju dengan penulis yang mengatakan bahwa nabi Ibrahim bergurau ketika menyampaikan dakwahnya kepada raja namrud. Pasal di telinga saya, nabi Ibrahim terdengar tidak sedang bergurau. Inti dari wasiat kedua adalah GAME.

Wasiat #3 : tak perlu cantik, berceritalah

Membahas tentang seorang wanita kaya raya bernama oprah winfrey. Seorang presenter yang pandai bercerita. Kita bisa lihat juga sepak terjang JK Rowling penulis Harry Potter. Dia kaya dengan bercerita. Dalam MLM dikatakan “mulutmu adalah omzetmu”. Bahkan dosenpun harus pandai bercerita agar mahasiswa tak mengantuk. Di dalam buku inipun banyak cerita yang ditulis. Mulai dari jaka tarub sampai raja namrud. Bahkan kita lebih suka baca buku cerita ketimbang matematika. inti dari wasiat ke tiga adalah STORY.

Wasiat #4 : berkiaslah seperti binatang jalang

Dengan kiasan, sebuah pernyataan akan lebih “mengigit” ketimbang dinyatakan secara biasa dan juga lebih lama tinggal dalam ingatan. Artinya jika anda punya suatu produk maka taglinenya adalah sebuah kiasan. Itu akan lebih mengena di hati para calon pembeli. Terbukti di dalam alqur’an banyak sekali kiasan yang digunakan tujuannya agar para audiens lebih bisa mencerna makna dari alqur’an tersebut. Intinya : METAPHOR.

Wasiat #5 : bersorak “hidup kekurang-ajaran”

Slogan diatas adalah slogannya albert Einstein. Wasiat ke lima ini membahas tentang kreativitas. Sebuah produk harus dibungkus dengan kreativitas agar menarik dan tidak garing. Tanpa kreativitas maka orang akan cepat bosan. Kreativitas tak bisa dicangkok atau dipaksakan. Bisanya hanya dipancing supaya keluar. Nah, biasanya kreativitas itu bertolak belakang dari rutinitas sehari-hari. Artinya agak sedikit melenceng dari biasanya. Bang ippho pun memancing keluar kreativitasnya dengan menciptakan lagu. Intinya : CREATIVITY.

Wasiat #6 : abaikan Gutenberg, sambutlah Spielberg

Di wasiat ke enam, penulis membahas masalah visual. Sesuatu yang berhubungan dengan logo, desain, keindahan. Karena visual mempunyai kesan sendiri dan lebih mengena di hati. Oleh karena itu film lebih laris ketimbang buku. Kita bisa lihat bagaimana steven Spielberg mengutamakan special efek tinggi di setiap filmnya. Ya semua karena visual. Intinya : VISUAL.

Wasiat #7 : gumamkan jingle, senandungkan lullaby

Wasiat yang ini membahas tentang music atau jingle yang mana ketika seorang mendengarnya maka akan tahu jingle ini milik dari sebuah produk. Music memang sangat berpengaruh pada jiwa manusia sehingga menggabungkan produk anda dengan music adalah tekhnik pemasaran jitu. Hanya saja saya kurang setuju dengan point yang satu ini. Pasalnya sesuai yang saya tau bahwa music itu dilarang agama (islam). Terkejut? Silahkan anda cari sendiri artikelnya di google. Taktik music adalah jitu hanya saja kita ingin mencari rizki dengan cara yang halal. Intinya : MUSIC.

Wasiat #8 : lihatlah yang tak terlihat

Judul mungkin seperti dukun, melihat yang tak terlihat. Tapi yang dimaksud disini adalah intuisi. Agar sebuah produk menjadi hebat maka perlu sebuah imajinasi, visi dan satu lagi… intuisi. Yang ke tiga ini sangat penting. Mungkin intuisi tu seperti ilham, tiba-tiba terbesit dalam hati untuk memilih ini. Dan nyatanya benar. Dikatakan dalam memilih pasangan juga butuh intuisi. “kayaknya nie orang cocok ma saya”. Terus bagaimana agar intuisi jadi tajam? Terus terang saya tidak tahu. Tapi yang saya tangkap dari bab ini adalah pengalaman dapat mempertajam intuisi. Intinya : INTUITION.

Wasiat #9 : urailah lima jenis sintesis

Dari 13 wasiat yang paling saya tidak pahami adalah nomor 9 ini. Apa maksud secara pasti dari sintesis itu? Dikatakan dalam buku bahwa sintesis itu ada 5 : generalist, crosser, tricker, connector, detector. Kelimanya bagi saya seperti sebuah sifat manusia. Apakah sintesis itu sebuah sifat manusia? Atau mungkin sebuah keadaan tertentu? Yang mana orang kreatif dan ingin maju harus bisa bertahan jika berada di 5 keadaan tadi. I don’t know. Inti dari wasiat ke Sembilan adalah SYNTHESIS.

Wasiat #10 : jangan berkata-kata sama sekali

Kelihatannya seperti menyampaikan tanpa berkata apa-apa. Talk less do more. Lebih tapatnya berempati. Kita melakukan apa yang dibutuhkan orang. Seperti jargon nokia “tekhnologi yang mengerti anda”. Seorang penjual juga harus mempunyai empati seperti harus rela mendengarkan apa yang diinginkan pelanggannya. Tidak hanya saat menjual, saat menulis atau menelpon juga perlu empati. Initnya : EMPATY.

Wasiat #11 : booking tiket ke bali dan jogja

Bab ini membahas masalah keramahtamahan. Penulis mengajak pembaca untuk beramah tamah di manapun kapanpun walaupun menghadapi konsumen yang sulit sekalipun (udah brapa “pun”?). keramahan adalah ciri khas orang Indonesia. Keramahan membuat para turis rela bolak-balik ke Indonesia. Keramahan adalah kunci sukses anda. Intinya : HOSPITALITY.

Wasiat #12 : jangan sekedar meminta, bersyukurlah

Dalam islam diajarkan bersyukur. Bagi orang islam jelas tidak asing dengan kata syukur. Dalam alqur’an diarjakan agar bersykur di setiap saat bahkan ditegaskan bahwa derajat paling tinggi orang bersyukur adalah ketika ia terkena musibah dan bersyukur. Dalam buku “the secret” dibahas tentang masalah bersyukur (padahal penulisnya orang barat). Bersyukur itu membuka pintu rizki, bersyukur itu membuka pintu hikmah. Intinya : GRATITUDE.

