Ketika kita akan melakukan transaksi tentu kita bertanya ” kemanakah market akan bergerak ?”
Untuk menjawabnya kita harus
melakukan analisa .Dalam forex trading dikenal ada 2 jenis analisa
yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal.Untuk saat ini kita akan
membahas cara menganalisa forex secara teknikal , yaitu analisa dengan
memanfaatkan pola grafik, candlestick serta indikator.
Dalam
menganalisa untuk menentukan arah market selanjutnya,susunannya adalah
lihat arahnya secara umum , lihat arah pada time frame diatasnya, lihat
arahnya pada grafik yang diamati, lalu cari entry pointnya.
Melihat arah market secara
umum bisa dengan cara melihat candle hari sebelumnya .Jika candle
harian kemarin menunjukan jenis continuation maka /penerusan , maka
candle yang akan terbentuk hari ini searah dengan candle harian
kemarin.Begitu juga sebaliknya.
Selain itu
untuk melihat arah market secara umun bisa dilakukan dengan memperkecil
tapilan grafik yang sedang dianalisa.Jika tampilannya mengarah naik,
maka untuk hari ini masih cenderung naik . Begitu juga sebaliknya.
Selanjutnya pada time frame
yang sedang dianalisa pasang bollinger band untuk melihat keramaian
pasar / volatilitas pasar. Saya merekomendasikan bollingerband period 12
dengan deviasi 2 .
Selain itu
siapkan indikator pengukur kejenuhan pasarmisalnya stochastic oscilator
atau RSI . JIka menggunakan stochastic oscilator saya merekomendasikan
parameter ( 9,3,5) atau jika RSI pakai period 7 atau 9.
Langkah selanjutnya pada grafik
yang sedang diamati buat garis support dan resistance yang terdekat
dengan harga market saat ini untuk menentukan area pantulan grafik.
Setelah
pengukur volatilitas dipasang , pengukur kejenuhan dipasang serta
dinding pembatas dipasang, kini kita tinggal mencari entry point untuk
membuka posisi.
Mencari entry point bisa dilakukan dengan cara menjawab pertanyaan berikut :
1. Apakah market mengalami breakout ?
Jika YA , apakah arah break out sama dengan arah market secara umum? jika YA segera buka posisi dengan target posisi agak panjang. Tapi jika searah targetkan hanya pada support resistance terdekat.
Ciri-ciri
breakout adalah munculnya candle berbadan panjang yang menembus
support/resistance disertai bollingerband melebar dan volume membesar.
2. Apakah trend mulai terbentuk ?
Jika YA, segera buka posisi .Jika arah trend sesuai dengan arah umum harian maka targetkan profit lebih banyak. Namun jika tidak searah , targetkan pendek saja yaitu pada support/resistance terdekat.
Cirinya
trend mulai terbentuk adalah adanya lembah yang meninggi untuk trend
naik, atau adanya puncak yang merendah untuk trend turun.
3. Apakah market menyimpang ?
Dalam istilah trading lebih dikenal dengan konvergen/divergen. Jika YA , anda bisa membuka posisi .
Cirinya
konvergen adalah ketika grafik merendah sementara indikator meninggi.
Sebaliknya, ciri divergen adalah grafik meninggi sedangkan indikator
merendah.
4. Apakah grafik akan balik arah ?
Jika YA , maka buka posisi target dengan profit pada trendline.
Ciri-ciri
market akan balik arah adalah grafik berada diarea jenuh. Signal balik
arah muncul dari perpotongan stochastic atau candlestick jenis reversal.
Itulah cara menganalisa forex secara umum.
No comments:
Post a Comment