treninetwork.com

Thursday, January 10, 2013

Akankah BI Rate Tertahan di 5,75%?

Ilustrasi. (Foto: Okezone)JAKARTA - Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) akan mengadakan rapat untuk menentukan suku bunga acuan BI alias BI Rate. BI telah menahan suku bunga sejak Februari 2012.

Pada Desember lalu, BI rate telah ditahan lantaran BI melihat tingkat suku bunga masih konsisten dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali sesuai dengan sasaran inflasi 2013 dan 2014.

BI, diperkirakan masih akan menahan suku bunga acuannya di kisaran 5,75 persen pada awal tahun ini. Pasalnya, pemerintah belum mengeluarkan kebijakan yang dapat memicu inflasi secara signifikan.

Memang, pemerintah pada tahun ini telah menaikkan Tarif Tenaga Listrik (TTL) secara bertahap. Namun, analis memperkirakan inflasi tahunan yang dihasilkan dari kenaikan TTL ini tidak akan melampaui angka 0,5 persen.

Cerita akan berbeda ketika pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Meski pemerintah saat ini akan membatasi premium untuk kendaraan dinas. Jika BBM naik, inflasi yang dipastikan melambung akan membuat BI harus mempertimbangkan kembali suku bunga mereka.

Namun, yang patut diwaspadai adalah tingginya inflasi inti yang melebihi inflasi tahunan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi inti berada pada 4,4 persen, melebihi inflasi tahunan sebesar 4,3 persen.

BI sendiri masih akan menggunakan instrumen Fasbi untuk kebijakan moneternya. Saat ini, suku bunga Fasbi berada di kisaran empat persen. Artinya, masih ada selisih sekira 1,75 persen dengan BI rate. Dengan demikian, BI masih punya peluang menaikkan Fasbi pada 2013 ini.
sumber : okezone.com

No comments:

Post a Comment