Wasiat #13 : akhirnya, ayunkan tongkat musa

Di wasiat terakhir ini, penulis membahas tentang pemaknaan hidup. Bahwa kita hidup tidak untuk mencari materi saja. Kita harus memberi porsi untuk spiritual sehingga tidak menempatkan matrealitas sebagai nilai mutlak atau tertinggi. Ada porsi untuk spritualitas juga. Bisa dicontohkan seorang pengusaha tidak hanya mencari laba semata tapi juga memberi bantuan kepada anak yatim, fakir miskin, membangun masjid, yayasan yatim piatu dan lain-lain.  Disini penulis memisalkan matrealitas sebagai tingkat harry potter sedang spritualitas adalah tongkat nabi musa.  Intinya : MEANING.
Sebagai penutup saya berpesan agar jangan lupa dengan 2 wasiat terakhir. Sengaja saya tidak menulis ringkasan tentang bab setelahnya.
Terima kasih untuk mbak nabel dan toko buku gramedia – saya berdiri beberapa jam di gramedia hanya untuk membaca buku ini lho. Suwer, berdiri!

Tuesday, October 16, 2012

Manajemen dan Organisasi

   A. Manajemen
                
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. Manajemen didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia - bukan mesin - dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis.

Tujuan-tujuan Manajemen, terdiri atas 4 :

1.       Manajemen Organisasional

Ditujukan untuk dapat mengenali keberadaan manajemen sumber daya manusia dalam memberikan kontribusi pada pencapaian efektivitas organisasi. Walaupun secara formal suatu departemen sumber daya manusia diciptakan untuk dapat membantu para manajer, namun demikian para manajer tetap bertanggung jawab terhadap kinerja karyawan. Departemen sumber daya manusia membantu para manajer dalam menangani hal-hal yang berhubungan dengan sumber daya manusia.

2.      Manajemen Fungsional

Ditujukan untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia menjadi tidak berharga jika manajemen sumber daya manusia memiliki kriteria yang lebih rendah dari tingkat kebutuhan organisasi.

3.      Manajemen Sosial

Ditujukan untuk secara etis dan sosial merespon terhadap kebutuhan-kebutuhan dan tantangan-tantangan masyarakat melalui tindakan meminimasi dampak negatif terhadap organisasi. Kegagalan organisasi dalam menggunakan sumber dayanya bagi keuntungan masyarakat dapat menyebabkan hambatan-hambatan.

4.      Manajemen Personal

Ditujukan untuk membantu karyawan dalam pencapaian tujuannya, minimal tujuan-tujuan yang dapat mempertinggi kontribusi individual terhadap organisasi. Tujuan personal karyawan harus dipertimbangkan jika parakaryawan harus dipertahankan, dipensiunkan, atau dimotivasi. Jika tujuan personal tidak dipertimbangkan, kinerja dan kepuasan karyawan dapat menurun dan karyawan dapat meninggalkan organisasi.

 Fungsi dan Proses Manajemen

Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi, manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan—tak akan dapat berjalan.
Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan.

Ciri-ciri Manajer Profesional :
         Orang-orang profesional mendasarkan keputusannya pada prinsip-prinsip umum, sehingga banyaknya kursus dan program latihan manajemen menunjukan bahwa prinsip-prinsip manajemen dapat dipercaya dan digunakan sebagai patokan khusus, dan dapat di tanggung jawab.
         Orang-orang profesional mencapai status profesionalnya melalui prestasi, bukan melalui favoritisme atau faktor lain yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. Walaupun belum ada standar obyektif yang disepakati untuk menilai prestasi manajerial.
         Orang-orang profesional harus tunduk pada kode etik yang melindungi kliennya. Namun karena keprofesionalan pada bidang khusus, sering kali klien terlalu berharap padanya dan sebagai akibatnya, manajer berada dalam posisi yang rawan, atau yang berbahaya.
         Borje O. Saxberg menyarankan karakteristik keempat dari profesionalisme, yaitu pengabdian (dedication) dan keterikatan (commitment) sehingga dalam setiap bidang orang-orang profesional menggabungkan hidup dan pekerjaannya melalui pengabdian dan keterikatan pribadinya.

B.  Organisasi

Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin,  metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.



Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi :

·         Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
·        James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
·         Cester I. Benhard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
·         Stephen P. Robbin menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

Bentuk-bentuk Organisasi :

1.       Organisasi politik adalah organisasi atau kelompok yang bergerak atau berkepentingan atau terlibat dalam proses politik dan dalam ilmu kenegaraan, secara aktif berperan dalam menentukan nasib bangsa tersebut. Organisasi politik merupakan bagian dari suatu kesatuan yang berkepentingan dalam pembentukan tatanan sosial pada suatu wilayah tertentu oleh pemerintahan yang sah. Organisasi ini juga dapat menciptakan suatu bentuk struktur untuk diikuti.

2.      Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk ole masyarakat-masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.

3.      Organisasi Mahasiswa adalah sebuah wadah berkumpulnya mahasiswa demi mencapai tujuan bersama, namun harus tetap sesuai dengan koridor AD/ART yang disetujui oleh semua pengurus organisasi tersebut. Organisasi Mahasiswa tidak boleh tunduk dan menyerah pada tuntutan lembaga kampus tempat organisasi itu bernaung, melainkan harus kritis dan tetap berjuang atas nama mahasiswa, bukan pribadi atau golongan.


Prinsip-prinsip Organisasi :

