treninetwork.com

Friday, March 15, 2013

Sukses Berbisnis ala Rasulullah

bisnis
Sukses dalam mengembangkan bisnis adalah impian setiap orang. Berbicara tentang kesuksesan dalam hal bisnis, tidak ada salahnya kita meneladani cara berbisnis ala Nabi Muhammad SAW. Beliau tidak hanya seorang proklamator di bidang agama, tetapi juga di segala bidang, termasuk berbisnis.
Jiwa bisnis Rasulullah sudah tergambar semenjak masih kecil ketika berdagang miliknya saudagar kaya, Siti Khadijah, seorang janda yang kemudian menjadi istrinya. Menurut Rasulullah, perniagaan adalah salah satu pintu rizki Allah yang harus dicari.
Apa rahasia kesuksesan yang diterapkan oleh Rasulullah saw sehingga beliau bisa mengembangkan bisnisnya diberbagai penjuru dunia?
Menurut Prof. Laode, PH.D, penulis buku Rasulullah Business’ School, ada beberapa rahasia bisnis Rasulullah yang dapat dipelajari dan diterapkan, diantaranya adalah menjadikan bekerja sebagai ladang untuk menjemput surga. Bekerja termasuk ibadah manusia kepada Allah sebagaimana dalam sebuah hadits: “Sesungguhnya Allah sangat senang jika salah satu di antara kalian mengerjakan suatu pekerjaan yang dengan tekun dan sungguh-sungguh”.
Hal lain yang perlu diteladani dari Rasulullah ketika berbisnis adalah menerap kejujuran dan kepercayaan. Orang yang amanah pasti dapat dipercaya. Kejujuran akan menumbuhkan kepercayaan dari seseorang dan orang lain. Kejujuan dan kepercayaan merupakan fondasi untuk melanggengkan bisnis.
Berfikir positif, kreatif, dan siap menghadapi perubahan. Dalam berbisnis perlu perencanaan yang matang, keberhasilan seperti apa yang kita inginkan. Bekerja dengan konsep yang jelas. Jika menemui kegagalan, maka akan lebih mudah menganalisisnya. Nah, dalam hal ini Rasulullah memiliki planning dan goal setting yang jelas.
Menjaga kesejahteraan karyawan. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Baihaqi:” Berikanlah gaji atau upah kepada karyawan sebelum kering keringatnya dan beritahukan ketentuan gaji/upahnya, terhadap apa yang dikerjakannya. Relevansinya adalah bahwa gajilah karyawan anda tepat waktu dan sesuai dengan harga keringat yang telah dikucurkannya.
Terakhir, tutuplah strategi bisnis anda dengan selalu bersyukur. Orang yang senantiasa bersyukur dengan kondisi apapun akan membentangkan kelapangan hati saat bekerja. Strategi bersyukur ini juga menjauhkan diri kita dari ancaman stres saat bekerja.

Sukses Berbisnis ala Rasulullah
Sukses dalam mengembangkan bisnis adalah impian setiap orang. Berbicara tentang kesuksesan dalam hal bisnis, tidak ada salahnya kita meneladani cara berbisnis ala Nabi Muhammad SAW. Beliau tidak hanya seorang proklamator di bidang agama, tetapi juga di segala bidang, termasuk berbisnis.
Jiwa bisnis Rasulullah sudah tergambar semenjak masih kecil ketika berdagang miliknya saudagar kaya, Siti Khadijah, seorang janda yang kemudian menjadi istrinya. Menurut Rasulullah, perniagaan adalah salah satu pintu rizki Allah yang harus dicari.
Apa rahasia kesuksesan yang diterapkan oleh Rasulullah saw sehingga beliau bisa mengembangkan bisnisnya diberbagai penjuru dunia?
Menurut Prof. Laode, PH.D, penulis buku Rasulullah Business’ School, ada beberapa rahasia bisnis Rasulullah yang dapat dipelajari dan diterapkan, diantaranya adalah menjadikan bekerja sebagai ladang untuk menjemput surga. Bekerja termasuk ibadah manusia kepada Allah sebagaimana dalam sebuah hadits: “Sesungguhnya Allah sangat senang jika salah satu di antara kalian mengerjakan suatu pekerjaan yang dengan tekun dan sungguh-sungguh”.
Hal lain yang perlu diteladani dari Rasulullah ketika berbisnis adalah menerap kejujuran dan kepercayaan. Orang yang amanah pasti dapat dipercaya. Kejujuran akan menumbuhkan kepercayaan dari seseorang dan orang lain. Kejujuan dan kepercayaan merupakan fondasi untuk melanggengkan bisnis.
Berfikir positif, kreatif, dan siap menghadapi perubahan. Dalam berbisnis perlu perencanaan yang matang, keberhasilan seperti apa yang kita inginkan. Bekerja dengan konsep yang jelas. Jika menemui kegagalan, maka akan lebih mudah menganalisisnya. Nah, dalam hal ini Rasulullah memiliki planning dan goal setting yang jelas.
Menjaga kesejahteraan karyawan. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Baihaqi:” Berikanlah gaji atau upah kepada karyawan sebelum kering keringatnya dan beritahukan ketentuan gaji/upahnya, terhadap apa yang dikerjakannya. Relevansinya adalah bahwa gajilah karyawan anda tepat waktu dan sesuai dengan harga keringat yang telah dikucurkannya.
Terakhir, tutuplah strategi bisnis anda dengan selalu bersyukur. Orang yang senantiasa bersyukur dengan kondisi apapun akan membentangkan kelapangan hati saat bekerja. Strategi bersyukur ini juga menjauhkan diri kita dari ancaman stres saat bekerja. 

sumber: Ngomel.com

No comments:

Post a Comment