·         Pembagian kerja, Prinsip ini sama dengan “pembagian kerja” Adam Smith. Spesialisasi menambah hasil kerja dengan cara membuat para pekerja lebih efisien.
·         Wewenang, Manajer harus dapat member perintah. Wewenang memberikan hak ini kepadanya,. Tetapi wewenang berjalan seiring dengan tanggung jawab. Jika wewenang digunakan, timbullah tanggung jawab. Agar efektif, wewenang seorang manajer harus sama dengan tanggung jawabnya.
·         Disiplin, Para pegawai harus mentaati dan menghormati peraturan yang mengatur organisasi. Disiplin yang baik merupakan hasil dari kepemimpinan yang efektif, suatu saling pengertian yang jelas antara manajemen dan para pekerja tentang peraturan organisasi serta penerapan hukuman yang adil bagi yang menyimpang dari peraturan tersebut.
·         Kesatuan komando, Setiap pegawai seharusnya menerima perintah hanya dari seorang atasan.
·         Kesatuan arah, Setiap kelompok aktivitas organisasi yang mempunyai tujuan sama harus dipimpin oleh seorang manjer dengan menggunakan sebuah rencana.
·         Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan individu. Kepentingan seorang pegawai atau kelompok pegawai tidak boleh mendahulukan kepentingan organisasi secara keseluruhan.
·         Remunarasi, Para pekerja harus digaji sesuai dengan jasa yang mereka berikan.
·         Sentralisasi, ini merujuk kepada sejauh mana para bawahan terlibat dalam pengambilan keputusan. Apakah pengambilan keputusan itu disentralisasi (pada manajemen) atau disentralisasi (pada para bawahan) adalah proporsi yang tepat. Kuncinya terletak pada bagaimana menemukan tingkat sentralisasi yang optimal untuk setiap situasi.
·         Rantai scalar, Garis wewenang dari manajemen puncak sampai ke tingkat yang paling rendah merupakan rantai scalar. Komunikasi harus mengikuti rantai ini. Tetapi, jika dengan mengikuti rantai tersebut malah tercipta kelambatan, komunikasi silang dapat diizinkan jika disetujui oleh semua pihak, sedangkan atasan harus diberitahu.
·         Tata tertib, Orang dan bahan harus ditempatkan pada tempat dari waktu yang tepat.
·         Keadilan, Para manajer harus selalu baik dan jujur terhadap para bawahan.
·         Stabilitas masa kerja para pegawai, Perputaran (turnover) pegawai yang tinggi adalah tidak efisien. Manajemen harus menyediakan perencanaan personalia yang teratur dan memastikan bahwa untuk mengisi kekosongan harus selalu adda pengganti.
·          Inisiatif, Para pegawai yang diizinkan menciptakan dan melaksanakan rencana-rencana akan berusaha keras.
·         Esprit de corps, Mendorong team spirit akan mmembangun keselarasan dan persatuan di dalam organisasi (dari sebuah sumber buku).



Sumber :

Wirausaha, Fokus pada Penjualan

Berwirausaha, apakah itu dalam bidang jasa atau memproduksi barang, selalu ada sesuatu yang dijual. Penjualan akan menghasilkan uang bagi wirausahawan. Salah satu masalah yang sering ditemui ketika seseorang memulai usahanya adalah belum mengetahui cara yang tepat dalam menjual atau menawarkan produk yang dimilikinya. Akibatnya, tentu saja usaha menjadi tidak berkembang.
Dalam bahasa sederhana, Tung Desem Waringin, konsultan dan penulis buku marketing, bisnis berarti menawarkan sesuatu. Menurut Tung, dalam menawarkan sesuatu ada lima hal yang harus diperhatikan.
Pertama, penawaran itu harus menarik. Untuk mengetahui apakah penawaran yang kita berikan kepada konsumen menarik atau tidak, perlu mengukurnya dengan membandingkan penawaran lain. Selain itu, perlu membangun kepercayaan dari konsumen. Kepercayaan dari konsumen dapat dibangun dengan berbagai macam cara. Misalnya saja dengan memberikan garansi kepada pembeli sehingga pembeli merasa aman dan tidak menanggung risiko ketika membeli produk barang atau jasa yang ditawarkan.
Langkah selanjutnya, pebisnis perlu menyampaikan keterangan mengenai apa yang dijual dengan tepat. "Hanya dengan memberikan penjelasan tentang proses produksi, orang akan lebih tertarik untuk membeli. Semisal, air mineral ini diproses melalui sekian kali penyaringan," jelas Tung.
Penawaran ini juga harus disampaikan kepada sasaran yang tepat. "Menawarkan sebuah mobil mewah dengan potongan harga 50 persen kepada pengemis di pinggir jalan tidak akan laku karena tidak tepat sasarannya. Dia tidak akan membeli walaupun mobil itu ditawarkan dengan potongan harga besar," kata Tung lagi.
Terakhir, atur pasokan dan permintaan agar ada kelangkaan sehingga barang yang ditawarkan dicari-cari. "Jika kita berbisnis dan penjualan belum maksimal, coba periksa, mungkin ada salah satu dari lima poin itu yang salah. Bisa jadi salah pasar atau penyampaiannya kurang tepat," kata pria berkacamata yang memiliki beragam bisnis mulai dari pelatihan hingga batubara ini.
Hal senada disampaikan oleh Peni Pramono, penulis berbagai macam buku mengenai usaha kecil dan menengah UKM. Menurut Peni, pengusaha harus benar-benar menaruh perhatian pada pemasaran produk.
"Karena pemasaran akan menghasilkan penjualan dan penjualan akan menghasilkan perputaran roda usaha. Oleh sebab itu, dua pertiga upaya dari pemilik usaha adalah memikirkan cara-cara pemasaran. Dari dua pertiga perhatian itu, dua pertiganya lagi difokuskan pada cara penjualan produk. Penjualanlah yang mampu langsung membuat kas usaha bertambah. Semua usaha perlu kas untuk bergerak," kata Peni yang juga membuka kursus akuntansi untuk UKM ini.
Peni mengakui, membangun sebuah usaha mandiri tidak mudah. Membangun usaha memerlukan waktu, fondasi, dan rancang bangun. "Produk yang tidak layak beli tidak bisa dipakai untuk membangun usaha. Produk itu hanya bisa dipakai untuk mencari uang," katanya.
Dia menekankan, dalam membangun usaha, produk tidak harus sempurna, tetapi harus layak beli. Dari layak beli bisa terus dikembangkan untuk membangun dinding demi dinding. Semakin hari produk semakin dihargai, meskipun berubah rupa, tetap memiliki jiwa yang sama, yaitu layak beli.
Melawan hambatan menta
Walaupun tidak mudah, banyak orang yang ingin membuka usaha untuk meningkatkan kesejahteraannya. Tetapi, sukses berbisnis memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hal yang menjadi tantangan dalam menjalankan usaha ini.
"Sering ada mental block yang terkait dengan sistem kepercayaan dalam diri seseorang. Hal ini terkait dengan masa lalu, menurut apa yang didengar, apa yang dirasa dan dilihat seseorang," ujar Tung.
Dia menjelaskan, seseorang yang berkomunikasi dengan dirinya sendiri tentang bisnis dan memiliki pandangan yang salah tidak akan dapat mewujudkan mimpinya menjadi wirausahawan. Seperti apa pun dia mengikuti pelatihan, tidak akan melangkah maju untuk berusaha jika halangan mental ini tidak disingkirkan.
Misalnya ada orang yang bertanya pada dirinya, bagaimana kalau berbisnis dan akhirnya rugi? Dia akan diliputi ketakutannya sendiri. Berbeda dari orang yang bertanya pada dirinya dengan pertanyaan serupa tetapi tidak sama, kalau saya tidak berwirausaha sekarang apa ruginya? Apa untungnya? Kalau berwirausaha sejak muda apa untungnya, kalau wirausaha yang dijalankan berhasil tentu akan dapat menikmati, dan jika gagal akan memiliki waktu lebih panjang untuk memperbaikinya.
Selain pertentangan dalam diri, persaingan usaha menjadi salah satu momok dalam berusaha. Peni berpendapat, walaupun struktur bisnis UKM sederhana, menggeliatkan usaha bukanlah hal yang sederhana. Area usaha UKM tidak jauh-jauh dari apa yang bisa dikerjakan oleh orang pada umumnya. "Itu sebabnya, satu orang sukses bikin keripik, tetangga kiri kanan, depan belakang melirik mencoba-coba juga. Persaingan di tingkat kecil-kecil ini bisa membuat putus asa, karena dengan banyaknya pemain, produk mesti diperkenalkan,” kata Peni.
Pengusaha UKM bisa panik bila akhirnya omzet menurun dan ngos-ngosan untuk menghasilkan penjualan yang nilainya cukup berarti. Jika sudah panik, bisa jadi segala bentuk promosi diiyakan saja tanpa perhitungan matang. Tanpa sempat berpikir apakah ada manfaat dari biaya yang terbayarkan tersebut, apalagi kalau ditambah godaan dari penjaja media iklan yang memberikan iming-iming diskon dan pasang iklan gratis, atau intimidasi bahwa si pesaing memasang iklan yang lebih besar lagi.
Pengeluaran-pengeluaran yang tidak disiplin ini dapat memicu ketimpangan antara pendapatan dan pengeluaran. Semakin besar, semakin memperkecil arus kas dan akhirnya memakan modal. Tetaplah fokus pada penjualan….
Sumber : Kompas
 

Mulai Berwirausaha dengan Sikap Mental Berbeda

Ketika seseorang mulai berbisnis, tentu banyak ketakutan dan kendala yang dihadapi. Takut kehilangan kemapanan sebagai pegawai, yang sudah pasti terima gaji pada setiap bulan, takut kehilangan fasilitas dari kantor, hingga takut tidak dapat memenuhi kehidupan keluarga.

“Sebenarnya yang paling membuat orang tidak berdaya adalah mental,” ujar motivator dan wirausahawan Tung Desem Waringin.

Sikap mental ini sangat terkait erat dengan masa lalu seseorang. Dia bercerita, ada pegawai negeri yang sebenarnya hendak memulai berwirausaha, tetapi tidak berani memulainya. Selidik punya selidik, ayahnya yang pegawai pernah berwirausaha tetapi ditipu mitra bisnisnya dan akhirnya bangkrut. Sejak saat itu ayahnya mengatakan bahwa berwirausaha itu penuh risiko dan tidak menyenangkan, lebih baik menjadi pegawai karena akan menerima gaji tetap.
“Apa yang dia dengar, dia lihat dan dia rasakan sangat melekat pada benaknya. Sikap mental ini selalu menghambat dia untuk melangkah menjadi wirausahawan. Bagaimanapun dia mengikuti pelatihan, tidak akan membuatnya menjadi berubah menjadi wirausahawan sebelum hambatan mental itu dibongkar,” kata Tung lagi.

Bagaimana membongkar sikap mental ini ? Perubahan memang memerlukan proses. Proses ini berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. “Tetapi, perubahan itu akan terjadi jika ada alasan yang sangat kuat,” kata Tung.

Berbincang dengan diri sendiri
Perbincangan dengan diri sendiri (self talk) juga berpengaruh terhadap sikap mental seseorang. Jika salah mengarahkan, akan menjadi negatif dan malahan membuat tembok halangan menjadi lebih tebal lagi.

Pertanyaan seperti “Bagaimana kalau berusaha lalu bangkrut ?” itu merupakan pertanyaan yang biasa diajukan ketika seseorang mau berwirausaha. Pertanyaan ini dapat diubah menjadi “Apa ruginya jika tidak memulai bisnis dari sekarang ?” atau “Apa untungnya jika memulai bisnis dari sekarang ?” “Itu bisa dijawab, kalau memulai dari sekarang, jika bisnis gagal maka masih ada waktu untuk memperbaikinya, keuntungannya, jika bisnis berhasil, kesempatan untuk menikmatinya juga lebih panjang,” kata Tung yang juga pernah menutup beberapa bisnisnya karena prospeknya tidak baik.

Dia juga menekankan, sesama wirausahawan sebaiknya tidak menganggap wirausaha lain sebagai saingan yang harus dijegal. Sebaliknya, wirausaha lain harus dirangkul dan diajak bekerja sama untuk bersama-sama maju.

“Kesalahan yang sering saya amati adalah para wirausahawan ingin cepat mendapatkan untung dalam jangka pendek. Padahal, berusaha itu merupakan proses dan harus dilihat dalam jangka panjang. Orang yang sukses berbisnis mampu melihat keuntungan jangka panjang ketimbang jangka pendek,” kata Tung lagi.

9 TIPS MENJADI WANITA CANTIK…



1) Jadikanlah ghadul bashar (menundukkan pandangan) sebagai celak bagi kedua belah alis mata kalian. Insya’allah pandangan visual kalian akan menjadi mangkin jernih dan bening.

2) Oleskanlah lipstick kejujuran dan kebenaran (Al Haq) pada ulasan bibir delima kalian. Insya’allah ukiran senyuman kalian akan bertambah manis dan dihargai sesame.

3) Bedakkanlah raut wajah kalian dengan kosmetik yang berasaskan malu dan keadaban. Insya’allah, kesederhanaan lahiriah yang kalian biasakan itu akan menyejukkan mata yang memandang.

4) Lumurkanlah sabun istighfar ke sepelusuk anggota badan kalian. Insya’allah, ia bisa mengikis daki kotoran dosa dan kesalahan yang telah kalian lakukan.

5) Rawatkanlah rambut kalian dengan hijab ISLAMI. Insya’allah, ia akan menyelimuti azaraul jasad sang hawa daripada menjadi mangsa kerakusan insane yang terlepas daripada tambatan keimanannya.

6) Sarungkanlah kedua-dua belah tangan kalian dengan gelang sedekah dan jari-jemari kalian dengan cincin ukhuwwah Islamiyyah. Insya’allah, kelak kalian akan temui warga Sholihin yang nilaiannya melangkaui segunung emas permata.

7) Alunkanlah kemerduan dan kesyahduan suara kalian dengan tilawatul Quran dan zikrullah. Insya’allah, berkat kekhusyukan dan penghayatan, hulwatul Iman akan dikecapi ruh kalian sebagaimana lidah merasakan kemanisan makanan.

8) Luruskanlah postur tubuh badan kalian dengan ketulusan dalam menunaikan solat dan pengibadatan kepada Yang ESA. Insya’allah takkan DIA Persia-siakan keikhtilasan atau keikhlasan atau keistiqomahan kalian dalam mencari keredhoan-NYA.

9) Hembuskanlah nafas taabud wa taqarrub ila ALLAH S.W.T. ke dalam ruh dan sanubari kalian. Insa’allah, selama itu takkan kalian rasai ketandusan kasih saying maupun kegelisahan dalam kehidupan.

Semoga bermanfaat bagi kita semua, terutama kepada wanita muslimah…ameen ya robbal ‘alamin….insya’allah….

Rostow's Stages of Development


Rostow's photo
Walt Whitman Rostow (1916- 2003)


In 1960, the American Economic Historian, W. W. Rostow, suggested that countries passed through five stages of economic development.
Stage 1 -- Traditional Society
The economy is dominated by subsistence activity where output is consumed by producers rather than traded. Any trade is carried out by barter where goods are exchanged directly for other goods. Agriculture is the most important industry and production is labor intensive using only limited quantities of capital. Resource allocation is determined very much by traditional methods of production.

Stage 2 -- Transitional Stage (the preconditions for takeoff)
Increased specialization generates surpluses for trading. There is an emergence of a transport infrastructure to support trade. As incomes, savings and investment grow entrepreneurs emerge. External trade also occurs concentrating on primary products.

Stage 3 -- Take Off
Industrialization increases, with workers switching from the agricultural sector to the manufacturing sector. Growth is concentrated in a few regions of the country and in one or two manufacturing industries. The level of investment reaches over 10% of GNP.

The economic transitions are accompanied by the evolution of new political and social institutions that support the industrialization. The growth is self-sustaining as investment leads to increasing incomes in turn generating more savings to finance further investment.
Stage 4 -- Drive to Maturity
The economy is diversifying into new areas. Technological innovation is providing a diverse range of investment opportunities. The economy is producing a wide range of goods and services and there is less reliance on imports.

Stage 5 -- High Mass Consumption
The economy is geared towards mass consumption. The consumer durable industries flourish. The service sector becomes increasingly dominant.

According to Rostow, development requires substantial investment in capital. For the economies of LDCs to grow, the right conditions for such investment would have to be created. If aid is given or foreign direct investment occurs at stage 3 the economy needs to have reached stage 2. If the stage 2 has been reached then injections of investment may lead to rapid growth.
Limitations
Many development economists argue that Rostows's model was developed with Western cultures in mind and not applicable to LDCs. It addition its generalized nature makes it somewhat limited. It does not set down the detailed nature of the pre-conditions for growth. In reality, policy makers are unable to clearly identify stages as they merge together. Thus as a predictive model it is not very helpful. Perhaps its main use is to highlight the need for investment. Like many of the other models of economic developments it is essentially a growth model and does not address the issue of development in the wider context.


Kata Kata Bijak Persahabatan

Berikut adalah beberapa pepatah bijak tentang arti sebuah persahabatan.


Kata Kata Bijak

"Persahabatan meningkatkan kebahagiaan, dan meredakan kesengsaraan, 
dengan cara menggandakan kegembiraan kita, dan membagi kesedihan kita."
Joseph Addison

"Persahabatan sejati datang ketika keheningan di antara dua orang terasa nyaman."
Dave Tyson Gentry

"Seorang teman sejati tidak akan pernah menghalangi jalan anda,
kecuali jika anda tengah beranjak turun."
Arnold H. Glasgow

"Seorang teman sejati adalah dia yang berpikir bahwa anda telur yang baik
meskipun dia tahu bahwa anda memiliki retak."
Bernard Meltzer

"Pada akhirnya, kita akan mengingat bukan kata-kata musuh kita,
akan tetapi keheningan teman-teman kita."
Martin Luther King Jr

"Persahabatan bagaikan musik.
Alunan nadanya bisa berhenti sekarang dan kemudian, 
akan tetapi rangkaian nada yang telah tercipta tetap teruntai selamanya."

Kisah nyata: Su'ul khatimah (akhir yang buruk) wanita yang tak pernah shalat, mati saat sedang berdandan


 Temanku berkata kepadaku, "Ketika perang teluk berlangsung, aku sedang berada di Mesir dan sebelum perang meletus, aku sudah terbiasa menguburkan mayat di Kuwait yang aku ketahui dari masyarakat setempat. Salah seorang familiku menghubungiku meminta agar menguburkan ibu mereka yang meninggal. Aku pergi ke pekuburan dan aku menunggu di tempat memandikan mayat.
Di sana aku melihat empat wanita berhijab bergegas meninggalkan tempat memandikan mayat tersebut. Aku tidak menanyakan sebab mereka keluar dari tempat itu karena memang bukan urusanku. Beberapa menit kemudian wanita yang memandikan mayat keluar dan memintaku agar menolongnya memandikan mayat tersebut. Aku katakan kepadanya, 'Ini tidak boleh, karena tidak halal bagi seorang lelaki melihat aurat wanita.' Tetapi ia mengemukakan alasannya bahwa jenazah wanita yang satu ini sangat besar.
Kemudian wanita itu kembali masuk dan memandikan mayat tersebut. Setelah selesai dikafankan, ia memanggil kami agar mayat tersebut diusung. Karena jenazah ini terlalu berat, kami berjumlah sebelas orang masuk ke dalam untuk mengangkatnya. Setelah sampai di lubang kuburan (kebiasaan penduduk Mesir membuat pekuburan seperti ruangan lalu dengan menggunakan tangga, mereka menurunkan mayat ke ruangan tersebut dan meletakkannya di dalamnya dengan tidak ditimbun).
Kami buka lubang masuknya dan kami turunkan dari pundak kami. Namun tiba-tiba jenazahnya terlepas dan terjatuh ke dalam dan tidak sempat kami tangkap kembali hingga aku mendengar dari gemeretak tulangnya yang patah ketika jenazah itu jatuh. Aku melihat ke dalam ternyata kain kafannya sedikit terbuka sehingga terlihat auratnya. Aku segera melompat ke jenazah dan menutup aurat tersebut.
Lalu dengan susah payah aku menyeretnya ke arah kiblat dan aku buka kafan di bagian mukanya. Aku melihat pemandangan yang aneh. Matanya terbe-lalak dan berwarna hitam. Aku menjadi takut dan segera memanjat ke atas dengan tidak menoleh ke belakang lagi.
Setelah sampai di apartemen, aku menghubungi salah seorang anak perempuan jenazah. Ia bersumpah agar aku menceritakan apa yang terjadi saat memasukkan jenazah ke dalam kuburan. Aku berusaha untuk mengelak, namun ia terus mendesakku hingga akhirnya terpaksa harus memberitahukannya. Ia berkata, "Ya Syaikh (panggilan yang sering diucapkan kepada seorang ustadz-red), ketika anda melihat kami bergegas keluar dikarenakan kami melihat wajah ibu kami menghitam, karena ibu kami tidak pernah sekalipun melaksanakan shalat dan meninggal dalam keadaan berdandan."
Kisah nyata ini menegaskan bahwa Allah SWT menghendaki agar sebagian hamba-Nya melihat bekas Su'ul khatimah hamba-Nya yang durhaka agar menjadi pelajaran bagi yang masih hidup. Sesungguhnya yang demikian itu merupakan pelajaran bagi orang-orang yang berakal.
(Disadur dari: Serial Kisah Teladan karya Muhammad bin Shalih al-Qahthani, Juz 2 seperti yang dinukilnya dari Kisah-Kisah Nyata karya Abdul Hamid Jasim al-Bilaly, Darul Haq)
(saif/arrahmah.com)

Kisah Nyata di Amerika, Bukti Keutamaan Ayat Kursi


Ini kisah nyata dari Amerika (US) sekitar tahun 2006. Pengalaman nyata seorang muslimah asal Asia yang mengenakan jilbab.

Suatu hari wanita ini berjalan pulang dari bekerja dan agak kemalaman . Suasana jalan setapak sepi . Ia melewati jalan pintas.

Di ujung jalan pintas itu, dia melihat ada sosok pria Kaukasian. Ia menyangka pria itu seorang warga Amerika . Tapi perasaan wanita ini agak was-was karena sekilas raut pria itu agak mencurigakan seolah ingin mengganggunya.

Dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimah Allah. Kemudian dia lanjutkan dengan terus membaca Ayat Kursi berulang-ulang seraya sungguh-sungguh memohon perlindungan Allah swt. Meski tidak mempercepat langkahnya, ketika ia melintas di depan pria berkulit putih itu, ia tetap berdoa. Sekilas ia melirik ke arah pria itu. Orang itu asik dengan rokoknya, dan seolah tidak mempedulikannya.

Keesokan harinya , wanita itu melihat berita kriminal, seorang wanita melintas di jalan yang sama dengan jalan yang ia lintasi semalam. Dan wanita itu melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya di lorong gelap itu. Karena begitu ketakutan, ia tidak melihat jelas pelaku yang katanya sudah berada di lorong itu ketika perempuan korban ini melintas jalan pintas tersebut.

Hati muslimah ini pun tergerak karena wanita tadi melintas jalan pintas itu hanya beberapa menit setelah ia melintas di sana. Dalam berita itu dikabarkan wanita itu tidak bisa mengidentifikasi pelaku dari kotak kaca, dari beberapa orang yang dicurigai polisi.

Muslimah ini pun memberanikan diri datang ke kantor polisi, dan memberitahukan bahwa rasanya ia bisa mengenali sosok pelaku pelecehan kepada wanita tersebut, karena ia menggunakan jalan yang sama sesaat sebelum wanita tadi melintas.

Melalui kamera rahasia, akhirnya muslimah ini pun bisa menunjuk salah seorang yang diduga sebagai pelaku. Iia yakin bahwa pelakunya adalah pria yang ada di lorong itu dan mengacuhkannya sambil terus merokok .

Melalui interogasi polisi akhirnya orang yang diyakini oleh muslimah tadi mengakui perbuatannyaa. Tergerak oleh rasa ingin tahu, muslimah ini menemui pelaku tadi dan didampingi oleh polisi.

Muslimah : “Apa Anda melihat saya? Saya juga melewati jalan itu beberapa menit sebelum wanita yang kauperkosa itu? Mengapa Anda hanya menggangunya tapi tidak mengganggu saya? Mengapa Anda tidak berbuat apa-apa padahal waktu itu saya sendirian?”

Penjahat : “Tentu saja saya melihatmu malam tadi. Anda berada di sana malam tadi beberapa menit sebelum wanita itu. Saya tidak berani mengganggu Anda. Aku melihat ada dua orang besar di belakang Anda pada waktu itu. Satu di sisi kiri dan satu di sisi kanan Anda.”

Muslimah itu tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Hatinya penuh syukur dan terus mengucap syukur. Dengkulnya bergetar mendengar penjelasan pelaku kejahatan itu, ia langsung menyudahi interview itu dan minta diantar keluar dari ruang itu oleh polisi.

***

Semua surat dalam al-Qur’an adalah surat yang agung dan mulia. Demikian juga seluruh ayat yang dikandungnya. Namun, Allah Subhanahu wa ta’ala dengan kehendak dan kebijaksanaanNya menjadikan sebagian surat dan ayat lebih agung dari sebagian yang lain.

Syaikh Umar Sulaiman Al Asyqar berkata, ”Yang paling baik digunakan untuk melawan jin yang masuk ke dalam tubuh manusia adalah dzikrullah (dzikir kepada Allah) dan bacaan Al Qur`an. Dan yang paling besar dari itu ialah bacaan ayat kursi, karena sesungguhnya orang yang membacanya akan selalu dijaga oleh penjaga dari Allah, dan ia tidak akan didekati oleh setan sampai Subuh, sebagaimana telah shahih hadits tentang itu”. 

[Alamul Jin Wasy Syayathin, hlm. 180, karya Syaikh Umar Sulaiman Al Asyqar, Penerbit Darun Nafais].

Kisah Nyata Pengusaha Sukses Yang Jadi Pengemis

Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.


Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.


Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.


Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.


Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.


Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!


Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.


Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.


Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.


PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian" .


Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejak saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.


Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.


Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.


Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.


Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.


Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.


Bagaimana dengan Indonesia?

"CATATAN KECIL UNTUK PARA ABG ZAMAN SEKARANG"

Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka menyanjung fisikmu setinggi bintang di langit.

Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka muji kecantikanmu seindah bulan purnama.

Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka mengagung-agungkan pesona yang ada dalam tubuhmu.

Abaikan saja jika ada laki-laki yang suka mengobral janji-janji manis di hadapanmu.

Abaikan saja jika ada laki-laki yang mencoba-coba berusaha menyentuhmu.

Karena laki-laki yang pantas mendampingimu adalah,

Laki-laki yang kagum akan kemuliaan akhlakmu.

Laki-laki yang kagum akan kesopananmu dalam bertutur kata.

Laki-laki yang kagum akan tekadmu dalam menutup aurat.

Laki-laki yang kagum akan keteguhanmu dalam menjaga imanmu.

Ia akan selalu menghormatimu,
Memuliakanmu,
Menasehatimu dalam kebaikan,
Menjauhkanmu dari kubangan lumpur yang penuh kemaksiatan.

Ia akan selalu sabar menunggu.
Untuk berani dekat denganmu.
Untuk berani menyentuhmu.
Sampai tiba saatnya dalam sebuah ikatan suci.
Yang telah diridhai Ilahi Rabbi.

13 Tanda Kiamat yang Sudah Terjadi di Sekeliling Kita

TANDA-tanda qiamat kecil terbagi menjadi dua: Pertama,  kejadian sudah muncul dan sudah selesai, seperti diutusnya Rasulullah saw., terbunuhnya Utsman bin ‘Affan, terjadinya fitnah besar antara dua kelompok orang beriman dll. kedua,  kejadiannya sudah muncul tetapi belum selesai bahkan semakin bertambah,  seperti tersia-siakannya amanah, terangkatnya ilmu, merebaknya perzinahan dan pembunuhan, banyaknya wanita dll .

Diantara tanda-tanda qiamat kecil adalah:

1. Diutusnya Rasulullah saw. Dari Jabir ra berkata:”Adalah Rasulullah saw. jika beliau khutbah memerah matanya, suaranya keras, dan penuh dengan semangat seperti panglima perang, beliau bersabda:” (Hati-hatilah) dengan pagi dan sore kalian”, beliau melanjutkan:” Aku diutus dan hari Kiamat seperti ini” Rasulullah saw mengibaratkan seperti dua jarinya antara telunjuk dan jari tengah. (HR Muslim)

2. Disia-siakannya amanat. Dari Jabir ra. berkata, tatkala Nabi saw. berada dalam suatu majelis sedang berbicara dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata :Kapan terjadi Kiamat ? » Rasulullah saw. terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat berkata : » Rasulullah saw. mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa yang ditanyakannya « . Berkata sebagian yang lain : » Rasul saw. tidak mendengar”. Setelah Rasulullah saw. menyelesaikan perkataannya, beliau bertanya:” Mana yang bertanya tentang Kiamat ?” Berkata lelaki Badui itu:” Saya wahai Rasulullah saw. “. Rasul saw. berkata:” Jika amanah disia-siakan , maka tunggulah Kiamat”. Bertanya:” Bagaimana menyia-nyiakannya?”. Rasul saw. menjawab:” Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah Kiamat” (HR Bukhari)

3. Penggembala menjadi kaya, Rasulullah saw. ditanya oleh Jibril tentang tanda-tanda qiyamat, lalu beliau menjawab:” Seorang budak melahirkan majikannya, dan engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang dan miskin penggembala binatang berlomba-lomba saling tinggi dalam bangunan” (HR Muslim).

4. Sungai Efrat berubah menjadi emas . Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda : » Tidak akan terjadi Kiamat sampai sungai Eufrat menghasilkan gunung emas, manusia berebutan tentangnya. Dan setiap seratus 100 terbunuh 99 orang. Dan setiap orang dari mereka berkata:” Barangkali akulah yang selamat” (Muttafaqun ‘alaihi)

5. Baitul Maqdis dikuasai umat Islam. “Ada enam dari tanda-tanda Kiamat: kematianku (Rasul saw.), dibukanya Baitul Maqdis, seorang lelaki diberi 1000 dinar, tapi dia membencinya, fitnah yang panasnya masuk pada setiap rumah muslim, kematian menjemput manusia seperti kematian pada kambing dan khianatnya bangsa Romawi, sampai 80 poin, dan setiap poin 12.000” (HR Ahmad dan At-Tabrani dari Muadz).

6. Banyak terjadi pembunuhan. Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda : » Tiadak akan terjadi qiamat, sehingga banyak terjadi haraj ». Sahabat bertanya apa itu haraj ya Rasulullah ? » Rasul saw. menjawab : » Haraj adalah pembunuhan, pembunuhan » (HR Muslim)

7. Munculnya kaum Khawarij. Dari Ali ra. berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda : “akan keluar di akhir zaman kelompok orang yang masih muda, bodoh, mereka mengatakan sesuatu dari firman Allah. Keimanan mereka hanya sampai ditenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya. Dimana saja kamu jumpai, maka bunuhlah mereka. Siapa yang membunuhnya kan mendapat pahala di hari Kiamat” (HR Bukhari).

8. Banyak Polisi dan pembela kezhaliman. “Diakhir zaman banyak polisi dipagi hari melakukan sesuatu yang dimurkai Allah, dan di sore hari melakukan sesutu yang dibenci Allah. Hati-hatilah engkau jangan sampai menjadi teman mereka” (HR At-Tabrani)

9. Perang antara Yahudi dan Umat Islam. Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda:” Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai  ada  seorang yahudi bersembunyi dibelakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon:”wahai muslim wahai hamba Allah ini yahudi dibelakangku, kemari dan bunuhlah ia kecuali pohon Ghorqod karena ia adalah pohon Yahudi” (HR Muslim)

10. Dominannya Fitnah . Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. Bersabda : » Tidak akan terjadi Kiamat, sampai dominannya fitnah, banyaknya dusta dan berdekatannya pasar »(HR Ahmad).

11. Sedikitnya ilmunya, Merebaknya perzinahan, Banyaknya kaum wanita. Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda:“ Sesungguhnya diantara tanda-tanda qiamat adalah ilmu diangkat, banyaknya kebodohan, banyaknya perzinahan, banyaknya orang yang minum khomr, sedikit kaum lelaki dan banyak kaum wanita, sampai pada 50 wanita hanya ada satu lelaki”(HR Bukhari)

12. Bermewah-mewah dalam membangun masjid. Dari Anas ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda:” Diantara tanda Kiamat adalah bahwa manusia saling membanggakan dalam keindahan masjid” (HR Ahmad, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban)

13. Menyebarnya riba dan harta haram. Dari Abu Hurairah ra. berkata, rasulullah saw. Bersabda : » Akan datang pada manusia suatu waktu, setiap orang tanpa kecuali akan makan riba, orang yang tidak makan langsung, pasti terkena debu-debunya » (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. Bersabda : » Akan datang pada manusia suatu saat dimana, seseorang tidak peduli dari mana hartanya didapat, apakah dari yang halal atau yang haram? “ (HR Ahmad dan Bukhari).(ISLAMPOS)

Kisah nyata, "Sandal Jepit Istriku..."




Selera makanku mendadak punah. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh… betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop ini rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin nggak ketulungan.

“Ummi… Ummi, kapan kau dapat memasak dengan benar…? Selalu saja, kalau tak keasinan…kemanisan, kalau tak keaseman… ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.”Sabar bi…, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Katanya mau kayak Rasul…? ” ucap isteriku kalem. “Iya… tapi abi kan manusia biasa. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini…!” Jawabku dengan nada tinggi. Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya sudah merebak.



Sepekan sudah aku ke luar kota. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan ‘baiti jannati’ di rumahku. Namun apa yang terjadi…? Ternyata kenyataan tak sesuai dengan apa yang kuimpikan. Sesampainya di rumah, kepalaku malah mumet tujuh keliling. Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal burak (pecah). Pakaian bersih yang belum disetrika menggunung di sana sini. Piring-piring kotor berpesta pora di dapur, dan cucian… ouw… berember-ember. Ditambah lagi aroma bau busuknya yang menyengat, karena berhari-hari direndam dengan detergen tapi tak juga dicuci. Melihat keadaan seperti ini aku cuma bisa beristigfar sambil mengurut dada. “Ummi…ummi, bagaimana abi tak selalu kesal kalau keadaan terus menerus begini…?” ucapku sambil menggeleng-gelengkan kepala.

“Ummi… isteri sholihat itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga. Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah…?” Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. “Ah…wanita gampang sekali untuk menangis…,” batinku berkata dalam hati. “Sudah diam Mi, tak boleh cengeng. Katanya mau jadi isteri shalihat…? Isteri shalihat itu tidak cengeng,” bujukku hati-hati setelah melihat air matanya menganak sungai dipipinya. “Gimana nggak nangis! Baru juga pulang sudah ngomel-ngomel terus. Rumah ini berantakan karena memang ummi tak bisa mengerjakan apa-apa. Jangankan untuk kerja untuk jalan saja susah. Ummi kan muntah-muntah terus, ini badan rasanya tak bertenaga sama sekali,” ucap isteriku diselingi isak tangis. “Abi nggak ngerasain sih bagaimana maboknya orang yang hamil muda…” Ucap isteriku lagi, sementara air matanya kulihat tetap merebak.

Bi…, siang nanti antar Ummi ngaji ya…?” pinta isteriku. “Aduh, Mi… abi kan sibuk sekali hari ini. Berangkat sendiri saja ya?” ucapku. “Ya sudah, kalau abi sibuk, Ummi naik bis umum saja, mudah-mudahan nggak pingsan di jalan,” jawab isteriku. “Lho, kok bilang gitu…?” selaku. “Iya, dalam kondisi muntah-muntah seperti ini kepala Ummi gampang pusing kalau mencium bau bensin. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam bus dengan suasana panas menyengat. Tapi mudah-mudahan sih nggak kenapa-kenapa,” ucap isteriku lagi. “Ya sudah, kalau begitu naik bajaj saja,” jawabku ringan.

Pertemuan hari ini ternyata diundur pekan depan. Kesempatan waktu luang ini kugunakan untuk menjemput isteriku. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya. Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai. Kuperhatikan sepatu yang berjumlah delapan pasang itu satu persatu. Ah, semuanya indah-indah dan kelihatan harganya begitu mahal. “Wanita, memang suka yang indah-indah, sampai bentuk sepatu pun lucu-lucu,” aku membathin sendiri. Mataku tiba-tiba terantuk pandang pada sebuah sendal jepit yang diapit sepasang sepatu indah. Dug! Hati ini menjadi luruh.

“Oh….bukankah ini sandal jepit isteriku?” tanya hatiku. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Tes! Air mataku jatuh tanpa terasa. Perih nian rasanya hati ini, kenapa baru sekarang sadar bahwa aku tak pernah memperhatikan isteriku. Sampai-sampai kemana ia pergi harus bersandal jepit kumal. Sementara teman-temannnya bersepatu bagus. “Maafkan aku Maryam,” pinta hatiku. “Krek…,” suara pintu terdengar dibuka. Aku terlonjak, lantas menyelinap ke tembok samping. Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab umminya. Beberapa menit setelah kepergian dua ukhti itu, kembali melintas ukhti-ukhti yang lain. Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar. Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berbaya gelap dan berjilbab hitam melintas.

“Ini dia mujahidahku!” pekik hatiku. Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja. Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya. Diam-diam hatiku kembali dirayapi perasaan berdosa karena selama ini kurang memperhatikan isteri. Ya, aku baru sadar, bahwa semenjak menikah belum pernah membelikan sepotong baju pun untuknya. Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurangan isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku. Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi. Padahal Rasul telah berkata: “Yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya.” Sedang aku..? Ah, kenapa pula aku lupa bahwa Allah menyuruh para suami agar menggauli isterinya dengan baik. Sedang aku…? terlalu sering ngomel dan menuntut isteri dengan sesuatu yang ia tak dapat melakukannya. Aku benar-benar merasa menjadi suami terdzalim!!! “Maryam…!” panggilku, ketika tubuh berbaya gelap itu melintas. Tubuh itu lantas berbalik ke arahku, pandangan matanya menunjukkan ketidakpercayaan atas kehadiranku di tempat ini. Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. Senyum bahagia. “Abi…!” bisiknya pelan dan girang. Sungguh, aku baru melihat isteriku segirang ini. “Ah, kenapa tidak dari dulu kulakukan menjemput isteri?” sesal hatiku.

Esoknya aku membeli sepasang sepatu untuk isteriku. Ketika tahu hal itu, senyum bahagia kembali mengembang dari bibirnya. “Alhamdulillah, jazakallahu…,”ucapnya dengan suara tulus. Ah, Maryam, lagi-lagi hatiku terenyuh melihat polahmu. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud dan ‘iffah sepertimu? Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku…? Semoga berguna bagi kita semua….amin ya rabbal alamien……

Buat para mujahid dakwah..renungkanlah kisah sandal jepit ini,dan tanyalah hati kita sejauh mana perhatian kita (bukan hanya soal sandal dll) terhadap sosok makhluk bernama istri di tengah2 kesibukan kita…

( Sumber: Nurani )